IRIBBIRIBB
Menara PerkebunanMenara PerkebunanStevia rebaudiana Bert. merupakan tanaman penghasil glikosida steviol yang memiliki tingkat kemanisan 200-300 kali lebih tinggi dibandingkan sukrosa. Glikosida steviol ini diproduksi di daun yang kemudian disalurkan ke bagian tanaman lainnya termasuk batang. Penggunaan klon terbaik stevia merupakan salah satu kunci penting keberhasilan industri gula stevia. Salah satu program pemuliaan tanaman stevia adalah meningkatkan keragaman tanaman melalui mutasi dengan kolkisin sehingga menghasilkan tanaman poliploid. Tanaman poliploid umumnya memiliki vigor lebih baik dibandingkan tanaman diploid. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keragaman stevia melalui perendaman kolkisin in vitro. Buku tunggal steril stevia klon BS direndam dalam kolkisin dengan konsentrasi 0,01; 0,02; 0,04; 0,08 dan 0,1% selama 48 dan 72 jam dengan perendaman dalam air steril sebagai kontrol. Sub kultur dilakukan hingga MV4 (mutan vegetatif 4). Pengamatan mutan putatif dilakukan meliputi analisis morfologi dan stomata pada MV5. Analisis morfologi dilakukan dengan mengamati jumlah daun, buku, akar, bobot basah serta bobot kering planlet. Analisis stomata dilakukan dengan menghitung kerapatan stomata, ukuran stomata serta jumlah kloroplas pada sel penjaga stomata. Hasil menunjukkan bahwa perendaman stevia pada kolkisin meningkatkan bobot basah serta bobot kering stevia in vitro. Perlakuan perendaman kolkisin meningkatkan jumlah kloroplas pada sel penjaga stomata serta ukuran stomata namun menurunkan kerapatan stomata. Perendaman stevia selama 48 jam pada konsentrasi kolkisin 0,01-0,04% menghasilkan mutan putatif dengan jumlah kromosom tertinggi.
Sel tanaman stevia yang terpapar kolkisin membutuhkan waktu untuk pulih kembali.Semakin tinggi konsentrasi kolkisin dan lama perendaman, semakin lama waktu yang dibutuhkan tanaman stevia untuk pulih hingga MV4.Perendaman kolkisin diduga meningkatkan keragaman genetik stevia yang ditandai dengan adanya keragaman pada morfologi tanaman in vitro, ukuran stomata, kerapatan stomata, serta jumlah kloroplas pada sel penjaga.Perendaman stevia pada kolkisin selama 48 jam dengan konsentrasi 0,01%-0,04% diduga menghasilkan tanaman dengan ploidi lebih tinggi dibandingkan kontrol.
Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengonfirmasi kestabilan ploidi pada generasi setelah MV5 melalui analisis kromosom akar yang lebih mendalam agar diperoleh tanaman mutan yang benar-benar solid tanpa khimera. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi dan durasi perendaman kolkisin yang lebih bervariasi terhadap kandungan glikosida steviol seperti steviosida dan reb A, karena peningkatan vigor dan ukuran sel belum tentu berkorelasi langsung dengan peningkatan kualitas rasa. Ketiga, sebaiknya dilakukan studi komparatif antara tanaman hasil induksi ploidi dengan tanaman kontrol dalam kondisi lapangan untuk menilai adaptabilitas, produktivitas biomassa, dan kandungan metabolit sekunder di lingkungan nyata, bukan hanya pada kultur in vitro, sehingga potensi aplikasi agronomisnya dapat dievaluasi secara lebih akurat.
| File size | 730.43 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IRIBBIRIBB Selain itu, perlakuan ini meningkatkan jumlah kloroplas dan ukuran stomata, tetapi menurunkan kerapatan stomata. Perendaman kolkisin bertujuan untuk menghasilkanSelain itu, perlakuan ini meningkatkan jumlah kloroplas dan ukuran stomata, tetapi menurunkan kerapatan stomata. Perendaman kolkisin bertujuan untuk menghasilkan
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Selain itu, media sosial dapat digunakan untuk membangun komunitas dan meningkatkan kesadaran tentang produk lokal. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkanSelain itu, media sosial dapat digunakan untuk membangun komunitas dan meningkatkan kesadaran tentang produk lokal. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan keuangan berbasis digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnyaini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan pengelolaan keuangan berbasis digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya
LIMM PUBLIMM PUB Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
LIMM PUBLIMM PUB Pemberitaan media lebih fokus pada berita negatif akibat aktivitas operasional perusahaan dibandingkan berita tentang upaya perusahaan mengatasi kerusakanPemberitaan media lebih fokus pada berita negatif akibat aktivitas operasional perusahaan dibandingkan berita tentang upaya perusahaan mengatasi kerusakan
UNARSUNARS Data dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila terdapat perbedaan yang nyata di antara perlakuan maka dilakukan uji lanjutan menggunakan uji jarakData dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila terdapat perbedaan yang nyata di antara perlakuan maka dilakukan uji lanjutan menggunakan uji jarak
PNCPNC Tumpuan jepit-jepit dan engsel-rol defleksi maksimum yaitu pada jarak 400 mm sedangkan tumpuan jepit-rol defleksim maksimum terjadi pada jarak 450 mm.Tumpuan jepit-jepit dan engsel-rol defleksi maksimum yaitu pada jarak 400 mm sedangkan tumpuan jepit-rol defleksim maksimum terjadi pada jarak 450 mm.
UPIUPI Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji pengaruh jumlah pipa konveksi terhadap distribusi suhu, misalnya dengan membandingkan satu pipa, duaPenelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menguji pengaruh jumlah pipa konveksi terhadap distribusi suhu, misalnya dengan membandingkan satu pipa, dua
Useful /
UNARSUNARS Maumere merupakan ibu kota Kabupaten yang jumlah produksi ubi kayu terbanyak di Dataran Flores. Menurut Statistik Angka produksi ubi kayu terus mengalamiMaumere merupakan ibu kota Kabupaten yang jumlah produksi ubi kayu terbanyak di Dataran Flores. Menurut Statistik Angka produksi ubi kayu terus mengalami
UNARSUNARS Saluran pemasaran I: Petani – Konsumen. Saluran pemasaran II: Petani – Pedagang Besar – Konsumen. Saluran pemasaran III: Petani – Pedagang PengumpulSaluran pemasaran I: Petani – Konsumen. Saluran pemasaran II: Petani – Pedagang Besar – Konsumen. Saluran pemasaran III: Petani – Pedagang Pengumpul
UPIUPI Setelah melakukan eksperimen pada 10 artikel berita, 20 soal dihasilkan, di mana evaluasi manusia menilai kualitas soal dengan persentase kualitas sebesarSetelah melakukan eksperimen pada 10 artikel berita, 20 soal dihasilkan, di mana evaluasi manusia menilai kualitas soal dengan persentase kualitas sebesar
UPIUPI Terdapat tiga versi ruang Orlicz–Morrey. Dalam artikel ini, kami membahas versi ketiga dari ruang Weak Orlicz–Morrey, yang merupakan perluasan dariTerdapat tiga versi ruang Orlicz–Morrey. Dalam artikel ini, kami membahas versi ketiga dari ruang Weak Orlicz–Morrey, yang merupakan perluasan dari