UMKUNINGANUMKUNINGAN

Just a moment...Just a moment...

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penghormatan kepada leluhur dan sebagai bentuk rasa syukur atas segala berkah yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa tradisi ngubur bali di desa Cikalong, Kecamatan Pajawan Kidul, Kabupaten Kuningan, merupakan upacara adat yang memiliki makna spiritual mendalam bagi masyarakat setempat. Proses upacara ini melibatkan berbagai ritual, mulai dari persiapan sesajen hingga pemakaman dengan penuh doa dan harapan agar bayi mendapatkan kedamaian. Selain sebagai ritual keagamaan, Ngubur Bali juga berfungsi sebagai pengikat sosial yang mempererat tali persaudaraan antarwarga desa. Dalam pelaksanaannya, ini memperlihatkan kebersamaan masyarakat dalam tradisi menghadapi kehilangan dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya sebagai pemakaman fisik, tetapi juga sebagai sarana spiritual dan sosial yang memperkuat identitas budaya masyarakat Desa Cikalong.

Tradisi Ngubur Bali di Desa Cikalong bukan hanya sebuah ritual pemakaman, tetapi juga merupakan upaya untuk menjaga hubungan harmonis dengan leluhur dan dunia roh.Tradisi ini memiliki makna spiritual yang dalam dan berfungsi sebagai pengikat sosial yang mempererat kebersamaan antarwarga desa.Selain itu, tradisi ini juga memainkan peran penting dalam pelestarian budaya lokal, meskipun dihadapkan pada tantangan zaman yang terus berubah.Oleh karena itu, keberlanjutan tradisi ini sangat bergantung pada upaya masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, serta menjaga agar tradisi ini tetap relevan bagi generasi muda.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan zaman terhadap tradisi Ngubur Bali, khususnya bagaimana generasi muda memahami dan mempertahankannya. Selain itu, penelitian perlu membandingkan tradisi ini dengan ritual serupa di daerah lain untuk memahami perbedaan dan persamaan dalam pelestarian budaya. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan pendidikan budaya yang mengintegrasikan tradisi Ngubur Bali dalam kurikulum sekolah untuk memperkuat identitas budaya masyarakat.

Read online
File size331.24 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test