UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Upacara seren taun memiliki fungsi dan tujuan untuk menjaga dan mewarisi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas bangsa, serta ungkapan syukur dan doa masyarakat Sunda atas suka duka yang mereka alami terutama di bidang pertanian selama ini. Etnopedagogi merupakan pendidikan berbasis budaya lokal yang memiliki fungsi dan tujuan sebagai pemertahanan dan pewarisan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal sebagai identitas jati diri bangsa. Etnopedagogi Sunda memiliki tujuan untuk menghasilkan manusia yang unggul atau jalma nu masagi. Kebudayaan Sunda memiliki nilai-nilai yang meliputi (1) Perilaku Nyunda Tri-silas; (2); Catur Jati Diri Insan; (3) Panca Rawayan (Gapura Panca Waluya); jeung (4) Moral Kemanusiaan. Berdasarkan hasil kajian terhadap setiap rangkaian upacara seren taun, setiap gerak yang dihadirkan dalam upacara seren taun itu memiliki makna yang mengandung nilai-nilai kehidupan. Nilai kehidupan itu tergambar jelas dengan apa yang disebut dengan etnopedagogi kesundaan (tri silas, gapura panca waluya, jati diri insan, gapura panca waluya, dan moral kemanusiaan. Dengan adanya nilai etnopedagogi Sunda dapat juga mengangkat citra Sunda itu sendiri tidak hanya di lingkup Jawa Barat namun di lingkup nasional dan juga internasional.

Rangkaian upacara tradisi yang diadakan selama satu minggu tersebut setiap bagian nya bisa berdiri sendiri, masing-masing bagian tersebut baik ketika digabungkan seperti dalam upacara tradisi Seren Taun maupun upacara tradisi lain nya menunjukkan adanya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya anjuran moral bagi manusia untuk menghormati lingkungan di samping setiap tradisi yang dilibatkan dalam upacara Seren Taun menunjukkan adanya keakraban hubungan antara manusia dengan tuhan, manusia dengan alam, manusia dengan manusia lainnya, manusia dengan pribadinya, manusia dengan waktu, serta manusia dalam mencari kepuasan lahiriah dan batiniah nya.Tak hanya itu, nilai-nilai etnopedagogi kesundaan ( tri silas, Gapura Pancawaluya, dan Catur diri Insan) pun nampak jelas dalam setiap rangkaian upacara seren taun sehingga setiap upacara memiliki nilai kesakralannya sendiri.Sehingga dapat menaikan citra kesundaan itu tidak hanya di lingkup lokal saja tetapi dapat kepada ruang lingkup yang lebih tinggi.Upacara tradisi Seren Taun merupakan salah satu dari bentuk kearifan tradisional yang dimiliki oleh masyarakat Cigugur.Tradisi ini apabila dapat dipertahankan dan dikembangkan, serta dieksplorasi dapat juga dijadikan salah satu pertimbangan untuk dijadikan media pendidikan.Masyarakat adat yang ada di Cigugur, dengan kekuatan tradisi yang dimilikinya terbukti mampu menjaga keharmonisan dengan berbagai pihak.

Upacara seren taun dapat menjadi media pendidikan yang efektif untuk mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal dan identitas budaya Sunda kepada generasi muda. Dengan mengintegrasikan upacara ini ke dalam kurikulum pendidikan, kita dapat membantu melestarikan budaya Sunda dan memperkuat identitas bangsa. Selain itu, upacara seren taun juga dapat menjadi sarana untuk mempromosikan pariwisata dan menarik perhatian wisatawan domestik maupun internasional, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal dan menciptakan peluang bisnis baru. Terakhir, upacara seren taun dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang kearifan lokal dan etnopedagogi, serta bagaimana tradisi ini dapat diterapkan dalam pendidikan modern untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter siswa.

Read online
File size805.02 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test