ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Abstrak. Tanaman obat dapat berupa tumbuhan herba atau bagian tertentu dari tanaman, seperti rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur. Di era digital saat ini, penyebaran informasi mengenai pemanfaatan obat herbal menjadi aspek penting dalam upaya edukasi publik. Pada masa industri 4.0, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi secara mandiri melalui situs web maupun platform pembelajaran daring. Namun, pemanfaatan tanaman herbal yang tumbuh di sekitar masih tergolong rendah. Rendahnya tingkat pemanfaatan ini disebabkan oleh minimnya pemahaman masyarakat mengenai tanaman yang berpotensi sebagai obat herbal dan kandungan bioaktif tanaman secara ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga Dusun Ciburuan, Desa Jingkang, Kabupaten Bandung mengenai tanaman herbal, khususnya rimpang jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas. Edukasi dilakukan melalui penyuluhan interaktif dan pembagian brosur. Metode kegiatan meliputi observasi awal, wawancara, serta penyebaran kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan peserta mengenai kandungan aktif dan aktivitas farmakologis tanaman herbal. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta belum memahami komponen bioaktif dalam rimpang herbal dan hanya mengenal manfaat tradisionalnya. Setelah penyuluhan, seluruh peserta mampu mengenali kandungan senyawa dan mekanisme kerja herbal sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiradang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis literasi dan visual mampu meningkatkan kesadaran dan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan obat herbal sebagai alternatif untuk menjaga kesehatan keluarga.

Edukasi berbasis literasi efektif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang khasiat rimpang herbal.Peningkatan pengetahuan mencapai 83% setelah penyuluhan interaktif dan distribusi brosur.Kesadaran masyarakat terhadap manfaat farmakologis tanaman herbal meningkat signifikan, termasuk pengenalan senyawa aktif seperti kurkumin dan gingerol.Edukasi visual dan interaktif menjadi metode yang efisien untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak edukasi berbasis literasi terhadap perilaku kesehatan masyarakat. Selain itu, penelitian perlu mengkaji potensi tanaman herbal lain selain jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas untuk pengembangan alternatif pengobatan tradisional. Terakhir, pengembangan metode digital seperti aplikasi edukasi atau platform interaktif dapat dikaji untuk memperluas akses dan efektivitas penyuluhan kesehatan masyarakat.

Read online
File size594.81 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test