STTSSTTS
INSYST: Journal of Intelligent System and ComputationINSYST: Journal of Intelligent System and ComputationJeruk (Citrus sp.) adalah salah satu komoditas pertanian yang paling melimpah di Indonesia. Salah satu jeruk lokal yang populer adalah Jeruk Tangerin Batu 55. Panen jeruk tangerin dimulai 252 hari setelah bunga mekar. Secara konvensional, tingkat kematangan ditentukan dengan mengamati warna, bentuk, dan kekerasan. Hasil pengelompokan manual cenderung subjektif dan kurang akurat. Pengujian destruktif dapat dilakukan dan memberikan hasil objektif; namun, memerlukan sampel dan merusak buah. Visi komputer dapat digunakan untuk mengevaluasi tingkat kematangan buah secara non-destruktif. Visi komputer dual mode refleksi-fluoresensi dapat meningkatkan akurasi prediksi. Studi ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi dan memprediksi karakteristik fisika-kimia Jeruk Tangerin Batu 55. Pengujian destruktif masih dilakukan untuk menentukan nilai TPT, tingkat keasaman, dan kekerasan buah. Pengujian non-destruktif dilakukan untuk mendapatkan gambar refleksi dan fluoresensi. Setelah mendapatkan data destruktif dan non-destruktif, kami akan mengintegrasikannya ke dalam model klasifikasi dan prediksi. Metode pembelajaran mesin untuk klasifikasi kematangan menggunakan tiga model, yaitu KNN, SVM, dan Random Forest. Hasil terbaik pada data refleksi (RGB) model SVM menghasilkan akurasi 1 untuk data pelatihan dan 0.97 untuk data pengujian. Metode prediksi parameter kematangan menggunakan metode PLS. Hasil terbaik untuk parameter R2 rasio Brix/Acidity adalah 0.81 dan RMSE 3.4.
Sebuah model pembelajaran mesin telah dikembangkan menggunakan dataset gambar refleksi-fluoresensi untuk mengklasifikasikan tiga tingkat kematangan buah Jeruk Tangerin Batu 55, menggunakan tiga model.Model SVM yang menggunakan data refleksi (RGB) menghasilkan hasil yang paling menguntungkan, mencapai akurasi pelatihan 100% dan akurasi pengujian 97%.Untuk prediksi kematangan buah Jeruk Tangerin Batu 55 menggunakan metode PLS, rasio Brix/Acidity muncul sebagai parameter yang signifikan dibandingkan yang lain.Secara khusus, set fitur yang digabungkan menghasilkan akurasi prediksi tertinggi, dengan nilai R2 sebesar 0.
Berdasarkan studi ini, penelitian lanjutan dapat mengembangkan model pembelajaran mesin berbasis deep learning untuk meningkatkan akurasi prediksi kematangan jeruk. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknik visi komputer pada varietas jeruk lain atau kondisi lingkungan yang berbeda. Selanjutnya, penggunaan sensor tambahan atau teknik fusi data untuk memperkaya parameter prediksi juga menjadi arah penelitian yang layak dikembangkan. Penelitian ini juga dapat diperluas untuk mengevaluasi dampak metode non-destruktif pada kualitas buah secara keseluruhan. Studi lanjutan juga dapat menggabungkan data dari berbagai sumber, seperti data iklim atau kondisi penyimpanan, untuk meningkatkan keandalan model. Selain itu, penelitian dapat mengevaluasi efisiensi dan skalabilitas sistem prediksi dalam skenario industri pertanian nyata. Penelitian ini juga membuka peluang untuk mengembangkan alat deteksi kematangan yang dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen pasca panen. Dengan mengoptimalkan model dan menggabungkan data multidimensi, penelitian lanjutan dapat memperkuat aplikasi teknologi non-destruktif dalam industri pertanian. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi perbandingan antara metode non-destruktif dan destruktif dalam konteks ekonomi dan keberlanjutan.
