BUMIGORABUMIGORA

Humanitatis : Journal of Language and LiteratureHumanitatis : Journal of Language and Literature

Penelitian ini menganalisis strategi impolitik yang digunakan dalam film Devil Wears Prada, khususnya bagaimana strategi tersebut mencerminkan dinamika kekuasaan dan tensi emosional antar karakter. Dengan menjelaskan contoh strategi impolitik berupa bald-on-record impoliteness, impolitik positif dan negatif, sarkasme atau mock politeness, dan penahanan politeness, studi ini bertujuan mengungkapkan implikasi strategi tersebut terhadap interaksi karakter, persepsi diri, dan tema ambisi serta identitas dalam film. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui pengamatan dan teknik non-partisipatif. Analisis menemukan dua kasus bald on record impoliteness, dua kasus impolitik positif, dua kasus impolitik negatif, dua kasus sarkasme, dan satu kasus penahanan politeness. Strategi impolitik yang digunakan tokoh Miranda Priestly menunjukkan bagaimana cara mempertahankan dominasi sosial dan hierarki dalam lingkungan kerja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi impolitik dalam film Devil Wears Prada mencerminkan dinamika kekuasaan, tensi emosional, dan perkembangan karakter.Strategi seperti bald-on-record impoliteness dan sarkasme digunakan tokoh Miranda Priestly untuk mempertahankan dominasi dan menegaskan hierarki sosial.Implikasi strategi ini berdampak pada tema ambisi, pengorbanan, serta dilema etis dalam lingkungan profesional.Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang penggunaan impolitik dalam konteks film untuk memperkaya analisis pragmatis.

Penelitian lanjutan dapat memperluas analisis strategi impolitik dalam konteks budaya lain, misalnya membandingkan penggunaan impolitik dalam film industri mode dari berbagai negara. Selain itu, perlu dieksplorasi bagaimana strategi impolitik memengaruhi kesehatan mental karyawan di lingkungan kerja kompetitif, terutama dalam sektor kreatif. Ide lain adalah meneliti implikasi etik dari penggunaan strategi impolitik pada interaksi organisasional virtual, terutama dalam era digital yang mengandalkan komunikasi online. Studi tersebut dapat memberikan perspektif baru tentang dinamika kekuasaan dan konflik dalam konteks profesional modern.

  1. The Pragmatics of Politeness | Oxford Academic. pragmatics politeness oxford academic skip main content... academic.oup.com/book/35384The Pragmatics of Politeness Oxford Academic pragmatics politeness oxford academic skip main content academic oup book 35384
  2. An Analysis of Impoliteness Strategies in “Can You Ever Forgive Me?”... doi.org/10.24256/ideas.v11i1.3877An Analysis of Impoliteness Strategies in yCeCan You Ever Forgive Me yCAy doi 10 24256 ideas v11i1 3877
  3. Analysis of Impoliteness Strategies Used in Putin's Speech at Annexation Ceremony | Journal of Pragmatics... ejournal.uinsalatiga.ac.id/index.php/jopr/article/view/166Analysis of Impoliteness Strategies Used in Putins Speech at Annexation Ceremony Journal of Pragmatics ejournal uinsalatiga ac index php jopr article view 166
  4. An Analysis of Impoliteness Strategies in “The Devil Wears Prada” Movie | Humanitatis : Journal... journal.universitasbumigora.ac.id/humanitatis/article/view/4838An Analysis of Impoliteness Strategies in AuThe Devil Wears PradaAy Movie Humanitatis Journal journal universitasbumigora ac humanitatis article view 4838
Read online
File size155.33 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test