STT ABDIELSTT ABDIEL
Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik GerejaJurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik GerejaKotbah merupakan salah satu aktivitas pusat dalam liturgi gereja dan memiliki peran penting dalam pelayanan Kristen. Namun, saat ini banyak kotbah yang tidak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga aplikasinya lemah. Artikel ini menekankan peran Roh Kudus dalam persiapan kotbah oleh pengkotbah. Mengapa pengkotbah perlu bergantung pada Roh Kudus dalam persiapan kotbah? Apa arti sebenarnya dari ketergantungan pada kuasa Roh Kudus? Pertanyaan-pertanyaan ini akan dibahas dalam makalah ini.
Kotbah merupakan salah satu aktivitas pusat dalam liturgi gereja dan memiliki peran penting dalam pelayanan Kristen.Namun, saat ini banyak kotbah yang tidak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga aplikasinya lemah.Artikel ini menekankan peran Roh Kudus dalam persiapan kotbah oleh pengkotbah.Mengapa pengkotbah perlu bergantung pada Roh Kudus dalam persiapan kotbah.Apa arti sebenarnya dari ketergantungan pada kuasa Roh Kudus.Pertanyaan-pertanyaan ini akan dibahas dalam makalah ini.Pengkotbah harus bergantung sepenuhnya pada Roh Kudus karena kotbah adalah kreasi Tuhan, bukan penemuan manusia, dan hanya kuasa Roh Kudus yang mampu mengubah hati manusia.Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengkotbah yang secara konsisten berdoa dan membaca Alkitab setiap hari mengalami perubahan dalam gaya dan dampak kotbahnya dibandingkan dengan pengkotbah yang hanya mengandalkan teknik homiletika tanpa kehidupan rohani yang dalam.Selain itu, penting untuk meneliti pengalaman jemaat yang mendengarkan kotbah dari pengkotbah yang dianggap diurapi Roh Kudus—apa yang mereka rasakan secara emosional, spiritual, dan perilaku setelah mendengarkan kotbah tersebut, dan apakah ada pola yang konsisten antara kehidupan pribadi pengkotbah dengan respons jemaat.Terakhir, studi komparatif bisa dilakukan antara pengkotbah formal yang berpendidikan teologi tinggi dengan pengkotbah awam tanpa gelar akademis, untuk memahami mengapa beberapa kotbah non-akademis justru lebih berdampak dalam mengubah hidup, dan apakah hal ini terkait dengan tingkat ketergantungan spiritual mereka pada Roh Kudus daripada penguasaan teori.Kemampuan berkotbah adalah karunia Roh Kudus, dan pengkotbah yang hidup saleh, rajin berdoa, serta tekun membaca Firman Tuhan akan dipenuhi kuasa-Nya, menghasilkan kotbah yang menginsafkan dan mengubah hidup jemaat.Kotbah merupakan salah satu aktivitas pusat dalam liturgi gereja dan memiliki peran penting dalam pelayanan Kristen.Namun, saat ini banyak kotbah yang tidak dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga aplikasinya lemah.Artikel ini menekankan peran Roh Kudus dalam persiapan kotbah oleh pengkotbah.Mengapa pengkotbah perlu bergantung pada Roh Kudus dalam persiapan kotbah.Apa arti sebenarnya dari ketergantungan pada kuasa Roh Kudus.Pertanyaan-pertanyaan ini akan dibahas dalam makalah ini.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengkotbah yang secara konsisten berdoa dan membaca Alkitab setiap hari mengalami perubahan dalam gaya dan dampak kotbahnya dibandingkan dengan pengkotbah yang hanya mengandalkan teknik homiletika tanpa kehidupan rohani yang dalam. Selain itu, penting untuk meneliti pengalaman jemaat yang mendengarkan kotbah dari pengkotbah yang dianggap diurapi Roh Kudus—apa yang mereka rasakan secara emosional, spiritual, dan perilaku setelah mendengarkan kotbah tersebut, dan apakah ada pola yang konsisten antara kehidupan pribadi pengkotbah dengan respons jemaat. Terakhir, studi komparatif bisa dilakukan antara pengkotbah formal yang berpendidikan teologi tinggi dengan pengkotbah awam tanpa gelar akademis, untuk memahami mengapa beberapa kotbah non-akademis justru lebih berdampak dalam mengubah hidup, dan apakah hal ini terkait dengan tingkat ketergantungan spiritual mereka pada Roh Kudus daripada penguasaan teori.
