JOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWAJOURNALFKIPUNIVERSITASBOSOWA

EMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAREMBRIO PENDIDIKAN: JURNAL PENDIDIKAN DASAR

Pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak di tengah krisis moral yang melanda generasi muda. Pembelajaran Akidah Akhlak memiliki posisi strategis karena secara langsung membentuk keimanan dan akhlak peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan pendidikan karakter melalui materi akhlak dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari penelusuran basis data Google Scholar, DOAJ, dan Portal Garuda (2015-2026) dengan kata kunci terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa materi akhlak dalam pembelajaran Akidah Akhlak mencakup empat dimensi: (1) akhlak kepada Allah Swt. (iman, takwa, syukur, tawakal); (2) akhlak kepada diri sendiri (menjaga kesehatan, mengendalikan hawa nafsu, menghindari penyakit hati); (3) akhlak kepada sesama manusia (jujur, toleransi, tolong-menolong, hormat); (4) akhlak kepada lingkungan (menjaga kebersihan, melestarikan alam). Penguatan karakter melalui keempat dimensi ini dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan perilaku baik, refleksi nilai, dan integrasi dalam pembelajaran. Kebaruan artikel ini terletak pada pemetaan sistematis keempat materi akhlak dan kaitannya dengan tiga pilar pendidikan karakter (moral knowing, moral feeling, moral action). Implikasi praktisnya, guru Akidah Akhlak perlu menginternalisasi keempat dimensi akhlak secara terintegrasi dalam pembelajaran.

Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter dalam pembelajaran Akidah Akhlak memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter melalui materi akhlak mencakup empat dimensi utama, yaitu.yang membentuk karakter religius melalui nilai iman, takwa, syukur, dan tawakal.(2) akhlak kepada diri sendiri yang mengembangkan kemandirian, disiplin, dan pengendalian diri.(3) akhlak kepada sesama manusia yang menumbuhkan kejujuran, toleransi, empati, dan kepedulian sosial.serta (4) akhlak kepada lingkungan yang membangun kesadaran dan tanggung jawab ekologis.Keempat dimensi tersebut selaras dengan konsep pendidikan karakter Lickona yang mencakup moral knowing, moral feeling, dan moral action.Secara praktis, guru Akidah Akhlak perlu mengintegrasikan keempat dimensi akhlak secara holistik dalam proses pembelajaran, didukung oleh budaya madrasah yang kondusif melalui keteladanan dan pembiasaan.Selain itu, kolaborasi antara madrasah dan keluarga menjadi faktor penting untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah utama. Pertama, pengembangan program pelatihan guru untuk meningkatkan kompetensi dalam mengintegrasikan keempat dimensi akhlak secara kontekstual dalam pembelajaran. Kedua, eksplorasi penggunaan teknologi digital seperti media interaktif dan platform pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam refleksi moral dan praktik akhlak. Ketiga, studi kolaboratif antara madrasah, keluarga, dan komunitas lokal untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang konsisten dalam menanamkan nilai-nilai akhlak. Dengan pendekatan ini, diharapkan pembelajaran Akidah Akhlak menjadi lebih efektif dalam membentuk karakter peserta didik yang holistik dan relevan dengan tantangan abad ke-21.

  1. The Ability of Islamic Cultural History Teachers in Managing the Classroom: A Review of Preventive and... jayapanguspress.penerbit.org/index.php/kamaya/article/view/4062The Ability of Islamic Cultural History Teachers in Managing the Classroom A Review of Preventive and jayapanguspress penerbit index php kamaya article view 4062
  2. Pendampingan Praktik Pengamalan Ibadah (PPI) Keterampilan Hitung Waris Melalui Aplikasi pada Mahasiswa... doi.org/10.59837/82yvjm30Pendampingan Praktik Pengamalan Ibadah PPI Keterampilan Hitung Waris Melalui Aplikasi pada Mahasiswa doi 10 59837 82yvjm30
  3. Religious Character Formation Through Islamic Education Learning in Elementary Schools: Evidence from... doi.org/10.52366/edusoshum.v6i2.427Religious Character Formation Through Islamic Education Learning in Elementary Schools Evidence from doi 10 52366 edusoshum v6i2 427
  4. Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada... ejournal.amirulbangunbangsapublishing.com/index.php/jpnmb/article/view/806Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Higher Order Thinking Skills HOTS pada ejournal amirulbangunbangsapublishing index php jpnmb article view 806
Read online
File size179.22 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

Useful /

ads-block-test