UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Sejarah Artikel: Diterima : 30-09-2024 Direvisi : 17-10-2024 Disetujui : 20-10-2024 Dipublikasik : 25-10-2024 Kata Kunci: Kecantikan; Konstruksi; Sastra Bandingan; Midah Si Manis Bergigi Emas; Cantik Itu Luka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah sastra bandingan untuk membandingkan kedua novel tersebut. Teori konstruksi kecantikan dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud digunakan untuk memperoleh pemaknaan kecantikan dari kepribadian tokoh perempuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecantikan tidak hanya tentang aspek fisik, tetapi juga membawa konsekuensi negatif seperti kemalangan dan malapetaka.

Kesamaan terletak pada tema, tokoh utama, dan waktu.Perbedaannya terletak pada alur cerita dan representasi kecantikan melalui kepribadian tokoh.Dalam Midah Si Manis Bergigi Emas, konstruksi kecantikan direpresentasikan melalui kepribadian id, ego, dan superego tokoh Midah.Dalam Cantik Itu Luka, konstruksi kecantikan direpresentasikan melalui kepribadian id, ego, dan superego tokoh Cantik, Aneu, Dewi Ayu, dan Alamanda.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis konstruksi kecantikan dalam karya sastra modern dengan pendekatan psikologi sastra lain, seperti psikoanalisis Jung atau psikologi sosial. Selain itu, penelitian bisa membandingkan konstruksi kecantikan antara tokoh perempuan dan laki-laki dalam novel Indonesia untuk melihat perbedaan perspektif gender. Terakhir, penelitian juga bisa mengkaji dampak konstruksi kecantikan dalam media massa terhadap persepsi masyarakat terhadap kecantikan secara umum, khususnya di era digital saat ini.

Read online
File size343.7 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test