FIP UNGFIP UNG

Jambura Journal of Community EmpowermentJambura Journal of Community Empowerment

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana program pelatihan digital marketing dijalankan. Tujuannya adalah meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga di Desa Sukacai. Program ini diinisiasi oleh Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang. Kondisi ekonomi warga desa yang masih terbatas serta potensi ibu rumah tangga yang belum dimaksimalkan melalui teknologi digital menjadi alasan utama program ini digulirkan. Penelitian ini memakai metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil riset memperlihatkan bahwa pelatihan pemasaran digital terbagi menjadi empat fase penting: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Program ini sukses meningkatkan wawasan peserta terkait digital marketing serta mendorong mereka untuk membuka usaha rumahan secara online. Walau begitu, ada sejumlah kendala yang dihadapi, misalnya minimnya kemampuan digital, terbatasnya modal, dan kurangnya pendampingan setelah pelatihan selesai. Beberapa faktor yang turut andil dalam kesuksesan program ini antara lain semangat peserta, dukungan dari para ahli, serta materi yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Jadi, pelatihan pemasaran digital memberikan efek positif bagi upaya peningkatan ekonomi keluarga. Akan tetapi, agar program ini berkelanjutan, dibutuhkan dukungan lebih lanjut berupa pendampingan usaha serta akses ke pasar yang lebih luas.

Pelatihan pemasaran digital di Desa Sukacai secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kemampuan ekonomi ibu rumah tangga dengan meningkatkan pengetahuan peserta tentang strategi pemasaran digital dan mendorong inisiatif penjualan produk secara daring.Keberhasilan program ini ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia yang proaktif serta antusiasme tinggi dari para peserta dalam proses pembelajaran.Dengan demikian, melalui pendekatan pelatihan yang berkelanjutan dan komprehensif, ibu rumah tangga diberdayakan untuk menjadi pelaku ekonomi yang produktif, berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.

Untuk memastikan dampak positif program pelatihan digital marketing dapat berkelanjutan dan lebih luas, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat relevan. Pertama, penting untuk melakukan studi longitudinal yang melacak keberlanjutan usaha dan perkembangan ekonomi keluarga para ibu rumah tangga peserta dalam jangka waktu yang lebih panjang, misalnya satu hingga dua tahun pasca-pelatihan. Penelitian ini dapat mengevaluasi secara mendalam apakah peningkatan pengetahuan dan inisiatif bisnis online yang dicapai benar-benar bertahan, serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci (seperti dukungan pendampingan dan akses pasar yang konsisten) yang berkontribusi pada kesuksesan jangka panjang atau, sebaliknya, penghambat yang perlu diatasi. Kedua, mengingat adanya kendala literasi digital dan minimnya modal usaha yang dihadapi peserta, studi komparatif tentang efektivitas berbagai model pendampingan pasca-pelatihan akan sangat bermanfaat. Misalnya, penelitian dapat membandingkan model pendampingan intensif versus berkala, atau menguji solusi inovatif untuk mengakses modal awal, guna menemukan pendekatan terbaik dalam meningkatkan kapasitas digital dan kewirausahaan ibu rumah tangga secara berkelanjutan. Ketiga, dengan adanya rentang usia dan tingkat literasi digital yang beragam di antara peserta, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan digital marketing yang lebih adaptif dan tersegmentasi. Hal ini bertujuan untuk merancang kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap kelompok peserta, memastikan bahwa materi yang disampaikan lebih mudah diserap dan dapat langsung diaplikasikan, sehingga memaksimalkan hasil dan dampak positif program di masa depan.

Read online
File size222.28 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test