PENCERAHPENCERAH

Journal of Social and Policy IssuesJournal of Social and Policy Issues

Transformasi digital UMKM di Kabupaten Pangandaran menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan pemahaman teknologi, kendala akses pasar, dan keterbatasan finansial. Untuk mengatasi tantangan tersebut, perusahaan negara (BUMN) dan sektor swasta telah menginisiasi program pelatihan dan pembinaan untuk memperkuat UMKM berbasis digital. Namun, studi perbandingan tentang efektivitas inisiatif ini masih terbatas. Studi ini bertujuan (1) mengevaluasi dampak pelatihan dan pembinaan terhadap kinerja UMKM yang didukung BUMN, (2) mengevaluasi dampak program serupa pada UMKM yang dibantu sektor swasta, dan (3) menganalisis perbedaan efektivitasnya. Menggunakan metode deskriptif perbandingan dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menyurvei dua kelompok UMKM: yang didukung BUMN dan yang didukung perusahaan swasta. Hasil menunjukkan bahwa program pelatihan yang dilakukan BUMN secara signifikan meningkatkan kinerja UMKM, sementara pelatihan sektor swasta memiliki dampak positif tetapi tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, kegiatan pembinaan dari perusahaan swasta menunjukkan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan BUMN. Meskipun ada perbedaan antara kedua kelompok, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menyoroti kebutuhan untuk mengoptimalkan metode pelatihan dan pembinaan lintas sektor untuk memaksimalkan pemberdayaan UMKM. Penelitian masa depan sebaiknya mengeksplorasi faktor-faktor pengaruh tambahan dan mengintegrasikan pendekatan kualitatif untuk wawasan yang lebih dalam.

Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pembinaan yang diselenggarakan oleh BUMN dan sektor swasta memiliki dampak positif terhadap peningkatan kinerja UMKM di Kabupaten Pangandaran.Pelatihan BUMN menunjukkan pengaruh yang signifikan, sementara pelatihan sektor swasta memiliki dampak positif tetapi tidak signifikan secara statistik.Pembinaan dari sektor swasta menunjukkan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan BUMN.Meskipun terdapat perbedaan antara kedua kelompok, perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik.Hal ini menunjukkan kebutuhan untuk mengoptimalkan strategi pelatihan dan pembinaan lintas sektor untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pendekatan kualitatif untuk memahami pengalaman subjektif pelaku UMKM dalam proses transformasi digital. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor lain yang memengaruhi keberhasilan pelatihan dan pembinaan, seperti ketersediaan infrastruktur digital atau dukungan komunitas lokal. Terakhir, penelitian bisa membandingkan efektivitas program serupa di wilayah lain atau sektor usaha berbeda untuk menemukan pola umum yang dapat diterapkan secara nasional.

  1. Comparative Study of the Role of BUMN and the Private Sector in Empowering Digital-based MSMEs in Pangandaran... doi.org/10.58835/jspi.v5i1.398Comparative Study of the Role of BUMN and the Private Sector in Empowering Digital based MSMEs in Pangandaran doi 10 58835 jspi v5i1 398
Read online
File size247.42 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test