FIP UNGFIP UNG
Jambura Journal of Community EmpowermentJambura Journal of Community EmpowermentPenelitian ini mengkaji peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di PKBM Al-Kahfi melalui tiga tahap pembelajaran: pendahuluan, inti, dan penutup. Pada tahap pendahuluan, tutor mempersiapkan pembelajaran dengan menciptakan suasana kondusif, menyampaikan tujuan, dan memberikan motivasi awal. Tahap inti melibatkan penyampaian materi menggunakan metode bervariasi (ceramah, diskusi, tanya jawab) serta interaksi aktif untuk menjaga keterlibatan siswa. Sementara itu, tahap penutup mencakup rangkuman materi, refleksi, dan evaluasi untuk memperkuat pemahaman. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, menunjukkan bahwa tutor berperan penting dalam membangun motivasi belajar melalui pendekatan yang fleksibel, media pembelajaran inovatif, dan interaksi edukatif yang berkualitas. Hasil penelitian mengungkap bahwa aktivitas tutor, mulai dari persiapan administrasi hingga evaluasi, secara signifikan memengaruhi antusiasme dan pemahaman peserta didik. Dengan demikian, peran tutor yang efektif dalam ketiga tahap pembelajaran mampu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan memotivasi siswa untuk mencapai hasil belajar optimal.
Tutor memiliki peran strategis dalam menciptakan proses belajar yang bermakna, partisipatif, dan memotivasi.Tutor menjalankan perannya secara menyeluruh di setiap tahapan pembelajaran, mulai dari pendahuluan, kegiatan inti, hingga penutup.Pada tahap pendahuluan, tutor mempersiapkan peserta didik secara emosional dan spiritual melalui sapaan hangat, motivasi singkat, dan doa bersama.Tahapan ini terbukti mampu menciptakan suasana yang kondusif dan meningkatkan kesiapan mental siswa untuk belajar.Dalam kegiatan inti, tutor menggunakan metode pembelajaran yang variatif, seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, dan permainan edukatif.Strategi ini tidak hanya memperkaya proses penyampaian materi, tetapi juga meningkatkan partisipasi aktif peserta didik.Tutor juga secara aktif membimbing dan mendampingi siswa, membangun komunikasi dua arah yang terbuka dan suportif.Media pembelajaran yang digunakan juga berkontribusi besar dalam meningkatkan minat belajar peserta.Tutor memanfaatkan kombinasi media konvensional (modul, buku, pamflet) dan digital (smartphone, aplikasi pembelajaran) yang dapat menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik dewasa.Pendekatan ini menjadikan proses pembelajaran lebih visual, interaktif, dan menarik.Interaksi yang dibangun antara tutor dan peserta didik berlangsung secara personal dan edukatif.Tutor tidak hanya menjadi penyampai materi, tetapi juga menjadi figur yang memberikan keteladanan dalam sikap, motivasi, dan nilai-nilai belajar.Hal ini berpengaruh langsung terhadap peningkatan rasa percaya diri dan semangat belajar peserta.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara peran tutor dalam meningkatkan motivasi belajar di PKBM dengan institusi pendidikan formal. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan oleh tutor untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi strategi-strategi tutor dalam membangun interaksi edukatif yang efektif dengan peserta didik, khususnya dalam konteks pendidikan nonformal.
| File size | 215.66 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IISTRIISTR Temuan menunjukkan bahwa membaca kritis dan literasi digital adalah kompetensi saling memperkuat. Membaca kritis memperkuat kemampuan siswa dalam menganalisisTemuan menunjukkan bahwa membaca kritis dan literasi digital adalah kompetensi saling memperkuat. Membaca kritis memperkuat kemampuan siswa dalam menganalisis
FIP UNGFIP UNG Responden dalam penelitian ini terdiri dari 1 ketua dan 8 anggota kelompok wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses komunikasi terdiriResponden dalam penelitian ini terdiri dari 1 ketua dan 8 anggota kelompok wanita tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Proses komunikasi terdiri
FIP UNGFIP UNG Kondisi ekonomi warga desa yang masih terbatas serta potensi ibu rumah tangga yang belum dimaksimalkan melalui teknologi digital menjadi alasan utama programKondisi ekonomi warga desa yang masih terbatas serta potensi ibu rumah tangga yang belum dimaksimalkan melalui teknologi digital menjadi alasan utama program
YAYASANBHZYAYASANBHZ Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tugas guru, tetapi juga harus didukung oleh keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat agar pembiasaan nilai-nilaiPendidikan karakter tidak hanya menjadi tugas guru, tetapi juga harus didukung oleh keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat agar pembiasaan nilai-nilai
ISTAZISTAZ Temuan ini memberikan arahan praktis bagi guru, sekolah, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan melalui pelatihan guru, penguatan infrastruktur, integrasiTemuan ini memberikan arahan praktis bagi guru, sekolah, dan pembuat kebijakan untuk mengoptimalkan melalui pelatihan guru, penguatan infrastruktur, integrasi
LOCANALOCANA Teknik analisis data dilakukan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran menulisTeknik analisis data dilakukan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini mendeskripsikan proses pembelajaran menulis
LOCANALOCANA Peserta didik kelas VII-F SMP Negeri 31 Banjarmasin lebih dominan menggunakan alur maju, tokoh utama, watak tidak langsung, latar pantai, waktu pagi hari,Peserta didik kelas VII-F SMP Negeri 31 Banjarmasin lebih dominan menggunakan alur maju, tokoh utama, watak tidak langsung, latar pantai, waktu pagi hari,
LOCANALOCANA Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini berupa hasilMetode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian ini berupa hasil
Useful /
FIP UNGFIP UNG Meskipun terdapat keberhasilan, masih ditemukan kendala seperti rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan keterbatasan dana serta sarana prasarana. OlehMeskipun terdapat keberhasilan, masih ditemukan kendala seperti rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan keterbatasan dana serta sarana prasarana. Oleh
UNUSUUNUSU Sampelnya sejumlah 31 responden. Teknik sampling Accidental sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner kemudian dianalisis univariat dan bivariat denganSampelnya sejumlah 31 responden. Teknik sampling Accidental sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner kemudian dianalisis univariat dan bivariat dengan
FIP UNGFIP UNG Penguatan struktur kelompok melalui penyusunan aturan, pertemuan rutin, dan rencana kerja. Peningkatan kapasitas anggota dalam pengembangan usaha taniPenguatan struktur kelompok melalui penyusunan aturan, pertemuan rutin, dan rencana kerja. Peningkatan kapasitas anggota dalam pengembangan usaha tani
IPTSIPTS Dari perbandingan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi peninggalan sejarah kelas IV SD pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesarDari perbandingan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi peninggalan sejarah kelas IV SD pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesar