UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian dan kepedulian masyarakat dalam melestarikan cerita rakyat yang diwariskan oleh nenek moyang khususnya dongeng Sunda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan unsur intrinsik yang meliputi: tema, alur, penokohan, latar, amanat, dan sudut pandang dongeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah kumpulan dongeng Sunda dari Jawa Barat yang terkenal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tema besar yang sama di mana dongeng-dongeng yang diteliti mengusung tema kehidupan. Alur pada setiap dongeng terbagi atas eksposisi, komplikasi dan resolusi (alur maju dan campuran). Penokohan meliputi tokoh, watak dan cara penyampaian watak. Sudut pandang yang disampaikan dari ke tiga dongeng tersebut sama yaitu, sudut pandang orang ketiga atau pengarang sebagai narator. Sebagian besar latar dongeng terjadi di sebuah desa, istana kerajaan dan hutan. Setiap dongeng mengandung amanat yang disampaikan baik secara eksplisit maupun implisit. Ketiga dongeng tersebut termasuk dalam kategori dongeng klasik.

Berdasarkan rumusan masalah yang ada dan analisis data mengenai analisis unsur intrinsik kumpulan dongeng daerah Sunda, disimpulkan secara umum bahwa hasil analisis ini menjadi relatif dan objektif sesuai dengan isi dongeng.Sementara setiap dongeng mempunyai tema yang hampir mirip yaitu mengenai pelajaran kehidupan akan tetapi pokok ceritanya berbeda, sehingga membuat hasil analisis antar dongeng tidak dapat disamakan.Setiap dongeng memuat alur yang sama yaitu eksposisi, komplikasi, dan resolusi.Penokohan dalam setiap dongeng mengandung tokoh, watak beserta cara penyampaian wataknya.Latar pada setiap dongeng juga terdiri atas latar tempat, waktu dan suasana.Amanat atau pesan pada kumpulan dongeng tersebut disampaikan secara beragam.Sudut pandang yang disampaikan dari ke tiga dongeng tersebut sama yaitu, sudut pandang orang ketiga atau pengarang sebagai narator.Bagi amanat yang disampaikan secara eksplisit hal tersebut bisa membantu meningkatkan pemahaman dan daya imajinasi karena akan dituntut untuk memahami pesan yang ingin disampaikan oleh pengarang kepada pembaca/pendengar.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak teknologi modern terhadap pelestarian dongeng Sunda, seperti mengkaji bagaimana media digital dapat menjadi alat untuk menyebarkan kisah tradisional ini kepada generasi muda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan antara dongeng Sunda dengan cerita rakyat dari daerah lain di Indonesia, terutama dalam hal struktur naratif dan pesan moralnya. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan studi tentang penerapan dongeng Sunda dalam pendidikan karakter anak, misalnya dengan menciptakan program pembelajaran interaktif berbasis cerita rakyat yang menekankan nilai-nilai kehidupan dan etika.

Read online
File size257.62 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test