POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN

Jurnal E-KomtekJurnal E-Komtek

Teknologi informasi dapat bekerja dengan pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai penggunaan yang ideal dan paling ekstrim. Untuk memajukan pelayanan pemerintahan, peran pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah sangat vital. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur memanfaatkan sistem e-government dengan maksud agar segala pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih mudah dan transparan. Penelitian ini mengkaji tentang faktor kemudahan penggunaan teknologi informasi pelayanan desa dan manfaat yang diperoleh dari teknologi informasi pelayanan desa ditinjau dari sikap, keinginan, dan perilaku nyata dengan mengadaptasi Technology Acceptance Model (TAM). Kajian ini akan menyarankan pelayanan publik, khususnya organisasi kota yang dibutuhkan oleh daerah di Kotawaringin Timur selama masa pandemi Covid 19. Pengujian informasi dilakukan dalam konsentrasi ini pada penggunaan strategi Partial Least Square (PLS) menggunakan format program WarpPLS 7. Hasil penelitian menunjukkan faktor kenyamanan klien, melihat kegunaan, perspektif, harapan perilaku, dan perilaku nyata memiliki dampak positif dan besar pada inovasi dalam kota.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kenyamanan klien, persepsi kegunaan, sikap, harapan perilaku, dan perilaku nyata memiliki dampak positif dan besar terhadap inovasi teknologi di daerah.Sebanyak 84,8% responden menyadari bahwa pelayanan di desa dapat memanfaatkan teknologi, dan 50,5% telah menggunakan layanan teknologi di kantor desa.Pelayanan berbasis media digital seperti WhatsApp menjadi yang paling diminati.Pemerintah desa perlu mengembangkan sistem informasi yang lebih terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat serta petugas setempat.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pelatihan teknologi terhadap peningkatan pengadopsian layanan digital oleh masyarakat desa. Selain itu, perlu dilakukan studi perbandingan antara model TAM dengan model lain seperti UTAUT untuk memahami faktor-faktor yang lebih spesifik memengaruhi penerimaan teknologi di daerah pedesaan. Penelitian juga bisa fokus pada peran pemimpin lokal dalam mendorong penggunaan e-government, khususnya dalam mengatasi hambatan budaya dan kesenjangan digital yang mungkin terjadi selama pandemi.

  1. Exploring Consumers' Acceptance of E-Marketplace Using Tam and Flow Theory | Indonesian Journal... doi.org/10.30997/ijar.v1i3.76Exploring Consumers Acceptance of E Marketplace Using Tam and Flow Theory Indonesian Journal doi 10 30997 ijar v1i3 76
  2. User Acceptance of Computer Technology: A Comparison of Two Theoretical Models | Management Science.... pubsonline.informs.org/doi/abs/10.1287/mnsc.35.8.982User Acceptance of Computer Technology A Comparison of Two Theoretical Models Management Science pubsonlinerms doi abs 10 1287 mnsc 35 8 982
  3. TAM Model: Evaluation of Village Information Technology Adoption Acceptance in Kotim in the Covid-19... doi.org/10.37339/e-komtek.v5i2.765TAM Model Evaluation of Village Information Technology Adoption Acceptance in Kotim in the Covid 19 doi 10 37339 e komtek v5i2 765
  4. Model Penerimaan Penggunaan E-Marketplace Dengan Technology Acceptance Model di Pusat Pembelanjaan Mentaya... doi.org/10.30872/jim.v15i2.4630Model Penerimaan Penggunaan E Marketplace Dengan Technology Acceptance Model di Pusat Pembelanjaan Mentaya doi 10 30872 jim v15i2 4630
Read online
File size730.35 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-1YW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test