UADUAD

International Journal on Education InsightInternational Journal on Education Insight

Studi ini didorong oleh kebutuhan bahan ajar yang diperoleh dari hasil analisis kuesioner, yaitu 69 dari 70 siswa menyatakan membutuhkan bahan ajar berbasis website yang interaktif dan menarik. Siswa juga mengalami kesulitan dalam belajar matematika dengan metode yang digunakan guru dan materi yang dianggap sulit, yaitu fungsi kuadrat dengan persentase 70%. Studi ini bertujuan mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis website dengan pendekatan kolaboratif yang valid dan praktis. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian adalah siswa kelas X-5 dan X-3 SMA Negeri 1 Kasihan, sedangkan objek penelitian adalah website Funmath Fungsi Kuadrat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner validasi bahan ajar dan media, serta kuesioner respons siswa dalam uji coba kelas kecil dan besar. Hasil menunjukkan bahwa bahan ajar Funmath Fungsi Kuadrat sangat valid dengan persentase 86% menurut ahli bahan ajar dan 86,5% menurut ahli media. Selain itu, bahan ajar ini juga sangat praktis dengan skor 88,6% dalam uji coba kelas kecil dan 95,18% dalam uji coba kelas besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat valid dan praktis, sehingga dapat membantu proses belajar matematika tentang materi fungsi kuadrat yang lebih interaktif dan menarik. Dalam penelitian ini, disarankan menambah variasi konten dan aktivitas interaktif untuk pemahaman yang lebih baik tentang fungsi kuadrat. Selain itu, pelatihan bagi guru dan siswa perlu diberikan agar penggunaan website dimaksimalkan. Evaluasi berkala juga penting untuk mempertahankan kualitas dan relevansi bahan ajar.

Bahan ajar berbasis website Funmath Fungsi Kuadrat yang dikembangkan menggunakan model ADDIE telah divalidasi oleh ahli bahan ajar dengan rata-rata 86% dan ahli media dengan rata-rata 86,5%, menunjukkan hasil yang sangat valid.Uji coba kelas kecil dan besar menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat praktis dengan skor 88,6% dan 95,18%.Bahan ajar ini dianggap interaktif dan menarik untuk mendukung pembelajaran matematika, khususnya materi fungsi kuadrat di kelas X SMA Negeri 1 Kasihan.Penelitian ini merekomendasikan penambahan konten dan aktivitas interaktif, pelatihan bagi guru dan siswa, serta evaluasi berkala untuk menjaga kualitas bahan ajar.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penambahan aktivitas interaktif terhadap pemahaman siswa tentang fungsi kuadrat. Selain itu, studi tentang efektivitas pelatihan guru dan siswa dalam menggunakan platform ini juga diperlukan. Terakhir, penelitian dapat mengkaji peran evaluasi berkala dalam menjaga relevansi dan kualitas bahan ajar digital untuk pembelajaran matematika.

  1. Eksponen | Eksponen. eksponen penerapan pembelajaran kolaboratif mata pelajaran matematika smkn kotabumi... jurnal.umko.ac.id/index.php/eksponen/article/view/131Eksponen Eksponen eksponen penerapan pembelajaran kolaboratif mata pelajaran matematika smkn kotabumi jurnal umko ac index php eksponen article view 131
  2. Pendidikan di Era Global: Persiapan Siswa untuk Menghadapi Dunia yang Semakin Kompetitif | Educatio.... doi.org/10.29408/edc.v17i2.9439Pendidikan di Era Global Persiapan Siswa untuk Menghadapi Dunia yang Semakin Kompetitif Educatio doi 10 29408 edc v17i2 9439
  3. International Journal on Education Insight. developing google sites assisted learning materials learn... journal2.uad.ac.id/index.php/ijei/article/view/13363International Journal on Education Insight developing google sites assisted learning materials learn journal2 uad ac index php ijei article view 13363
Read online
File size1.7 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test