UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal LAPAGOJurnal LAPAGO

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) dalam pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Tolikara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 12 orang yang terdiri atas pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), operator OMSPAN, kepala kampung, dan bendahara kampung. Analisis dilakukan berdasarkan tujuh indikator efektivitas, yaitu akses, cakupan fungsi, frekuensi penggunaan, bias layanan, akuntabilitas, dan kesesuaian program dengan kebutuhan kampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OMSPAN efektif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi administrasi, serta ketepatan pelaporan Dana Desa. Sistem ini memudahkan proses monitoring dan pengawasan secara real time oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Namun, implementasi OMSPAN di tingkat kampung belum optimal karena masih terkendala keterbatasan jaringan internet, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, dan ketergantungan terhadap operator DPMK. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur kampung, penguatan informasi, serta pendampingan yang berkelanjutan agar pemanfaatan OMSPAN dapat berjalan lebih efektif dan mandiri.

Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) dalam pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Tolikara secara umum telah berjalan efektif.OMSPAN mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan pelaporan Dana Desa melalui sistem yang terintegrasi dan berbasis digital.Namun, implementasi di tingkat kampung masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, rendahnya kemampuan teknologi informasi aparatur kampung, serta masih tingginya ketergantungan terhadap operator DPMK dalam proses pelaporan dan penginputan data.Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas penggunaan OMSPAN diperlukan penguatan kapasitas aparatur kampung melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas infrastruktur teknologi informasi dan jaringan internet.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan fitur aplikasi OMSPAN yang mendukung penggunaan offline untuk wilayah dengan keterbatasan jaringan internet. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang model pelatihan berkelanjutan untuk aparatur kampung yang menggabungkan pendidikan teknologi informasi dengan prinsip akuntabilitas keuangan desa. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyedia layanan teknologi untuk menciptakan sistem pendampingan lokal yang berbasis komunitas.

  1. Implementasi Core Tax Administration System (Coretax) dalam pelaporan pajak: Analisis Technology Acceptance... doi.org/10.54957/akuntansiku.v4i4.1644Implementasi Core Tax Administration System Coretax dalam pelaporan pajak Analisis Technology Acceptance doi 10 54957 akuntansiku v4i4 1644
  2. Implementasi Metode Ward & Peppard dalam Perancangan Blueprint Smart Village Sudagaran | Kusumawardani... doi.org/10.21456/vol14iss2pp123-130Implementasi Metode Ward Peppard dalam Perancangan Blueprint Smart Village Sudagaran Kusumawardani doi 10 21456 vol14iss2pp123 130
  3. EVALUATION OF LOCAL PUBLIC SERVICE AGENCY FINANCIAL MANAGEMENT PATTERN (PPK-BLUD) IMPLEMENTATION AT PUSKESMAS... doi.org/10.29040/ijebar.v8i3.14134EVALUATION OF LOCAL PUBLIC SERVICE AGENCY FINANCIAL MANAGEMENT PATTERN PPK BLUD IMPLEMENTATION AT PUSKESMAS doi 10 29040 ijebar v8i3 14134
  4. HUMAN RESOURCE CAPACITY IN STRENGTHENING VILLAGE FUND GOVERNANCE AT THE GRASSROOTS LEVEL IN BONE BOLANGO... ejournal.ipdn.ac.id/JMSDA/article/view/5747HUMAN RESOURCE CAPACITY IN STRENGTHENING VILLAGE FUND GOVERNANCE AT THE GRASSROOTS LEVEL IN BONE BOLANGO ejournal ipdn ac JMSDA article view 5747
Read online
File size186.26 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test