UADUAD

International Journal on Education InsightInternational Journal on Education Insight

Etnobotani adalah studi tentang tanaman dari perspektif penduduk lokal yang masih memegang tradisi dari generasi ke generasi. Tradisi Kuthomoro adalah tradisi doa kepada leluhur oleh Keraton Yogyakarta, salah satu kerajaan di Indonesia yang masih berdiri hingga hari ini. Tradisi ini secara besar-besaran menggunakan tanaman sebagai peralatan ritual, namun penelitian tentang penggunaan konteks Kuthomoro sebagai sumber belajar biologi untuk siswa SMA kelas X masih terbatas. Studi ini bertujuan menentukan jenis tanaman dan makna simbolis yang digunakan dalam tradisi Kuthomoro di makam Giriloyo dan Imogiri. Studi ini juga mengidentifikasi potensi sumber belajar biologi untuk siswa SMA kelas X. Penelitian ini bersifat kualitatif, melibatkan 6 responden dari juru kunci (pengurus kunci) dan abdi dalem (pegawai kerajaan) dari makam Giriloyo dan Imogiri. Objek penelitian adalah bunga dan hidangan tradisional yang disebut ubarampe yang biasanya digunakan untuk persembahan dalam tradisi Kuthomoro. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif berdasarkan kriteria Djohar untuk mengkaji potensi sumber belajar biologi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat 44 jenis tanaman yang digunakan di Giriloyo dan 50 jenis tanaman yang digunakan di Imogiri untuk persembahan ubarampe. Makna simbolis tanaman dalam tradisi ini adalah doa dan harapan agar dosa leluhur diampuni dan mendapatkan kondisi yang lebih baik di akhirat. Berbagai jenis tanaman yang digunakan di kedua makam dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi untuk siswa SMA.

Penelitian ini menunjukkan kesamaan tradisi Kuthomoro di makam Giriloyo dan Imogiri.Hal ini karena penyelenggara, Keraton Yogyakarta, tidak membedakan tradisi tersebut meskipun makamnya berbeda.Jenis tanaman yang digunakan dalam tradisi Kuthomoro di makam Giriloyo terdapat 44 jenis, sedangkan di makam Imogiri terdapat 50 jenis.Makna simbolis tanaman yang digunakan dalam tradisi Kuthomoro di kedua makam adalah doa dan harapan agar dosa leluhur diampuni dan diberikan tempat yang lebih baik oleh Tuhan.Alam menyediakan banyak manfaat dalam kehidupan manusia, sehingga manusia harus menjaga alam bersama.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber belajar biologi untuk siswa SMA.

Penelitian lanjutan dapat menggali potensi tradisi lain di daerah berbeda untuk mengembangkan sumber belajar biologi yang berbasis budaya lokal. Selain itu, studi tentang dampak penggunaan etnobotani dalam pembelajaran biologi terhadap pemahaman konsep sains dan sikap konservasi siswa juga layak dikembangkan. Terakhir, penelitian dapat fokus pada upaya pelestarian tanaman yang digunakan dalam tradisi Kuthomoro, termasuk peran komunitas lokal dan kebijakan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam tersebut.

  1. Jurnal Biomedika dan Kesehatan. pemanfaatan obat tradisional distribusi faktor demografis berpengaruh... doi.org/10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138Jurnal Biomedika dan Kesehatan pemanfaatan obat tradisional distribusi faktor demografis berpengaruh doi 10 18051 jbiomedkes 2021 v4 130 138
  2. Analisis Potensi Hasil Penelitian Etnobotani Tradisi Kuthomoro di Makam Giriloyo Imogiri Bantul Yogyakarta... doi.org/10.21043/jobe.v4i1.10046Analisis Potensi Hasil Penelitian Etnobotani Tradisi Kuthomoro di Makam Giriloyo Imogiri Bantul Yogyakarta doi 10 21043 jobe v4i1 10046
  3. International Journal on Education Insight. kuthomoro tradition potential ethnobotany biology learning... journal2.uad.ac.id/index.php/ijei/article/view/13370International Journal on Education Insight kuthomoro tradition potential ethnobotany biology learning journal2 uad ac index php ijei article view 13370
Read online
File size2.21 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test