STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penggunaan deiksis dalam film Mulan dengan pendekatan pragmatik. Deiksis adalah fenomena linguistik di mana makna suatu ungkapan bergantung pada konteks komunikatifnya. Dalam konteks film, deiksis dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman karakter, hubungan interpersonal, dan dinamika cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis pragmatik, dengan fokus pada pengidentifikasian tipe deiksis yang muncul dalam dialog, visual, dan penggunaan ruang dalam adegan tertentu. Penelitian ini juga melibatkan analisis wacana untuk mengeksplorasi bagaimana deiksis berkontribusi pada konstruksi makna dan hubungan antar karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deiksis dalam film Mulan digunakan secara cermat untuk memperkuat dimensi karakter, menciptakan keintiman antar karakter, dan membangun ketegangan dramatis. Selain itu, terdapat perbedaan dalam penggunaan deiksis antara adegan yang melibatkan interaksi interpersonal dan adegan pertempuran, mencerminkan peran deiksis dalam membentuk dinamika naratif. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang peran deiksis dalam film sebagai alat penting dalam menyampaikan makna dan merancang pengalaman penonton. Implikasi praktis penelitian ini mencakup pemahaman yang lebih baik tentang cara membuat film menggunakan deiksis untuk mencapai efek tertentu dan potensi pengembangan metode analisis pragmatik dalam konteks filmologi.

Deiksis dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membangun karakter, menciptakan suasana, menyampaikan pesan, dan menciptakan efek dramatis.Dalam film Mulan, deiksis digunakan secara luas untuk berbagai tujuan tersebut.Deiksis persona digunakan untuk membangun karakter Mulan sebagai sosok yang pemberani, tangguh, dan loyal.Deiksis tempat digunakan untuk menciptakan suasana latar tempat yang realistis dan dramatis.Deiksis waktu digunakan untuk membangun alur cerita yang menarik.Deiksis wacana digunakan untuk menghubungkan antar adegan, membangun alur cerita, dan menciptakan efek dramatis.Studi ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana deiksis digunakan dalam film Mulan untuk membentuk makna dan mempengaruhi interpretasi penonton.Hasil analisis dapat memberikan kontribusi pada pemahaman linguistik dan pragmatik dalam konteks film, sekaligus memperkaya pemahaman terhadap elemen budaya yang disajikan dalam film tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran deiksis dalam membangun karakter dan dinamika hubungan antar karakter dalam film Mulan. Selain itu, dapat juga dieksplorasi bagaimana deiksis digunakan untuk menciptakan efek dramatis dan bagaimana deiksis mempengaruhi interpretasi penonton terhadap cerita dan pesan yang disampaikan dalam film. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami penggunaan deiksis dalam film dan implikasinya dalam komunikasi dan pengalaman menonton.

  1. Pragmatica - Lucius Accius - Oxford Scholarly Editions. pragmatica lucius accius oxford scholarly editions... doi.org/10.1093/oseo/instance.00076667Pragmatica Lucius Accius Oxford Scholarly Editions pragmatica lucius accius oxford scholarly editions doi 10 1093 oseo instance 00076667
  2. PIRAMIDA DEIKSIS PEREMPUAN MINANGKABAU | Yazan | Kafa`ah: Journal of Gender Studies. piramida deiksis... doi.org/10.15548/jk.v1i2.74PIRAMIDA DEIKSIS PEREMPUAN MINANGKABAU Yazan Kafa ah Journal of Gender Studies piramida deiksis doi 10 15548 jk v1i2 74
Read online
File size327.39 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test