UINSAIDUINSAID

Academica : Journal of Multidisciplinary StudiesAcademica : Journal of Multidisciplinary Studies

Industri Haji dan Umrah merupakan salah satu usaha yang sangat berkembang dan populer di tahun-tahun ini. Keputusan menteri agama Republik Indonesia nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020 keputusan tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui manajemen risiko yang dilakukan PT Amanu di era pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer dan sekunder untuk mempelajari keadaan dan situasi di pandemi covid-19 ini. Penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran kepada publik bahwa pentingnya manajemen risiko ditengah pandemi. Hasil riset ini menunjukkan PT Amanu dapat bertahan dari dampak kebijakan pembatalan haji dan umroh terhadap pemerintah dengan melakukan berbagai terobosan baru dan inovasi.

Manajemen Risiko yang diterapkan PT Amanu Zamzam Sakinah Solo diantaranya pertama, memasarkan oleh-oleh ibadah umroh yang dijual kepada para jamaah yang ingin membelinya.Kedua, adanya pembagian pengelolaan lahan dan memanfaatkan lahan untuk ditanam tumbuh-tumbuhan.Ketiga, terdapat uang cadangan untuk memberikan subsidi kepada perusahaan untuk masih bertahan di masa pandemi covid-19 ini.Keempat, menjual paket tour travel di Turki.PT Amanu Zamzam Sakinah Solo tetap eksis dan bertahan.Mereka juga tetap memberikan gaji pada karyawan.Keberhasilan saaat ini tidak lain karena mereka berhasil membuat terobosan-terobosan melalui berbagai inovasi yang dilakuakan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: Pertama, bagaimana pengaruh inovasi produk dan layanan terhadap loyalitas pelanggan pada biro perjalanan haji dan umroh di masa pandemi. Hal ini penting untuk memahami sejauh mana inovasi yang dilakukan dapat mempertahankan pelanggan dan meningkatkan daya saing. Kedua, penelitian tentang efektivitas strategi pemasaran digital dalam menjangkau calon jamaah haji dan umroh selama pembatasan perjalanan. Dengan perkembangan teknologi, pemahaman mendalam mengenai strategi pemasaran digital menjadi krusial. Ketiga, studi tentang dampak psikologis pembatalan ibadah haji dan umroh terhadap calon jamaah, serta bagaimana biro perjalanan dapat memberikan dukungan psikologis yang tepat. Penelitian ini dapat membantu dalam merancang program pendampingan yang lebih efektif untuk mengurangi dampak negatif dari pembatalan tersebut. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat saling mendukung dalam upaya memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi industri haji dan umroh di tengah pandemi.

  1. #kebijakan pemerintah#kebijakan pemerintah
  2. #manajemen risiko#manajemen risiko
Read online
File size508.61 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-2r4
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test