BUMIGORABUMIGORA
Humanitatis : Journal of Language and LiteratureHumanitatis : Journal of Language and LiteratureFokus penelitian ini adalah pelanggaran maksim menurut teori prinsip kerja sama yang dikemukakan oleh Grice (1975) dengan pendekatan pragmatik. Penelitian ini membahas jenis-jenis pelanggaran maksim yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar oleh partisipan dalam percakapan, sehingga melanggar aturan dalam prinsip kerja sama. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis flouting maxim dalam film Thor Ragnarok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menurut Creswell (2013), dengan metode observasi dan teknik non-partisipatif menurut Sudaryanto (2015). Data dikumpulkan dari film garapan Taika Waititi berjudul Thor Ragnarok. Teknik analisis data menggunakan metode identitas pragmatik dan teknik kesetaraan kompetensi pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 data terkait flouting maxim. Jenis yang paling sering muncul adalah flouting maxim kuantitas. Karakter cenderung memberikan informasi lebih atau kurang dari yang dibutuhkan. Jenis kedua adalah flouting maxim kualitas dengan 4 kali kemunculan, di mana karakter mengatakan hal yang bertentangan dengan kenyataan. Flouting maxim relevansi muncul 2 kali, dan flouting maxim cara muncul 3 kali dalam film tersebut.
Analisis menunjukkan bahwa karakter dalam film Thor Ragnarok cenderung melanggar prinsip percakapan atau tidak memenuhi aturan yang ditetapkan dalam prinsip kerja sama.Berdasarkan temuan, ditemukan empat jenis pelanggaran maksim sesuai teori Grice (1975), yaitu flouting maxim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara.Pelanggaran maksim kuantitas merupakan jenis yang paling sering muncul, sebanyak 8 kali, diikuti flouting maxim kualitas sebanyak 4 kali, flouting maksim relevansi 2 kali, dan flouting maksim cara sebanyak 3 kali.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi alasan psikologis mengapa karakter dalam film memilih untuk melanggar maksim tertentu, misalnya apakah flouting maxim kuantitas digunakan sebagai strategi humor atau pertahanan diri dalam situasi tegang. Kedua, penelitian bisa dikembangkan dengan membandingkan pola flouting maxim antara film bergenre aksi seperti Thor Ragnarok dengan film drama atau komedi untuk melihat pengaruh genre terhadap jenis pelanggaran maksim yang digunakan. Ketiga, dapat dikaji pula bagaimana penonton dari latar budaya berbeda memahami implikatur dari flouting maxim dalam film, mengingat banyaknya konteks budaya dan ironi yang mungkin tidak langsung ditangkap secara universal. Penelitian seperti ini dapat mengungkap sejauh mana penggunaan flouting maxim bersifat universal atau tergantung konteks budaya. Selain itu, eksplorasi terhadap dialog dalam adegan-adegan yang tidak tercakup dalam penelitian ini, seperti interaksi antar karakter minor, bisa memberikan gambaran lebih utuh mengenai penggunaan prinsip pragmatik dalam narasi film. Studi berikutnya juga dapat menggabungkan analisis kualitatif dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur frekuensi dan pola flouting secara lebih sistematis. Dengan demikian, hasil penelitian tidak hanya mendeskripsikan jenis pelanggaran, tetapi juga dapat mengidentifikasi fungsi komunikatif dan dampaknya terhadap narasi serta persepsi penonton. Ini penting untuk memahami bagaimana bahasa dalam film berfungsi sebagai alat dramaturgi, bukan hanya sebagai alat informasi.
- An Analysis of Flouting Maxim in Ruby Spark Movie | IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning,... ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/ideas/article/view/1348An Analysis of Flouting Maxim in Ruby Spark Movie IDEAS Journal on English Language Teaching and Learning ejournal iainpalopo ac index php ideas article view 1348
- Flouting Maxim Types Found in “Thor Ragnarok†Movie | Humanitatis : Journal... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/humanitatis/article/view/1648Flouting Maxim Types Found in yCeThor RagnarokyC Movie Humanitatis Journal journal universitasbumigora ac index php humanitatis article view 1648
| File size | 574.87 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajianData diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian
Q2LIIQ2LII Perawatan infertilitas harus dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi, sehingga pasangan memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kehamilan yangPerawatan infertilitas harus dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi, sehingga pasangan memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kehamilan yang
UGJUGJ Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, agama, etnis, dan bahasa. Dengan keberagaman ini, diperlukan pemahaman dan apresiasi terhadapIndonesia adalah negara yang kaya akan keragaman budaya, agama, etnis, dan bahasa. Dengan keberagaman ini, diperlukan pemahaman dan apresiasi terhadap
PUSMEDIAPUSMEDIA Karena tuntutan komunikasi profesional terus berkembang dalam konteks globalisasi, ada kebutuhan mendesak untuk pendekatan pedagogis inovatif yang menciptakanKarena tuntutan komunikasi profesional terus berkembang dalam konteks globalisasi, ada kebutuhan mendesak untuk pendekatan pedagogis inovatif yang menciptakan
UYPUYP Lagu 1984 karya Superman Is Dead secara efektif merepresentasikan kritik sosial melalui simbolisme dan konotasi yang kuat. Lagu ini menggambarkan duniaLagu 1984 karya Superman Is Dead secara efektif merepresentasikan kritik sosial melalui simbolisme dan konotasi yang kuat. Lagu ini menggambarkan dunia
STIAMISTIAMI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan pada Kantor Kecamatan Bojong Gede serta mengetahui kepuasan masyarakat terhadap layananPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan pada Kantor Kecamatan Bojong Gede serta mengetahui kepuasan masyarakat terhadap layanan
UNPUNP Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Serta dalam teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Serta dalam teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling.
MATAPPAMATAPPA Kualitatif sebagai “seni memahami dititahkan sebagai kepiawaian peneliti memahami objek penelitian dengan upaya canggih yang dilakukan melalui seni berbicara,Kualitatif sebagai “seni memahami dititahkan sebagai kepiawaian peneliti memahami objek penelitian dengan upaya canggih yang dilakukan melalui seni berbicara,
Useful /
PIPI Hasilnya menunjukkan bahwa hanya profitabilitas (ROA) yang memiliki perbedaan signifikan, di mana bank syariah menunjukkan kemampuan menghasilkan keuntunganHasilnya menunjukkan bahwa hanya profitabilitas (ROA) yang memiliki perbedaan signifikan, di mana bank syariah menunjukkan kemampuan menghasilkan keuntungan
UGJUGJ Studi ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 20 siswa sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasiStudi ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 20 siswa sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi
AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY Maka dari itu diperlukan pendidikan tentang pertolongan pertama luka bakar terutama pada masyarakat. Tindakan pertolongan pertama luka bakar berbeda tergantungMaka dari itu diperlukan pendidikan tentang pertolongan pertama luka bakar terutama pada masyarakat. Tindakan pertolongan pertama luka bakar berbeda tergantung
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Kegiatan sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan berjalan lancar dan khidmat, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mendengarkan materi,Kegiatan sosialisasi menumbuhkan karakter peduli lingkungan berjalan lancar dan khidmat, ditandai dengan antusiasme peserta dalam mendengarkan materi,