CASCAS
Journal of Indonesian UlamaJournal of Indonesian UlamaArtikel ini mengkaji peran KH. Salim Achjar sebagai pendiri Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah (Pondok YTP) di Kertosono, Nganjuk, menggunakan pendekatan biografi. Penelitian fokus pada kontribusi KH. Salim dalam pengembangan sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan tradisi Islam dengan modernisasi. Metode yang digunakan termasuk wawancara santri dan analisis arsip untuk mengungkap perjalanan intelektual dan inovasi di pesantren. Teori peran sosial Talcott Parsons digunakan untuk menganalisis adaptasi pesantren di tengah perubahan sosial dan modernisasi. Temuan menunjukkan bahwa KH. Salim, meskipun berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) melalui KH. Hasyim Asyari, memperkenalkan reformasi dengan memasukkan mata pelajaran umum dan memberi akses pendidikan untuk santri perempuan. Inovasi ini membedakan Pondok YTP dari pesantren tradisional lainnya dan berkontribusi pada pemberdayaan sosial dan pendidikan.
Salim Achjar berhasil menggabungkan tradisi religius klasik dengan modernisasi Islam di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah yang didirikannya.Pendidikan di pesantren ini tidak hanya fokus pada ilmu agama tradisional tetapi juga memasukkan mata pelajaran seperti Matematika, Geografi, dan Botani.Salim juga menunjukkan kemajuan dengan menerima santri perempuan, sebuah langkah ambisius di masanya.Salim secara domestik dan internasional memengaruhi perspektif pendidikannya.Pondok YTP menjadi bukti nyata integrasi nilai tradisional dengan reformasi Islam, sekaligus menegaskan komitmen KH.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak integrasi kurikulum modern di pesantren terhadap keberagaman agama, terutama dalam konteks interaksi dengan komunitas non-muslim yang disebutkan dalam penelitian. Selain itu, perlu studi mendalam tentang peran perempuan dalam pendidikan pesantren modern, khususnya dalam konteks pembaruan ajaran dan partisipasi politik. Studi banding antara Pondok YTP dengan pesantren modernist lainnya di Indonesia juga relevan untuk memahami varian pendekatan modernisasi sesuai dengan konteks lokal masing-masing wilayah.
- Sejarah Pesantren dan Tradisi Keilmuannya di Jawa | Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam. sejarah pesantren tradisi... doi.org/10.38073/aljadwa.v1i2.796Sejarah Pesantren dan Tradisi Keilmuannya di Jawa Al Jadwa Jurnal Studi Islam sejarah pesantren tradisi doi 10 38073 aljadwa v1i2 796
- PRASASTI ANJUK LADANG DI NGANJUK JAWA TIMUR (SEJARAH DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH)... e-journal.unipma.ac.id/index.php/JA/article/view/1062PRASASTI ANJUK LADANG DI NGANJUK JAWA TIMUR SEJARAH DAN POTENSINYA SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH e journal unipma ac index php JA article view 1062
| File size | 180.87 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi sintesa pendidikan dalam interpretasi kajian tematik istilah-istilah yang tercakup dalam konotasi pendidikan.Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi sintesa pendidikan dalam interpretasi kajian tematik istilah-istilah yang tercakup dalam konotasi pendidikan.
ADI JOURNALADI JOURNAL orange technology, sebagai pendekatan teknologi yang mengintegrasikan kreativitas, humanitas, dan inovasi digital, menawarkan peluang untuk memperkuatorange technology, sebagai pendekatan teknologi yang mengintegrasikan kreativitas, humanitas, dan inovasi digital, menawarkan peluang untuk memperkuat
UM-SORONGUM-SORONG Partisipasi ojek pangkalan dalam politik menunjukkan adanya komodifikasi kelompok sosial sebagai komoditas politik, di mana kapitalisasi komunitas olehPartisipasi ojek pangkalan dalam politik menunjukkan adanya komodifikasi kelompok sosial sebagai komoditas politik, di mana kapitalisasi komunitas oleh
STAINU MALANGSTAINU MALANG Artikel ini secara rinci membahas bagaimana pondok pesantren menghadapi era Volatilitas, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Dalam konteks perubahanArtikel ini secara rinci membahas bagaimana pondok pesantren menghadapi era Volatilitas, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA). Dalam konteks perubahan
UntikaUntika 12 Tahun 2022 dan peraturan perundang-undangan terkait. Namun, Forkopimcam Kintom belum optimal dalam melaksanakan tugasnya karena menghadapi kendala koordinasi,12 Tahun 2022 dan peraturan perundang-undangan terkait. Namun, Forkopimcam Kintom belum optimal dalam melaksanakan tugasnya karena menghadapi kendala koordinasi,
UPHUPH Gagasan Teras Dialog menjadi praksis konkret yang menghadirkan ruang perjumpaan dan kerja sama antartradisi teologi untuk menciptakan sinergi dalam membangunGagasan Teras Dialog menjadi praksis konkret yang menghadirkan ruang perjumpaan dan kerja sama antartradisi teologi untuk menciptakan sinergi dalam membangun
UINUIN Meskipun Jamaah Tabligh tidak mengklaim diri sebagai tarekat, namun praktiknya menunjukkan konfigurasi ulang warisan Chishti-Ḥanafī dalam bentuk non-institusional.Meskipun Jamaah Tabligh tidak mengklaim diri sebagai tarekat, namun praktiknya menunjukkan konfigurasi ulang warisan Chishti-Ḥanafī dalam bentuk non-institusional.
UINGUSDURUINGUSDUR Jika prinsip dan tujuan manajemen yang dipegang oleh amil zakat diterapkan dengan menggunakan manajemen modern serta fungsi manajemen standar, target pemberdayaanJika prinsip dan tujuan manajemen yang dipegang oleh amil zakat diterapkan dengan menggunakan manajemen modern serta fungsi manajemen standar, target pemberdayaan
Useful /
UINUIN Metode yang digunakan melibatkan analisis spasial data bencana dan overlay berbagai lapisan geografis untuk identifikasi risiko. Hasil menunjukkan bahwaMetode yang digunakan melibatkan analisis spasial data bencana dan overlay berbagai lapisan geografis untuk identifikasi risiko. Hasil menunjukkan bahwa
UINGUSDURUINGUSDUR Meskipun pendapat ini bukanlah hal baru, karena sebelumnya al‑Muzani, Abu Saur, dan Ibnu Jarir at‑Tabari telah mengeluarkan fatwa yang memperbolehkannya,Meskipun pendapat ini bukanlah hal baru, karena sebelumnya al‑Muzani, Abu Saur, dan Ibnu Jarir at‑Tabari telah mengeluarkan fatwa yang memperbolehkannya,
UINGUSDURUINGUSDUR Konsep seperti sariqah, ghulul, risywah, dan ghasab diidentifikasi memiliki kesamaan makna dengan perilaku korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaKonsep seperti sariqah, ghulul, risywah, dan ghasab diidentifikasi memiliki kesamaan makna dengan perilaku korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UINGUSDURUINGUSDUR Asuransi syariah dikenal juga dengan istilah takaful. Menurut Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), asuransi syariah adalah usaha untukAsuransi syariah dikenal juga dengan istilah takaful. Menurut Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), asuransi syariah adalah usaha untuk