BUMIGORABUMIGORA

Humanitatis : Journal of Language and LiteratureHumanitatis : Journal of Language and Literature

Penelitian ini mengkaji transformasi psikologis Burhan dalam film The Vengeance of Seher menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud tentang Id, Ego, dan Superego. Penelitian deskriptif kualitatif diterapkan dengan informasi yang dikumpulkan dari dialog atau kalimat mengenai tokoh utama film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan psikologis dan penolakan yang diterima tokoh utama membuat dorongan Id menjadi lebih dominan, menyebabkan dia mengambil jalan pintas dengan menggunakan sihir hitam. Ketidakmampuannya mengendalikan konflik dalam mendorongnya ke tindakan destruktif, yang akhirnya berdampak negatif pada dirinya dan orang di sekitarnya. Film Seher tidak hanya menyajikan elemen horor, tetapi juga menggambarkan bagaimana gangguan psikologis dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya keseimbangan antara Id, Ego, dan Superego dalam mengelola stres emosional. Penelitian ini menyarankan bahwa dengan memahami aspek psikologis tokoh fiksi, penonton dapat menjadi lebih sadar akan masalah kesehatan mental dan pengendalian emosi.

Tindakan psikologis Burhan sebagai tokoh utama dalam film Seher, dilihat dari perspektif psikoanalisis Sigmund Freud, menunjukkan konflik psikologis antara Id, Ego, dan Superego.Ketiga elemen kepribadian ini membentuk perilaku dan keputusan individu tokoh utama dalam film Seher.Karakter impulsif dan destruktif tokoh utama diperoleh dari dominasi Id atau naluri primitif untuk mencari kepuasan, sehingga mengalahkan Ego atau rasionalitas dan superego sebagai moralitas.Awalnya, Burhan berusaha mendekati masalahnya secara logis, tetapi akhirnya kehilangan kendali karena tekanan psikologis dan penolakan yang meningkat yang dialaminya dari ibu Salbiah.Seiring waktu, dorongan dari Id yang mengendalikan pikirannya menjadi lebih kuat, menyebabkan dia memilih jalan pintas menggunakan sihir hitam atau seher.Hal ini menunjukkan bagaimana ketidakmampuannya mengendalikan konflik dalam mendorongnya bertindak di luar batas moral, termasuk upaya untuk merugikan Salbiah.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak film Seher pada penonton, terutama dalam memahami bagaimana film ini mempengaruhi persepsi mereka tentang kesehatan mental dan pengendalian emosi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara alternatif dalam memahami dan mengelola konflik psikologis, terutama dalam konteks budaya dan tradisi lokal. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan film Seher dengan film-film horor lainnya yang memiliki tema serupa, untuk memahami bagaimana elemen psikologis dan supranatural saling berinteraksi dalam narasi film.

  1. Identitas Orang Sasak: Studi Epistemologis terhadap Mekanisme Produksi Pengetahuan Masyarakat Suku Sasak... journal.uinmataram.ac.id/index.php/jpk/article/view/493Identitas Orang Sasak Studi Epistemologis terhadap Mekanisme Produksi Pengetahuan Masyarakat Suku Sasak journal uinmataram ac index php jpk article view 493
  2. A Psychological Study of the Main Character in the Seher Movie: Sigmund Freud Perspective | Humanitatis... journal.universitasbumigora.ac.id/humanitatis/article/view/5054A Psychological Study of the Main Character in the Seher Movie Sigmund Freud Perspective Humanitatis journal universitasbumigora ac humanitatis article view 5054
  3. DOI Name 10.33650 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 03z crossref email support... doi.org/10.33650DOI Name 10 33650 Values doi name values index type timestamp data hs serv 03z crossref email support doi 10 33650
Read online
File size406.97 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test