PENCERAHPENCERAH

Journal of Social and Policy IssuesJournal of Social and Policy Issues

Berbagai strategi dilakukan oleh Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo sebagai seorang politikus muda yang berpartisipasi dalam kontes pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Gowa dengan jalur independen, selalu dicela dengan berbagai isu, yaitu primordialisme, memiliki lawan yang tangguh, yaitu Raja Gowa dan sebagai seorang muda yang dianggap belum berpengalaman. Isu-isu ini memicu perdebatan, diskusi, dan perhatian publik pada tahap pemilihan bupati di Kabupaten Gowa pada tahun 2015. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan informan yang memiliki kapasitas dan kemampuan yang memadai. Alat penelitian menggunakan panduan wawancara, dan menggunakan aplikasi perekam dari telepon genggam. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, transkripsi data, seleksi data, analisis data, triangulasi, dan menarik kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo berhasil terpilih sebagai Bupati untuk periode 2016-2021 sebagai potret kesuksesan kaum muda. Namun, predikat primordialisme dapat hilang setelah Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo melakukan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi. Selain itu, untuk melawan Raja Gowa, Adnan Purichta Ichsan Limpo harus memilih wakil yang tepat, menggunakan isu pemuda untuk melegitimasi identitasnya, mengandalkan komunikator yang hebat, mengemas kampanye yang persuasif, berkampanye dalam bentuk dhikr dan doa, mengandalkan loyalitas relawan, dan menyebarkan informasi melalui media online dan offline untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya.

Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo telah membuktikan dirinya sebagai seorang pemuda yang taat pada prinsip kemampuan, komitmen, dan konsistensi yang digunakan sebagai pedoman dalam semua aspek kehidupannya.Dengan adanya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, dapat menghambat Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati di Kabupaten Gowa pada tahun 2015 karena memiliki konflik kepentingan atau merupakan kerabat darah atau anak biologis dari Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo.Dengan adanya konstitusi yang menghambat, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo harus melakukan Judicial Review di Mahkamah Konstitusi dan berhasil mengubah pasal 7 huruf r karena bertentangan dengan pasal 28 j ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945.Karena jika huruf 7 r masih digunakan, akan selalu menghambat kelompok atau orang tertentu dari hak konstitusional mereka untuk dipilih.Selain itu, memilih Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio yang memiliki latar belakang birokrasi sebagai calon Wakil Bupati dapat meningkatkan elektabilitas dan popularitas mereka di semua waktu.Selama tahap kampanye, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dan Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio bergantian mengunjungi berbagai desa dan kecamatan dengan menawarkan program kampanye yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama melalui pendidikan dan peningkatan kualitas layanan kesehatan, telah menjadi daya tarik yang sangat besar untuk meningkatkan popularitas mereka.Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo juga melakukan imaging melalui media sebagai media yang dibangun untuk mencapai seluruh masyarakat, terutama masyarakat yang terbuka terhadap informasi berbasis berita di media sosial dan elektronik untuk meyakinkan dan membentuk persepsi dan opini publik.Tindakan ini dibantu oleh relawan untuk berkampanye bagi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dan Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio sebagai pasangan ideal yang mampu memimpin Kabupaten Gowa yang puncaknya ketika program dhikr dan doa dilaksanakan karena mampu menarik antusiasme publik, meningkatkan citra klan Yasin Limpo dan karisma Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo menjadi akar dari semua kejaran politik sehingga mereka memenangkan 151.373 suara (41,65%) yang memimpin pasangan calon menjadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk periode 2016-2021.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran untuk penelitian lanjutan:. . 1. Menganalisis lebih mendalam strategi politik yang digunakan oleh Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dalam memenangkan pemilihan bupati, termasuk strategi komunikasi dan kampanye yang efektif.. . 2. Meneliti pengaruh primordialisme dalam politik lokal di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gowa, dan bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat mengatasi isu ini.. . 3. Mempelajari peran relawan dalam kampanye politik, khususnya dalam konteks pemilihan bupati, dan bagaimana mereka dapat meningkatkan popularitas dan elektabilitas calon.. . 4. Mengkaji dampak penggunaan media sosial dan media online dalam kampanye politik, dan bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat memanfaatkan media ini untuk mencapai seluruh masyarakat.. . 5. Meneliti lebih lanjut tentang peran komunikator yang hebat dalam kampanye politik, dan bagaimana mereka dapat menciptakan jaringan kolaborasi dan kepercayaan tinggi dari publik.. . 6. Menganalisis strategi politik yang digunakan oleh kandidat lain dalam pemilihan bupati di Kabupaten Gowa, dan bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat dibandingkan dengan strategi mereka.. . 7. Meneliti dampak politikisasi agama dalam kampanye politik, khususnya dalam konteks dhikr dan doa yang dilakukan oleh Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo.. . 8. Mempelajari bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat diterapkan dalam pemilihan kepala daerah di daerah lain di Indonesia, dan apakah strategi ini dapat disesuaikan dengan konteks lokal yang berbeda.. . 9. Mengkaji peran partai politik dalam pemilihan bupati, dan bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat dibandingkan dengan strategi partai politik dalam mendukung calon mereka.. . 10. Meneliti lebih lanjut tentang dinamika politik lokal di Kabupaten Gowa, termasuk pengaruh klan Yasin Limpo dan Raja Gowa, dan bagaimana strategi Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dapat mengatasi dinamika ini.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang strategi politik yang digunakan oleh Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dalam memenangkan pemilihan bupati, serta pengaruhnya terhadap dinamika politik lokal di Kabupaten Gowa.

  1. Simulacra Politics: Digital Advertising for the 2024 Presidential Election on Social Media | Journal... doi.org/10.37899/journal-la-sociale.v5i2.1113Simulacra Politics Digital Advertising for the 2024 Presidential Election on Social Media Journal doi 10 37899 journal la sociale v5i2 1113
  2. Political Strategy of Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo in the 2015 Election of Regent and Deputy Regent... doi.org/10.58835/jspi.v5i1.435Political Strategy of Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo in the 2015 Election of Regent and Deputy Regent doi 10 58835 jspi v5i1 435
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... jstor.org/stable/587365?origin=crossrefClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site jstor stable 587365 origin crossref
Read online
File size231.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test