LSAMA ACEHLSAMA ACEH

Kalam: Jurnal Agama dan Sosial HumanioraKalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan media sosial secara terbuka di kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa, yang dalam beberapa kasus disalahgunakan, seperti untuk perjudian online, keterlibatan jaringan narkoba, dan aktivitas bermain gim yang dinilai kurang mendukung perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis orientasi penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa UIN Ar-Raniry dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran angket secara daring (Google Form), diskusi kelompok terfokus (FGD), dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden telah menggunakan media sosial untuk berbagai tujuan, terutama dalam penguatan kapasitas akademik. Secara umum, orientasi penggunaan media sosial mahasiswa cenderung positif, terutama dalam memperkuat keilmuan dan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Namun, masih ditemukan penggunaan media sosial untuk aktivitas non-produktif seperti bermain gim tanpa memperhatikan efisiensi waktu. Pembukaan akses situs terlarang hingga berakhirnya penelitian ini tidak ditemukan.

Kehadiran media sosial dan media massa telah berperan memberikan banyak kemudahan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri dan pengetahuannya.Fakta saat ini menunjukkan bahwa semua mahasiswa telah memanfaatkan media, baik untuk kepentingan belajar, meningkatkan keterampilan, membangun jejaring, dan juga untuk mencari hiburan, bahkan media juga berperan besar dalam membentuk jati diri mahasiswa.Dalam perspektif teori agenda setting dijelaskan bahwa media berperan besar dalam membentuk jati diri dan perilaku seseorang, termasuk perilaku mahasiswa.Proses pembentukan perilaku mahasiswa ikut juga dipengaruhi oleh arah dan orientasi pemanfaatan media oleh mahasiswa itu sendiri.Jika media sosial itu dimanfaatkan untuk sesuatu yang positif maka akan menghasilkan energi yang positif.Sebaliknya, jika media itu digunakan untuk sesuatu yang negatif, maka akan membentuk perilaku-perilaku menyimpang di kalangan mahasiswa itu sendiri.Semakin sering informasi yang ditampilkan di media, maka semakin besar pula peluang untuk mempengaruhi opini masyarakat mengenai pemberitaan itu.Begitu pula semakin sering mahasiswa mengakses informasi di media, maka semakin besar pula peluang terjadinya perubahan orientasi mereka dalam berpikir dan bertindak.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang orientasi penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa dari berbagai universitas dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Penelitian ini dapat mengidentifikasi apakah ada perbedaan orientasi penggunaan media sosial yang dipengaruhi oleh latar belakang budaya dan agama. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada dampak penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa dan bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk identitas dan nilai-nilai sosial mahasiswa, serta bagaimana media sosial dapat digunakan sebagai platform untuk mempromosikan nilai-nilai positif dan meningkatkan kesadaran sosial.

Read online
File size375.6 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test