UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Sejarah Artikel: Diterima : 3 Februari 2023 Disetujui : 10 Maret 2023 Dipublikasikan : 28 April 2023 Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran make - a match dalam meningkatkan kemampuan menulis sisindiran pada peserta didik sekolah menengah pertama pada pelajaran Bahasa dan Sastra Sunda. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-B SMPN 1 Ciawigebang, Kuningan yang terdiri dari 35 orang, yaitu 14 laki-laki dan 21 perempuan. Penelitian ini menggunakan partisipatory action reseach yaitu peneliti terlibat langsung pada penelitian sehingga pada saat peneliti merasakan ada masalah dalam pembelajaran langsung dilakukan tindakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Data diperoleh dari observasi, catatan anekdotal, dan hasil tes yang dilakukan pada Siklus I dan Siklus II. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa penggunaan kartu Make-a macth meningkatkan hasil belajar menulis sisindiran. Pada Siklus I peserta didik mencapai hasil belajar dengan rata-rata 65,6, dan 7 orang peserta didik yang tuntas (20,0%). Pada Siklus II dari 35 orang peserta didik, 30 yang memiliki kriteria tuntas mencapai 85,71 % dan 5 orang yang belum tuntas 14,25%. Kesimpulan yang dapat diajukan adalah penggunaan kartu Make-a Match memfasilitasi peserta didik untuk dapat meningkat hasil belajarnya melalui kegiatan yang berpasangan melakukan percobaan menemukan sampiran dan isi sisindiran, dan kartu Make-a match memfasilitasi peserta didik untuk menemukan beragam sisindiran yang menjadi pemicu utuk memperkaya sisindiran yang dapat dikuasainya.

Penggunaan kartu Make-a Match memfasilitasi peserta didik untuk dapat meningkatkan hasil belajarnya melalui kegiatan yang berpasangan melakukan percobaan menemukan sampiran dan isi sisindiran, dan kartu Make-a match memfasilitasi peserta didik untuk menemukan beragam sisindiran yang menjadi pemicu utuk memperkaya sisindiran yang dapat dikuasainya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model Make-a Match dalam mengajarkan bentuk puisi lain seperti pantun atau syair, terutama untuk peserta didik di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, dapat dikembangkan penggunaan teknologi digital seperti aplikasi interaktif berbasis kartu Make-a Match untuk meningkatkan partisipasi peserta didik secara mandiri. Penelitian juga bisa fokus pada dampak jangka panjang model ini terhadap kemampuan kreativitas dan pemahaman budaya lokal siswa, terutama dalam konteks penggunaan bahasa daerah yang semakin terancam punah.

Read online
File size612.93 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test