UMKUNINGANUMKUNINGAN
Just a moment...Just a moment...Studi Sosiolinguistik adalah bagian dari kajian linguistik modern yang meliputi semua fenomena kebahasaan beserta masyarakatnya. Studi ini dapat menjelaskan preferensi kata atau struktur bahasa yang membedakan satu karya sastra dengan yang lainnya berdasarkan kaitan individu, populasi, periodisasi dan pola hidup masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jejak penerapannya dalam Nadhoman Terjemah Syuabul Iman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh aspek kajian perspektif yang meliputi kalimat figuratif berupa lambang, citraan, bahasa kiasan atau majas, maupun diksi atau pemilihan kata juga ungkapan berupa bahasa serapan, idiom tema, diksi, gaya bahasa, imajinasi dan amanat yang menggambarkan pengaruh aspek sosiologi dan linguistik terhadap terjemah kitab Syuabul Iman karya KH.A Wahab Muhsin yang berupa terjemah kitab Syuabul Iman yang disusun pada tahun 1967.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek sosiolinguistik sangat berpengaruh terhadap kajian Nadhom Terjemah Syuabul Iman, KH.A Wahab Muhsin, yaitu dari segi tema, diksi, gaya bahasa, imaji maupun amanat.Dari kelima kajian tersebut yang paling banyak dipengaruhi oleh aspek sosiolinguistik adalah kajian gaya bahasa yang menggunakan percampuran bahasa dari kebudayaan yang dikaitkan.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh bahasa daerah lain terhadap terjemahan kitab suci dalam konteks modern, mengkaji peran faktor sosial seperti pendidikan dan ekonomi terhadap preferensi pilihan kata dalam karya sastra tradisional, serta mengevaluasi efektivitas penggunaan bahasa serapan dalam menyampaikan pesan spiritual kepada audiens muda. Selain itu, penelitian bisa fokus pada perbandingan antara terjemahan kitab Syuabul Iman dengan karya sastra Sunda lainnya untuk melihat keunikan dan kekhasan gaya bahasa yang digunakan. Hal ini dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika hubungan antara kebudayaan lokal dan proses translasi dalam konteks pendidikan agama.
| File size | 598.86 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMKUNINGANUMKUNINGAN Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya sebagai pemakaman fisik, tetapi juga sebagai sarana spiritual dan sosial yang memperkuat identitas budaya masyarakatDengan demikian, tradisi ini tidak hanya sebagai pemakaman fisik, tetapi juga sebagai sarana spiritual dan sosial yang memperkuat identitas budaya masyarakat
UMKUNINGANUMKUNINGAN Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur, penelitian ini mengungkap bahwa Réak dan Bénjang memilikiMelalui pendekatan kualitatif dengan observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi literatur, penelitian ini mengungkap bahwa Réak dan Bénjang memiliki
UMKUNINGANUMKUNINGAN Hal ini bisa dijadikan gambaran yang ada pada masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Suatu masyarakat, maupun masyarakat adat pada umumnyaHal ini bisa dijadikan gambaran yang ada pada masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Suatu masyarakat, maupun masyarakat adat pada umumnya
UMKUNINGANUMKUNINGAN Dengan 68 data variasi bunyi bahasa sinonim dan 16 data variasi bunyi bahasa homonim. Adapun tingkat kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa sebesarDengan 68 data variasi bunyi bahasa sinonim dan 16 data variasi bunyi bahasa homonim. Adapun tingkat kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa sebesar
UMKUNINGANUMKUNINGAN Gaya bahasa dan tone yang digunakan pada novel ini terdiri dari 7 gaya bahasa yaitu Simile, Pesonifikasi, Litotes, Hiperbola, Eufimimisme, Metafora danGaya bahasa dan tone yang digunakan pada novel ini terdiri dari 7 gaya bahasa yaitu Simile, Pesonifikasi, Litotes, Hiperbola, Eufimimisme, Metafora dan
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Variasi gaya bahasa tersebut mencerminkan kepiawaian penyair dalam memadukan kata sehingga menghasilkan puisi yang indah, hidup, dan mampu mengekspresikanVariasi gaya bahasa tersebut mencerminkan kepiawaian penyair dalam memadukan kata sehingga menghasilkan puisi yang indah, hidup, dan mampu mengekspresikan
STKIP JBSTKIP JB Bahasa Jawa dialek Jombang dengan dialek Nganjuk terdapat pasangan kata berkerabat berupa pasangan identik yang berjumlah 127. Terdapat 127 pasangan kataBahasa Jawa dialek Jombang dengan dialek Nganjuk terdapat pasangan kata berkerabat berupa pasangan identik yang berjumlah 127. Terdapat 127 pasangan kata
UMKUNINGANUMKUNINGAN Tujuan utama dari penelitian ini adalah menguraikan bentuk keseimbangan relasi vertikal (habluminAllah) dan relasi horizontal (habluminannas) serta habluminanafsTujuan utama dari penelitian ini adalah menguraikan bentuk keseimbangan relasi vertikal (habluminAllah) dan relasi horizontal (habluminannas) serta habluminanafs
Useful /
UMKUNINGANUMKUNINGAN Sejarah Artikel: Diterima: 18-10-2024 Direvisi: 20-10-2024 Disetujui: 23-10-2024 Dipublikasik: 25-10-2024 Kata Kunci: struktur; nilai moral; novel. TujuanSejarah Artikel: Diterima: 18-10-2024 Direvisi: 20-10-2024 Disetujui: 23-10-2024 Dipublikasik: 25-10-2024 Kata Kunci: struktur; nilai moral; novel. Tujuan
UMKUNINGANUMKUNINGAN Latar pada setiap dongeng juga terdiri atas latar tempat, waktu dan suasana. Amanat atau pesan pada kumpulan dongeng tersebut disampaikan secara beragam.Latar pada setiap dongeng juga terdiri atas latar tempat, waktu dan suasana. Amanat atau pesan pada kumpulan dongeng tersebut disampaikan secara beragam.
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Hal ini dilakukan sebagai dasar untuk membuat agenda setting satu minggu ke depan berdasarkan hasil evaluasi dan diskusi mengenai isu yang dianggap pentingHal ini dilakukan sebagai dasar untuk membuat agenda setting satu minggu ke depan berdasarkan hasil evaluasi dan diskusi mengenai isu yang dianggap penting
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Penelitian penggunaan fatis deuleu dalam fiksi berbahasa Sunda ini bersifat deskriptif‑kualitatif. Data disajikan menggunakan metode simak, yakni simakPenelitian penggunaan fatis deuleu dalam fiksi berbahasa Sunda ini bersifat deskriptif‑kualitatif. Data disajikan menggunakan metode simak, yakni simak