- 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... hrpub.org/journals/article_info.php?aid=124510 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board hrpub journals article info php aid 12451
- Prediction of Physico-Chemical Characteristics in Batu Tangerine 55 Based on Reflectance-Fluorescence... doi.org/10.52985/insyst.v6i1.363Prediction of Physico Chemical Characteristics in Batu Tangerine 55 Based on Reflectance Fluorescence doi 10 52985 insyst v6i1 363
| File size | 519.08 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVPGRI PALEMBANGUNIVPGRI PALEMBANG Data dianalisis menggunakan Uji Normalistik data, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:(1) Setelah dilakukanData dianalisis menggunakan Uji Normalistik data, Uji Homogenitas, Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa:(1) Setelah dilakukan
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan model pembelajaran Problem BasedBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Pair Share dan model pembelajaran Problem Based
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan, ANCOVA, dan N‑Gain melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperolehData dianalisis menggunakan uji t berpasangan, ANCOVA, dan N‑Gain melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh
IAIYASNIBUNGOIAIYASNIBUNGO Film ini tidak hanya sebagai bentuk karya seni, namun sebagai mendia edukasi untuk memperkuat kesadaran pentingnya peran perempuan dalam ranah keagamaan.Film ini tidak hanya sebagai bentuk karya seni, namun sebagai mendia edukasi untuk memperkuat kesadaran pentingnya peran perempuan dalam ranah keagamaan.
STTSSTTS Hal ini dapat menyebabkan kesalahan diagnosis ketika dilakukan secara visual oleh ahli dermatologi. Selain itu, pemeriksaan lebih lanjut, seperti biopsi,Hal ini dapat menyebabkan kesalahan diagnosis ketika dilakukan secara visual oleh ahli dermatologi. Selain itu, pemeriksaan lebih lanjut, seperti biopsi,
ICJAMBIICJAMBI Studi ini telah mencapai tahap penyebaran, yaitu distribusi kepada MGMP guru mata pelajaran IPS di Kabupaten Pamekasan dan dilaksanakan di Mts As‑SalafiyahStudi ini telah mencapai tahap penyebaran, yaitu distribusi kepada MGMP guru mata pelajaran IPS di Kabupaten Pamekasan dan dilaksanakan di Mts As‑Salafiyah
STTSSTTS Untuk mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses ini, penulis menggunakan algoritma HHO. HHO terinspirasi dari perilaku Harris Hawk yang dikenal karenaUntuk mengotomatisasi dan mengoptimalkan proses ini, penulis menggunakan algoritma HHO. HHO terinspirasi dari perilaku Harris Hawk yang dikenal karena
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Uji hipotesis menunjukkan nilai t‑hitung 1,099 melebihi nilai t‑tabel 0,690 pada α = 0,05, sehingga ditolak hipotesis nol dan diterima hipotesisUji hipotesis menunjukkan nilai t‑hitung 1,099 melebihi nilai t‑tabel 0,690 pada α = 0,05, sehingga ditolak hipotesis nol dan diterima hipotesis
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahapan grounded theory yang meliputiData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui tahapan grounded theory yang meliputi
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Keberhasilan implementasi model ini juga didukung oleh penggunaan media pembelajaran visual dan audio, serta integrasi unsur kearifan lokal yang membuatKeberhasilan implementasi model ini juga didukung oleh penggunaan media pembelajaran visual dan audio, serta integrasi unsur kearifan lokal yang membuat
USDUSD Mengambil dari karya seminal De Beauvoir, The Second Sex, yang mengkritik marginalisasi historis wanita sebagai Yang Lain dalam masyarakat patriarki. AnalisisMengambil dari karya seminal De Beauvoir, The Second Sex, yang mengkritik marginalisasi historis wanita sebagai Yang Lain dalam masyarakat patriarki. Analisis
USDUSD Oleh karena itu, disarankan bahwa kelas bahasa menyediakan lebih banyak peluang serupa yang relevan dengan kemampuan peserta didik. Pengalaman belajarOleh karena itu, disarankan bahwa kelas bahasa menyediakan lebih banyak peluang serupa yang relevan dengan kemampuan peserta didik. Pengalaman belajar