PPKIAPPKIA

Journal of Big Data Analytic and Artificial IntelligenceJournal of Big Data Analytic and Artificial Intelligence

Anak usia dini adalah kelompok usia yang mencakup anak sejak lahir hingga usia enam tahun, yang merupakan masa penting dalam pertumbuhan dan perkembangan. Pada masa ini, pembinaan dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan guna mendukung pertumbuhan jasmani, rohani, serta kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah penelitian yang mampu membantu orang tua mengetahui minat dan bakat anak untuk diarahkan dan dikembangkan potensinya, khususnya pada bidang seni. Dempster-Shafer adalah suatu teori matematika untuk pembuktian, berdasarkan belief function (fungsi kepercayaan) dan plausible reasoning (pemikiran yang masuk akal), yang digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah (bukti) untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu peristiwa. Hasil penelitian sistem pakar menggunakan metode Dempster-Shafer dalam menentukan minat dan bakat anak usia taman kanak-kanak pada PAUD Pelangi Desa Sedulun terdiri dari 5 jenis minat dan bakat, antara lain: Seni Mozaik, Seni Peran, Seni Musik, Seni Montase, dan Seni Lukis. Penentuan minat dan bakat setiap anak dilakukan berdasarkan kriteria perilaku yang diinputkan. Hasil penilaian akhir memberikan nilai presentase tertinggi yang digunakan untuk menarik kesimpulan, membantu orang tua dan pendidik mengarahkan serta mengembangkan potensi anak, khususnya dalam bidang seni.

Dari hasil penelitian mengenai sistem pakar dalam penentuan minat dan bakat anak di taman kanak-kanak dengan menggunakan metode Dempster-Shafer, dapat disimpulkan bahwa metode ini dapat menentukan minat dan bakat anak, sebagaimana dibuktikan oleh kesesuaian antara hasil diagnosis sistem dengan diagnosis pakar.Selain itu, aplikasi ini terbukti dapat membantu guru dalam mengidentifikasi perilaku serta minat dan bakat anak usia dini dengan lebih baik.Metode Dempster-Shafer efektif dalam mengkombinasikan informasi untuk menghasilkan keputusan yang akurat, sehingga memiliki potensi untuk diterapkan dalam konteks pendidikan lainnya.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem pakar dengan mengintegrasikan data sensorik atau pengamatan langsung dari lingkungan belajar anak untuk meningkatkan akurasi identifikasi minat. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode Dempster-Shafer dengan pendekatan lain seperti machine learning untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam konteks pendidikan anak usia dini. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan metode ini pada kelompok usia yang lebih luas, seperti anak usia 7-12 tahun, untuk mengetahui sejauh mana generalisasi hasil penelitian ini.

  1. Implementasi Metode Dempster-Shafer Pada Sistem Pakar Pendiagnosa Kerusakan Sepeda Motor | Informatika... e-journals.unmul.ac.id/index.php/JIM/article/view/1443Implementasi Metode Dempster Shafer Pada Sistem Pakar Pendiagnosa Kerusakan Sepeda Motor Informatika e journals unmul ac index php JIM article view 1443
  2. Implementasi Metode Dempster Shafer Pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Kepribadian | Yuwono | Jurnal... ejournal.undip.ac.id/index.php/jsinbis/article/view/20393Implementasi Metode Dempster Shafer Pada Sistem Pakar Diagnosa Gangguan Kepribadian Yuwono Jurnal ejournal undip ac index php jsinbis article view 20393
Read online
File size499.74 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test