INKADHAINKADHA

Kariman: Jurnal Pendidikan KeislamanKariman: Jurnal Pendidikan Keislaman

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terhadap peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo, dengan kegunaan dan tujuan untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo. Jenis metode penelitian ini adalah Kualitatif dengan menggunkan sumber data primer dan sekunder. Adapun metode pengumpulan data menggunakan : 1) Metode Pengamatan (Observasi), 2) Metode Wawancara (Interview), 3) Metode Dokumentasi, sedangkan Tehnik Pengolahan data menggunakan: 1) Pengeditan, 2) Klasifikasi, 3) Verifikasi, 4) Analisis, 5) Kesimpulan. Hasil penelitian: Faktor pendukung penerapan KTSP di MA Al-Khairaat, antara lain : 1) Komunikasi yang terjalin baik, 2) Sumber daya yang cukup memadai, 3) Sarana dan Prasana yang cukup lengkap. 4) Pemberian kewenangan (otonomi) oleh pemerintah untuk dapat memandirikan dan memberdayakan satuan pendidikan. Adapun beberapa faktor penghambat penerapan KTSP di MA Al-Khairaat, antara lain : 1) Tuntutan Pemerintah untuk meningkatkan kepedulian warga MA Al-Khairaat dan masyarakat dalam mengembangkan kurikulum. 2) Kurangnya pemahaman guru terhadap substansi dan pola implementasi KTSP secara komprehensif, 3) Penerapan KTSP yang merekomendasikan pengurangan jam pelajaran.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.Faktor-faktor yang mendukung implementasi KTSP di MA Al-Khairaat meliputi komunikasi yang baik, sumber daya yang memadai, sarana dan prasarana yang lengkap, serta pemberian otonomi.Adapun faktor penghambatnya adalah tuntutan pemerintah terkait kepedulian masyarakat, kurangnya pemahaman guru, dan pengurangan jam pelajaran.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan guru yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang KTSP dan implementasinya. Studi ini bisa mengeksplorasi bagaimana pendekatan pelatihan yang berbeda, seperti pelatihan berbasis mentoring atau simulasi, dapat meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang relevan dan menarik. Selain itu, perlu diteliti strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan kurikulum, misalnya melalui forum diskusi terbuka atau program kemitraan sekolah-komunitas. Penelitian juga dapat menguji efektivitas berbagai insentif untuk mendorong keterlibatan masyarakat, seperti pemberian penghargaan kepada individu atau kelompok yang berkontribusi signifikan. Terakhir, penelitian dapat meneliti dampak pengurangan jam pelajaran terhadap motivasi guru dan kualitas pembelajaran, serta mengidentifikasi solusi alternatif untuk mengatasi masalah ini, seperti pengembangan materi pembelajaran yang lebih ringkas dan efisien atau penggunaan teknologi untuk memperluas akses ke sumber belajar.

  1. #faktor pendukung#faktor pendukung
  2. #faktor penghambat#faktor penghambat
Read online
File size324.63 KB
Pages22
Short Linkhttps://juris.id/p-22h
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test