PPLPPL

Abdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAbdi Wisata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Wisata sepeda sejalan dalam mendukung konsep pariwisata berkelanjutan. Sepeda sebagai bagian dari sistem transportasi merupakan komponen utama dalam mendorong kegiatan pariwisata berkelanjutan yang ramah terhadap lingkungan, berdampak positif untuk ekonomi, dan sosial budaya. Persoalan mendasar yang muncul adalah transportasi massal belum sepenuhnya terintegrasi dengan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi moda transportasi di sekitar Semarang Raya dan rute tematik wisata sepeda yang menarik untuk dikembangkan dalam wisata warisan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian transportasi massal belum menunjukkan bahwa moda terintegrasi dengan baik. Jalur kereta api sebagai moda transportasi massal di sekitar Semarang Raya perlu diaktifkan kembali untuk mendukung wisata warisan budaya. Pengaktifan kembali jalur lama di sekitar Semarang Raya akan mendorong penggunaan rute tematik wisata sepeda lebih optimal dalam pengembangan wisata warisan budaya yang berdampak pada pelestarian dan pengalaman wisatawan.

Kondisi jaringan moda transportasi terintegrasi di sekitar Kota Semarang belum optimal, dengan beberapa jalur kereta api tidak aktif yang perlu diaktifkan kembali untuk mendukung pariwisata warisan budaya berkelanjutan dan pengembangan kawasan mega‑urban Semarang Kedungsepur.Pengaktifan jalur kereta api akan meningkatkan aksesibilitas rute tematik wisata sepeda, memungkinkan paket wisata yang menarik serta memfasilitasi kemitraan dengan penyedia layanan amenitas dan pariwisata.Dukungan aksesibilitas dan promosi yang kuat diperlukan agar wisatawan, baik domestik maupun internasional, dapat dengan mudah mengakses destinasi warisan budaya melalui rute sepeda tematik.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif dampak pengaktifan kembali jalur kereta api terhadap peningkatan jumlah wisatawan sepeda serta kontribusinya terhadap ekonomi lokal, sehingga menjawab pertanyaan: bagaimana reaktivasi jalur kereta mempengaruhi pola kunjungan wisatawan sepeda di kawasan Semarang Raya? Selanjutnya, diperlukan studi perancangan model transportasi multimodal terintegrasi yang menggabungkan kereta api, bus, dan layanan sepeda bersama untuk mengoptimalkan aksesibilitas ke situs warisan budaya, dengan fokus pada identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan integrasi tersebut. Terakhir, penelitian harus meneliti secara mendalam dampak sosial‑ekonomi dari rute wisata sepeda tematik terhadap komunitas setempat, termasuk perubahan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan persepsi masyarakat terhadap pelestarian budaya, guna memberikan rekomendasi kebijakan yang berkelanjutan.

Read online
File size540.64 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test