USKUSK

Buletin Pengabdian Bulletin of Community ServicesBuletin Pengabdian Bulletin of Community Services

Asuhan kesehatan gigi dan mulut keluarga merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas kesehatan seseorang melalui peningkatan kesehatan gigi. Asuhan keperawatan gigi keluarga dengan strategi jemput bola memberikan motivasi kemauan atau kehendak untuk melakukan kegiatan ke arah positif. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk pemberdayaan kemandirian keluarga melalui inovasi asuhan keperawatan gigi dalam meningkatkan status kebersihan gigi di Kota Banda Aceh. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Sasaran pengabdian ini adalah 30 anak dan ibunya. Analisis data menggunakan analisis univariat. Intervensi yang diberikan berupa penyuluhan berbasis masalah, mengukur perilaku ibu dan status kebersihan gigi anak dan demontrasi cara menyikat gigi. Hasil pengabdian masyarakat ini memperlihatkan bahwa ada peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu (pre-test, post test I, post test II) dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan penerapan asuhan keperawatan gigi. Kesimpulannya adalah terdapat perubahan ke arah yang lebih baik status kebersihan gigi dan mulut anak dengan penerapan asuhan keperawatan gigi dari pre test, post-test I dan post-test II. Direkomendasikan kepada Puskesmas membuat program UKGM menggunakan pola asuhan keperawatan gigi dengan layanan kunjungan rumah dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut keluarga.

Ada peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu (pre-test, post test I, post test II) dari 86,6% kategori cukup menjadi 100% kategori baik dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan pemberdayaan kemandirian keluarga melalui inovasi asuhan keperawatan gigi dalam meningkatkan status kebersihan gigi di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh.Adanya perubahan ke arah yang lebih baik status kebersihan gigi dan mulut anak (pre-test, post-test I dan post-test II) dari 53,3% kategori sangat buruk menjadi 83,3% kategori baik.Implikasi dari kegiatan ini, orang tua dapat memberikan motivasi untuk memulai menciptakan kebiasaan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak sehingga tercapainya perubahan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut secara mandiri.

Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat fokus pada (1) analisis dampak jangka panjang asuhan keperawatan gigi berbasis kunjungan rumah terhadap kesehatan gigi anak di daerah dengan akses layanan terbatas; (2) evaluasi peran pendidikan orang tua dalam mempertahankan kebiasaan higiene gigi setelah program selesai; (3) perbandingan efektivitas strategi jemput bola dengan metode pengabdian masyarakat konvensional dalam meningkatkan kesadaran kesehatan gigi masyarakat.

Read online
File size598.82 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test