ISIMU PACITANISIMU PACITAN

Journal of Basic Learning and ThematicJournal of Basic Learning and Thematic

Proses pembelajaran pendidikan jasmani menuntut guru untuk mengajarkan berbagai keterampilan gerak dasar, teknik, dan strategi permainan, serta menginternalisasikan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, kerjasama, dan pola hidup sehat. Penelitian ini mengidentifikasi masalah hasil pembelajaran lari cepat siswa kelas V SD Negeri 2 Jatisari yang masih di bawah harapan guru, metode pembelajaran demonstrasi yang kurang menarik, dan dampaknya pada aktivitas serta sikap siswa. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan pada kelas V dengan 7 siswa, bertujuan meningkatkan pembelajaran lari cepat melalui pendekatan bermain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain dapat meningkatkan pembelajaran lari cepat pada siswa kelas lima SD Negeri 2 Jatisari. Permainan seperti hijau hitam, lari masuk ban, lari meletakkan kardus, dan lari zig-zag terbukti meningkatkan motivasi, kerjasama, dan perkembangan gerak lari cepat siswa.

Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa bermain dapat meningkatkan pembelajaran lari cepat pada siswa kelas lima SD Negeri 2 Jatisari.Permainan yang dilakukan, yaitu permainan hijau hitam, lari masuk ban, lari meletakkan kardus, dan lari zig-zag, terbukti dapat meningkatkan motivasi, kerjasama, dan perkembangan gerak lari cepat siswa.Hasil akhir pada siklus kedua pertemuan kedua menunjukkan motivasi 100% anak kategori baik, kerjasama 86% anak kategori baik (14% kategori cukup), dan perkembangan gerak lari cepat 86% anak kategori baik (14% anak kategori cukup).

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh pendekatan bermain terhadap perkembangan keterampilan motorik halus siswa kelas V SD, dengan fokus pada koordinasi dan keseimbangan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis permainan yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi belajar lari cepat pada siswa dengan karakteristik yang berbeda, misalnya berdasarkan tingkat kemampuan fisik atau gaya belajar. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan bermain dapat diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan jasmani yang lebih luas, sehingga tidak hanya meningkatkan keterampilan lari cepat, tetapi juga mengembangkan aspek sosial-emosional siswa seperti kerjasama, sportivitas, dan rasa percaya diri. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana pendekatan bermain dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.

Read online
File size698.45 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test