STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang sering terjadi pada lansia, ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kemampuan fungsional. Kehilangan massa otot terjadi secara bertahap sejak usia 30 tahun dan meningkat tajam setelah usia 65 tahun, memicu risiko disabilitas, penyakit kardiovaskular, hingga mortalitas. Deteksi dini sarkopenia melalui pengukuran kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) dianggap metode efektif dan praktis karena bersifat non-invasif dan mudah dilakukan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada populasi dewasa di Cengkareng guna mendeteksi potensi sarkopenia dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kekuatan otot.

Penurunan massa dan kekuatan otot sudah dimulai sejak usia produktif akibat gaya hidup sedentari dan kurangnya aktivitas fisik.Kegiatan skrining menggunakan pengukuran KGT terbukti menjadi metode yang sederhana, praktis, dan efektif dalam mendeteksi risiko sarkopenia secara dini.Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fungsi otot dan kesehatan fisik melalui pemeriksaan berkala.Oleh karena itu, skrining KGT sebaiknya menjadi bagian dari pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya bagi populasi usia produktif, untuk mencegah penurunan fungsi muskuloskeletal yang progresif di usia lanjut.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan program skrining kekuatan genggaman tangan yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai wilayah, terutama di daerah perkotaan dengan populasi usia produktif yang tinggi. Program ini dapat dilakukan secara rutin dan terintegrasi dengan layanan kesehatan primer, seperti puskesmas atau klinik kesehatan masyarakat. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kekuatan otot dan gaya hidup aktif sejak usia muda. Edukasi ini dapat disampaikan melalui kampanye kesehatan, seminar, atau media sosial yang menarik dan interaktif. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode skrining yang lebih akurat dan terstandarisasi, serta mengeksplorasi intervensi yang efektif untuk mencegah dan menangani sarkopenia pada populasi usia produktif.

Read online
File size479.62 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test