PENCERAHPENCERAH

Journal of Social and Policy IssuesJournal of Social and Policy Issues

Akun Instagram @Travelxism berfokus pada perjalanan dan eksplorasi destinasi wisata, bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan manajemen media sosial yang berfokus pada pariwisata berkelanjutan melalui aktivitas Voluntrip. Akun ini bertujuan untuk membuat pengikutnya lebih sadar terhadap pariwisata berkelanjutan dan mendorong tindakan yang mendukung prinsip pariwisata berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana penggunaan akun Instagram Travelxism dalam aktivitas Voluntrip dan strategi yang digunakan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan data sekunder melalui tinjauan literatur, tinjauan umum tentang strategi komunikasi pemasaran melalui akun Instagram TRAVELXISM. Dengan menggunakan analisis model teori AISAS, pendekatan yang efektif dapat diambil terhadap audiens target dengan mempertimbangkan perubahan perilaku yang terjadi di berbagai platform digital, seperti media sosial menggunakan alat VOSViewer untuk melihat dan memetakan beberapa tema dalam analisis data ini serta menggunakan NVivo 12 plus, yang memetakan masalah yang diteliti oleh studi sebelumnya berdasarkan masalah keseluruhan naskah. Kesimpulan yang menjadi referensi peneliti terhadap teori yang diajukan oleh Heillbronn, yaitu berkelanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosio-budaya, dapat disimpulkan bahwa akun @travelxism melakukan aktivisme digital melalui aktivitas Voluntrip dengan mengambil beberapa langkah strategis.

Akun Instagram @travelxism melakukan aktivisme digital melalui aktivitas Voluntrip dengan tiga langkah strategis.membangun akun media sosial ramah lingkungan, menerapkan konsep keberlanjutan melalui aksi visual dan budaya lokal, serta mengoptimalkan aksi yang dianggap tepat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten yang diunggah memiliki dampak ekonomi (60% like, 80% share), sosio-budaya (21% like, 13% share), dan lingkungan (18% like, 9% share).Namun, diperlukan kreativitas lebih lanjut agar konten menjadi viral dan meningkatkan kunjungan wisata serta dampak positif pada ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak konten visual terhadap kesadaran pariwisata berkelanjutan di media sosial. Selain itu, perlu mengeksplorasi efektivitas model AISAS di platform media sosial lain seperti TikTok atau YouTube. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengukur dampak jangka panjang dari kampanye digital aktivisme terhadap perilaku pengguna media sosial.

  1. Analisis Kinerja Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bengkulu Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Laguna... doi.org/10.47134/rapik.v2i2.31Analisis Kinerja Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bengkulu Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Laguna doi 10 47134 rapik v2i2 31
  2. ANALISIS PENGARUH MODEL AISAS (ATTENTION, INTEREST, SEARCH, ACTION & SHARE) TERHADAP TINGKAT LITERASI... doi.org/10.36908/isbank.v5i2.114ANALISIS PENGARUH MODEL AISAS ATTENTION INTEREST SEARCH ACTION SHARE TERHADAP TINGKAT LITERASI doi 10 36908 isbank v5i2 114
  3. Digital activism for sustainable tourism: Management of social media Instagram @travelxism through voluntrip... seminar.uad.ac.id/index.php/SYLECTION/article/view/14038Digital activism for sustainable tourism Management of social media Instagram travelxism through voluntrip seminar uad ac index php SYLECTION article view 14038
Read online
File size278.6 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test