| File size | 675.84 KB |
| Pages | 18 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Se |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Secara budaya, lagu-lagu ini menyandikan memori etnis dan nilai-nilai sosial melalui narasi simbolis yang mengacu pada mitos lokal, tokoh leluhur, danSecara budaya, lagu-lagu ini menyandikan memori etnis dan nilai-nilai sosial melalui narasi simbolis yang mengacu pada mitos lokal, tokoh leluhur, dan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Turuk Lagai bukan hanya melambangkan kosmologi, tetapi mewujudkannya secara nyata, memperbarui hubungan sosial dan spiritual antara manusia, alam, danTuruk Lagai bukan hanya melambangkan kosmologi, tetapi mewujudkannya secara nyata, memperbarui hubungan sosial dan spiritual antara manusia, alam, dan
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Penelitian ini menegaskan bahwa Edmodo sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi mampu mendukung pembelajaran Seni Budaya dengan cara yangPenelitian ini menegaskan bahwa Edmodo sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi mampu mendukung pembelajaran Seni Budaya dengan cara yang
ST3BST3B Dengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan, pemerintah dapat menciptakan masyarakat yang inklusif dan harmonis. Hal ini menjadi langkahDengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan, pemerintah dapat menciptakan masyarakat yang inklusif dan harmonis. Hal ini menjadi langkah
ERAPUBLIKASIERAPUBLIKASI Mood dominan dalam seluruh lirik lagu adalah mood deklaratif, dengan berbagai bentuk modalitas yang mencerminkan tingkat keyakinan penulis lagu terhadapMood dominan dalam seluruh lirik lagu adalah mood deklaratif, dengan berbagai bentuk modalitas yang mencerminkan tingkat keyakinan penulis lagu terhadap
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Keduanya memiliki potensi yang sama yakni mengarahkan hukum sebagai pondasi moralitas menuju kemaslahatan umat. Benang merah antara hukum progresif danKeduanya memiliki potensi yang sama yakni mengarahkan hukum sebagai pondasi moralitas menuju kemaslahatan umat. Benang merah antara hukum progresif dan
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Artikel ini mengulas mengenai alasan harta kepemilikan orang tua terbagi di awal sebelum adanya kematian di Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar. PenelitianArtikel ini mengulas mengenai alasan harta kepemilikan orang tua terbagi di awal sebelum adanya kematian di Kec. Binuang Kab. Polewali Mandar. Penelitian
UDBUDB Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini adalah fasyankes berjenis rumah sakit umum dengan jenis SDMK perekam medis,Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini adalah fasyankes berjenis rumah sakit umum dengan jenis SDMK perekam medis,
Useful /
ILOMATAILOMATA Implementasi infrastruktur TI seperti jaringan Wi‑Fi berkecepatan tinggi, laptop, dan tablet memungkinkan perusahaan meningkatkan interaksi dengan pelanggan,Implementasi infrastruktur TI seperti jaringan Wi‑Fi berkecepatan tinggi, laptop, dan tablet memungkinkan perusahaan meningkatkan interaksi dengan pelanggan,
ILOMATAILOMATA Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh Rasio Kecukupan Modal (CAR) terhadap Return On Assets (ROA) dengan pemoderasi Rasio Kredit Bermasalah (NPL)Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh Rasio Kecukupan Modal (CAR) terhadap Return On Assets (ROA) dengan pemoderasi Rasio Kredit Bermasalah (NPL)
STT ABDIELSTT ABDIEL Khususnya peristiwa kerasukan merupakan hal yang sama dengan gangguan kejiwaan ataukah sesuatu hal yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan itu maka penulisKhususnya peristiwa kerasukan merupakan hal yang sama dengan gangguan kejiwaan ataukah sesuatu hal yang berbeda. Untuk menjawab pertanyaan itu maka penulis
STT ABDIELSTT ABDIEL Penelitian selanjutnya bisa menggali bagaimana konsep keberpihakan ilahi terhadap yang tertindas dalam perang dapat diterapkan pada konflik modern, sepertiPenelitian selanjutnya bisa menggali bagaimana konsep keberpihakan ilahi terhadap yang tertindas dalam perang dapat diterapkan pada konflik modern, seperti