UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaBuku ajar merupakan elemen fundamental dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah dasar. Sebagai salah satu sumber belajar utama, kelayakan buku ajar harus memuat informasi, konsep, dan nilai-nilai yang membentuk pemahaman siswa terhadap materi ajar sekaligus menjadi cerminan dari arah dan tujuan kebijakan kurikulum yang diterapkan, namun kelayakan buku ajar perlu untuk dilakukan pengkajian. Penelitian ini mengkaji kelayakan buku ajar Bahasa Indonesia kelas 4 SD yang diterbitkan oleh Kemendikbud RI tahun 2021 berdasarkan kelayakan buku ajar versi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) guna mengetahui kelayakan buku ajar yang mencangkup aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian, dan kelayakan kegrafikaan. Kajian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan melibatkan pengumpulan, pembacaan, dan pengolahan data dari berbagai sumber tertulis relevan. Dari keempat aspek yang dikaji secara keseluruhan sudah layak untuk digunakan sebagai buku ajar, namun pada setiap aspeknya masih perlu untuk ditingkatkan lagi seperti penggunaan tanda baca, pemilihan diksi, dan pemilihan ilustrasi, sehingga kualitasnya sangat menentukan mutu pembelajaran.
Berdasarkan hasil analisis terhadap aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikaan, buku Bahasa Indonesia Kelas IV Lihat Sekitar dinilai cukup layak digunakan sebagai bahan ajar dalam Kurikulum Merdeka.Buku ini telah menampilkan struktur materi yang kontekstual dan komunikatif, serta penyajian visual yang ramah anak.Namun demikian, masih terdapat sejumlah kelemahan yang perlu diperbaiki, seperti penggunaan referensi usang, kalimat yang kurang efektif, simbol yang tidak dijelaskan, dan ilustrasi yang kurang relevan secara kultural.Perbaikan pada aspek-aspek tersebut penting untuk meningkatkan kualitas buku dan memastikan keberpihakannya terhadap kebutuhan peserta didik.
Untuk meningkatkan kualitas buku ajar Bahasa Indonesia Kelas IV, perlu dilakukan perbaikan pada aspek-aspek tertentu. Pertama, perlu dilakukan validasi kompetensi penulis dan pembaruan referensi untuk menjamin kualitas isi. Kedua, diperlukan penyederhanaan kalimat birokratis, klarifikasi istilah teknis, serta konsistensi dalam pemaknaan simbol dan istilah untuk meningkatkan kualitas bahasa. Ketiga, perlu ditambahkan unsur motivasi emosional serta deskripsi eksplisit pada istilah atau simbol agar penyajian menjadi lebih bermakna dan memfasilitasi pemahaman siswa secara utuh. Keempat, penyempurnaan elemen visual berdasarkan kearifan lokal dan penyesuaian simbol dengan makna kontennya sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan dan kedekatan siswa terhadap materi ajar. Dengan demikian, buku ajar dapat menjadi lebih efektif dalam mendukung proses pembelajaran dan mengembangkan kompetensi literasi peserta didik.
| File size | 284.35 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIBAUNIBA PBL juga memperkuat pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model flipped classroom, hybrid learning, dan integrasi AI, sehingga menjadi paradigmaPBL juga memperkuat pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui model flipped classroom, hybrid learning, dan integrasi AI, sehingga menjadi paradigma
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku ajar telah memenuhi indikator kelayakan berdasarkan Kurikulum Merdeka, mencakup kegiatan menyimak,Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum buku ajar telah memenuhi indikator kelayakan berdasarkan Kurikulum Merdeka, mencakup kegiatan menyimak,
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Kualitas Isi dalam bab asal-usul telah memenuhi elemen dan indikator capaian pembelajaran yang ada, tetapi dalam Kualitas Bahasa terdapat kekurangan dalamKualitas Isi dalam bab asal-usul telah memenuhi elemen dan indikator capaian pembelajaran yang ada, tetapi dalam Kualitas Bahasa terdapat kekurangan dalam
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Kajian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen. Aspek yang ditinjau meliputi kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, danKajian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan metode analisis dokumen. Aspek yang ditinjau meliputi kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Dari data 133 metafora yang ditemukan dan dianalisa frekuensi kemunculannya adalah sejumlah 77 data (57. Teknik Penerjemahan yang paling dominan digunakanDari data 133 metafora yang ditemukan dan dianalisa frekuensi kemunculannya adalah sejumlah 77 data (57. Teknik Penerjemahan yang paling dominan digunakan
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Materi relevan dengan kompetensi siswa dan kehidupan sehari-hari, tetapi perlu perbaikan dalam keterpaduan materi, seperti bagian tentang fobia yang kurangMateri relevan dengan kompetensi siswa dan kehidupan sehari-hari, tetapi perlu perbaikan dalam keterpaduan materi, seperti bagian tentang fobia yang kurang
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Namun, terdapat kekurangan pada aspek bahasa, penyajian, dan kegrafikaan yang perlu diperbaiki. Perbaikan ini penting untuk memastikan buku ini dapat secaraNamun, terdapat kekurangan pada aspek bahasa, penyajian, dan kegrafikaan yang perlu diperbaiki. Perbaikan ini penting untuk memastikan buku ini dapat secara
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Buku ini dinilai cukup layak digunakan sebagai bahan ajar, tetapi membutuhkan perbaikan pada aspek pengayaan materi dan kegiatan pembelajaran agar lebihBuku ini dinilai cukup layak digunakan sebagai bahan ajar, tetapi membutuhkan perbaikan pada aspek pengayaan materi dan kegiatan pembelajaran agar lebih
Useful /
ITBMITBM Kehadiran sumber daya laut sebanyak 725 ekor dengan 11 spesies, proporsi kehadiran sumber daya dilihat dari pembagian waktu pagi dan sore hari masing-masingKehadiran sumber daya laut sebanyak 725 ekor dengan 11 spesies, proporsi kehadiran sumber daya dilihat dari pembagian waktu pagi dan sore hari masing-masing
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Dari segi kebahasaan, Bab 6 menggunakan bahasa komunikatif, sederhana, dan mudah dipahami siswa Kelas IV. Penyajian materi menarik dan mampu membangkitkanDari segi kebahasaan, Bab 6 menggunakan bahasa komunikatif, sederhana, dan mudah dipahami siswa Kelas IV. Penyajian materi menarik dan mampu membangkitkan
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Kurikulum Merdeka Belajar adalah salah satu item dengan kualitas terbaik yang tersedia. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang menganalisis danKurikulum Merdeka Belajar adalah salah satu item dengan kualitas terbaik yang tersedia. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang menganalisis dan
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Data kuantitatif pada penelitian ini didapatkan dari kuisioner penilaian dianalisis dengan statistic deskriptif yang berupa pernyataan-pernyataan. BerdasarkanData kuantitatif pada penelitian ini didapatkan dari kuisioner penilaian dianalisis dengan statistic deskriptif yang berupa pernyataan-pernyataan. Berdasarkan