UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa dialek Desa Panjalin Kidul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penyediaan data yang dilakukan menggunakan metode cakap dan simak. Instrumen yang digunakan dalam proses pengumpulan data adalah daftar kosa kata bahasa Sunda. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode komparatif sinkronis. Penelitian ini dilakukan di Desa Panjalin Kidul, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa diperoleh 84 data yang berkerabat berdasarkan gejala variasi bunyi bahasa dari 160 kosa kata. Dengan 68 data variasi bunyi bahasa sinonim dan 16 data variasi bunyi bahasa homonim. Adapun tingkat kekerabatan bahasa Sunda dengan bahasa Jawa sebesar 80% dengan jangka kesalahan untuk menetapkan persentase kekerabatan yaitu 8,6. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa bahasa Sunda dengan bahasa Jawa dialek Desa Panjalin Kidul memiliki kekerabatan bahasa dengan persentase 80% dan memperlihatkan adanya daya tarik menarik antara kedua bahasa tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat menujukkan bahwa data kosa kata yang ditemukan di Desa Panjalin Kidul adalah 160 kosa kata dalam bahasa Jawa dengan bahasa Sunda.Terdapat 84 data berdasarkan gejala variasi bunyi bahasa, yang terbagi menjadi 2 jenis yaitu 68 data variasi bunyi bahasa sinonim dan 16 data variasi bunyi bahasa homonim.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan komparatif sinkronis dengan tujuan untuk memperoleh kekerabatan antara dua bahasa tersebut.Setelah dilakukan penelitian dan perbandingan bahasa terbukti bahwa di Desa Panjalin terdapat banyak bahasa yang digunakan oleh masyarakat.Di antaranya bahasa Sunda dan bahasa Jawa.Sehingga, hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat kekerabatan bahasa Jawa dengan bahasa Sunda di Desa Panjalin Kidul adalah 80% dengan jangka kesalahan untuk menetapkan persentase kekerabatan dua bahasanya adalah 8,6.

Penelitian lanjutan bisa fokus pada perbandingan bahasa Sunda dan Jawa di wilayah lain untuk melihat pola kekerabatan yang berbeda. Selain itu, dapat dikembangkan studi tentang pengaruh migrasi etnis terhadap perubahan struktur bahasa. Penelitian juga bisa mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam analisis linguistik historis untuk meningkatkan akurasi data.

Read online
File size248.8 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test