ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum Islam dan mendampingi pendaftaran sertifikasi halal digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan. Program dilaksanakan dengan melibatkan 40 pelaku usaha makanan dan minuman dari Makassar, Gowa, dan Maros melalui kolaborasi internasional antara Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Makassar, Yala Rajabhat University Thailand, dan Pusat Kajian dan Advokasi Halal Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran aksi partisipatif (Participatory Action Learning) yang dikombinasikan dengan pendampingan klinis secara langsung melalui tahapan pelatihan literasi, penyusunan manual Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), dan klinik pendaftaran portal digital SIHALAL BPJPH. Evaluasi dilakukan menggunakan desain tes awal dan tes akhir satu kelompok (one-group pretest-posttest design). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata tingkat pemahaman literasi hukum dan SJPH dari 32,00% menjadi 85,75% dengan skor normalized gain (N-Gain) sebesar 0,79 (kategori tinggi). Selain itu, sebanyak 38 dari 40 pelaku usaha (95,0%) berhasil menyelesaikan pengajuan pendaftaran digital dan memperoleh Surat Tanda Terima Dokumen (STTD) resmi secara on-site. Simpulan kegiatan menegaskan bahwa penggabungan edukasi hukum Islam dan pendampingan teknis digital secara klinis efektif mengatasi keterbatasan literasi serta hambatan teknologi pelaku usaha kecil.

The collaborative initiative yielded multidimensional benefits extending beyond individual certification.For the academic institution, the program contributed directly to Higher Education Key Performance Indicators (IKU 2 and IKU 3) by engaging community faculty in international development (Haliq & Junaeny, 2024).Furthermore, the partnership with Yala Rajabhat University Thailand established a cross-border platform that positions South Sulawesi MSMEs for regional trade within the ASEAN halal corridor.By equipping local producers with both formal legal grounding and digital compliance tools, this institutional collaboration establishes a sustainable knowledge platform for resolving cross-border product exchange and halal market recognition within the broader ASEAN region.

Untuk memastikan keberlanjutan dan skalabilitas pencapaian ini, beberapa langkah strategis direkomendasikan. Pertama, institusi pendidikan tinggi lokal harus mendirikan klinik bantuan halal regional permanen bekerja sama dengan lembaga negara untuk memberikan bimbingan berkelanjutan bagi pengusaha mikro. Kedua, inisiatif pengabdian masyarakat di masa depan harus fokus melatih operator UMKM dalam pembukuan digital dan rantai pasokan tradisional yang terstandarisasi untuk mengatasi hambatan pelacakan. Akhirnya, kemitraan lintas batas universitas, seperti kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Makassar dan Yala Rajabhat University Thailand, harus diperluas untuk meningkatkan pengakuan pasar halal lintas batas di wilayah ASEAN yang lebih luas.

  1. DOI Name 10.3153 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 00z crossref desc 29z fisheries... doi.org/10.3153DOI Name 10 3153 Values doi name values index type timestamp data hs serv 00z crossref desc 29z fisheries doi 10 3153
Read online
File size500.28 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test