UNSADAUNSADA
Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada MasyarakatKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan tahapan pengembangan atas peluang kebutuhan serta inovasi terhadap modul penunjang berbahasa Indonesia untuk buku ajar bahasa Jepang yang berjudul Minna no Nihongo Intermediate I (tingkat menengah I). Versi terjemahan Bahasa Indonesia yang telah tersedia saat ini adalah tingkat dasar I dan II. Berdasarkan tinjauan di kelas, modul penunjang berbahasa Indonesia untuk Minna no Nihongo Intermediate I menjadi salah satu kebutuhan dengan tujuan untuk membantu pembelajaran agar berjalan lebih efektif dan efisien. Modul penunjang dilengkapi dengan penjelasan tata bahasa, contoh kalimat, dan kosakata atau kanji dalam bahasa Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan sumber tata bahasa, kosakata atau kanji dan menjelaskannya dalam bentuk naratif. Selain itu, observasi juga dilakukan dalam tiga bulan pembelajaran di mata kuliah Bahasa Jepang Menengah 2, program studi Bahasa Jepang D3, Universitas Darma Persada. Hasil dari observasi menyatakan bahwa modul penunjang berbahasa Indonesia berdampak dalam membantu pembelajaran siswa.
Buku ajar Minna no Nihongo Intermediate 1, yang setara dengan level N3, dianggap memiliki tata bahasa, kanji, dan kosakata yang rumit oleh mahasiswa.Oleh karena itu, sebuah modul penunjang berbahasa Indonesia dikembangkan sebagai solusi inovatif untuk mendukung pembelajaran, dan hasil observasi selama tiga bulan menunjukkan bahwa modul ini terbukti membantu proses pembelajaran mahasiswa.Secara spesifik, modul ini membantu mahasiswa memahami tata bahasa, contoh kalimat, dan kanji, dengan mayoritas responden (53,8% menyatakan cukup membantu dan 38,5% menyatakan sangat membantu) memberikan evaluasi positif.
Penelitian ini membuka peluang untuk kajian lebih lanjut yang lebih mendalam. Sebuah penelitian selanjutnya bisa meneliti bagaimana efektivitas pengembangan modul serupa untuk buku ajar tingkat lanjut seperti Minna no Nihongo Intermediate II atau bahkan level N2/N1 dalam membantu siswa menguasai materi yang lebih sulit. Pertanyaan menarik lainnya adalah apakah penggunaan modul ini dalam jangka panjang benar-benar bisa meningkatkan nilai siswa dalam tes resmi seperti JLPT, dibandingkan dengan cara belajar biasa. Selain itu, karena penelitian ini hanya dilakukan di satu kampus, penting untuk mengetahui apakah modul ini juga akan berhasil jika digunakan di universitas atau sekolah lain. Pengembangan modul dalam bentuk digital atau aplikasi juga menjadi ide yang sangat relevan untuk masa depan. Penelitian bisa membandingkan mana yang lebih efektif antara modul cetak dengan modul digital dalam meningkatkan motivasi dan kemudahan akses bagi mahasiswa. Aplikasi mobile bisa menambah fitur interaktif seperti kuis audio atau video. Pendekatan digital akan membantu pembelajar mandiri di luar lingkungan formal. Ini akan memperluas dampak dari penelitian awal dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi dunia pendidikan bahasa Jepang di Indonesia.
| File size | 366.44 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA The factors of students communication apprehension in learning English as a foreign language were nervousness, lack of vocabulary, not being confident,The factors of students communication apprehension in learning English as a foreign language were nervousness, lack of vocabulary, not being confident,
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pre-test, treatment, dan post-test. Sampel penelitian adalahPenelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental yang dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pre-test, treatment, dan post-test. Sampel penelitian adalah
OJSOJS Pola ini merupakan bagian dari tata bahasa Inggris yang membantu mengkategorikan kalimat dan memastikan kejelasan dalam komunikasi. Terdapat tiga polaPola ini merupakan bagian dari tata bahasa Inggris yang membantu mengkategorikan kalimat dan memastikan kejelasan dalam komunikasi. Terdapat tiga pola
OJSOJS Karakteristiknya meliputi kemampuan menerima aksi, penggunaan dengan kata kerja transitif, bentuk objektif untuk kata ganti, dan ketidakmungkinan dihapusKarakteristiknya meliputi kemampuan menerima aksi, penggunaan dengan kata kerja transitif, bentuk objektif untuk kata ganti, dan ketidakmungkinan dihapus
OJSOJS Dengan menggunakan kriteria fungsional, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang komplemen objek dan implikasinyaDengan menggunakan kriteria fungsional, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang komplemen objek dan implikasinya
OJSOJS Studi eksperimental menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang terarah secara signifikan meningkatkan pemahaman dan penerapan pelengkap subjek oleh pembelajar.Studi eksperimental menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang terarah secara signifikan meningkatkan pemahaman dan penerapan pelengkap subjek oleh pembelajar.
UNISLAUNISLA Penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Lamongan pada jurusan OTKP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan observasi dan wawancaraPenelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Lamongan pada jurusan OTKP. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan observasi dan wawancara
STAINSTAIN Prinsip kesantunan dalam Islam menganjurkan bahwa komunikasi verbal dilahirkan dengan santun bijaksana, mudah diterima/dipahamu, murah hati, rendah hati,Prinsip kesantunan dalam Islam menganjurkan bahwa komunikasi verbal dilahirkan dengan santun bijaksana, mudah diterima/dipahamu, murah hati, rendah hati,
Useful /
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Sementara itu, faktor persiapan yang kurang menjadi faktor terendah (skor 55). Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dan mengurangiSementara itu, faktor persiapan yang kurang menjadi faktor terendah (skor 55). Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dan mengurangi
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Data dikumpulkan melalui dua tes, pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah siswa SMPN 8 Makassar tahun ajaran 2020/2022 dan sampel penelitianData dikumpulkan melalui dua tes, pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah siswa SMPN 8 Makassar tahun ajaran 2020/2022 dan sampel penelitian
JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA Hasil penelitian ini adalah penggunaan aplikasi English Speaking Practice dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini dapat dibuktikan denganHasil penelitian ini adalah penggunaan aplikasi English Speaking Practice dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Dari aspek proses, sosialisasi terhadap pelaksana PONED di puskesmas X belum dilaksanakan, sedangkan di puskesmas Y sudah dilaksanakan dengan baik. DariDari aspek proses, sosialisasi terhadap pelaksana PONED di puskesmas X belum dilaksanakan, sedangkan di puskesmas Y sudah dilaksanakan dengan baik. Dari