UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Kewirausahaan sosial merupakan fenomena yang sedang berkembang dan saat ini menarik perhatian publik karena potensinya dalam mengurangi permasalahan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Acara yang diselenggarakan oleh wirausaha sosial dapat memberikan peluang penting bagi lokasi penyelenggaraan untuk meningkatkan tujuan acara dan kebahagiaan peserta. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji manajemen acara dan kewirausahaan sosial dengan fokus pada hubungan, dimensi, serta fungsi kontekstual yang dimainkan masing-masing, dan (2) mengidentifikasi keterkaitan antara kewirausahaan sosial dan manajemen acara agar dapat digunakan dalam pengembangan teori di masa depan. Studi ini menggunakan VOSviewer untuk memvisualisasikan bagaimana manajemen acara dan kewirausahaan sosial dipahami dari berbagai penelitian sebelumnya melalui analisis bibliometrik. Temuan penelitian ini akan berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana manajemen acara dapat digunakan dalam kewirausahaan sosial untuk meningkatkan niat perilaku dan memperbaiki pengalaman acara. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar peneliti mengembangkan teori dan literatur baru mengenai manajemen acara agar diskusi dan penelitian pada topik ini dapat terus berkembang.

Manajemen acara terhubung erat dengan pengalaman acara, di mana konsumen berinteraksi dengan merek dan memberikan nilai.Acara memberdayakan peserta untuk terlibat aktif dengan realitas merek, sehingga perusahaan perlu menyediakan lingkungan yang merangsang terciptanya pengalaman.Niat dipengaruhi oleh implementasi, di mana citra acara memengaruhi kepuasan dan niat perilaku peserta.Penyelenggara acara harus memperhatikan analisis risiko saat perencanaan serta memantau kontribusi sponsor dan media selama pelaksanaan.

Pertama, perlu diteliti bagaimana elemen-elemen tertentu dari citra acara, seperti desain lokasi atau keterlibatan komunitas lokal, secara spesifik memengaruhi niat peserta untuk kembali dan merekomendasikan acara kewirausahaan sosial di wilayah tertentu. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran media sosial sebagai alat kohesif antara manajemen sponsor dan pengalaman peserta dalam acara sosial, termasuk bagaimana interaksi digital sebelum dan sesudah acara dapat memperkuat dampak jangka panjang. Ketiga, diperlukan penelitian mengenai bagaimana pelaku kewirausahaan sosial mengidentifikasi peluang acara yang relevan secara lokal dan mengimplementasikannya dengan mempertimbangkan aspek budaya serta risiko sosial yang unik, sehingga dapat menghasilkan nilai sosial yang lebih berkelanjutan. Kombinasi dari ketiga hal ini dapat memberikan kerangka baru untuk merancang acara yang tidak hanya menarik secara komersial tetapi juga berdampak nyata terhadap masyarakat. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan studi lapangan mendalam di berbagai konteks daerah untuk memahami dinamika mikro yang memengaruhi keberhasilan acara. Dengan demikian, temuan bisa dijadikan dasar pengembangan model manajemen acara berbasis komunitas yang responsif dan inklusif. Fokus pada pengalaman peserta, integrasi media digital, dan kontekstualisasi lokal akan memperkaya konsep manajemen acara dalam ranah sosial. Studi ini juga perlu mengukur dampak laba sosial secara kuantitatif dan kualitatif. Hasilnya dapat membantu lembaga dan pelaku sosial merancang strategi yang lebih efektif. Pendekatan multidimensi seperti ini akan memperdalam pemahaman akademik sekaligus memberikan nilai praktis yang nyata.

Read online
File size363.71 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test