UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Permasalahan bahasa sebagai alat komunikasi menjadi hal yang sangat krusial, hal ini berkenaan dengan adanya informasi yang disampaikan pembicara kepada pendengar tidak memberikan makna apapun sehingga terjadilah misskomunikasi. Adanya permasalahan bahasa dalam bentuk tulisan menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk kalimat direktif dan ekspresif yang terdapat pada novel Si Kabayan Ngalalana karya M.O Koesman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik studi pustaka. Hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam novel Si Kabayan Ngalalana karya M.O Koesman terdapat 120 kalimat ekspresif dan direktif. Dibagi kedalam 88 kalimat direktif, serta 32 kalimat ekspresif. Penelitian ini dapat bermanfaat sebagai penerapan teori tindak tutur yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Penelitian ini menunjukkan bahwa polah ucap direktif dan ekspresif berperan penting dalam menyampaikan makna dalam novel Si Kabayan Ngalalana.Polah ucap direktif terdiri dari fungsi perintah, melarang, mengajak, bertanya, dan meminta, sedangkan polah ucap ekspresif mencakup fungsi memaafkan, menolak, meminta ampun, menyalahkan, memuji, dan mengkritik.Hasil penelitian menegaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga media ekspresi emosi dan dinamika hubungan antar tokoh.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang polah ucap dalam karya sastra lain yang memiliki karakteristik dialog yang kompleks dapat dilakukan untuk memperkaya pemahaman tentang variasi penggunaan tindak tutur. Kedua, analisis perbandingan antara polah ucap dalam novel karya M.O Koesman dengan penulis lain dapat memberikan wawasan tentang keunikan gaya bahasa sastra daerah. Ketiga, penelitian lebih lanjut tentang dampak penggunaan polah ucap direktif dan ekspresif terhadap pemahaman pembaca terhadap karakter tokoh dan konflik dalam cerita dapat dilakukan untuk memahami hubungan antara struktur bahasa dan interpretasi naratif.

Read online
File size381.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test