TRILOGITRILOGI

JBio: Jurnal BioindustriJBio: Jurnal Bioindustri

Keripik tempe tapioka merupakan keripik yang dibuat dari tempe yang difermentasi bersama dengan tapioka. Sebagai upaya diversifikasi bahan baku, dilakukan formulasi kedelai dengan kacang hijau 80:20. Sehingga, dibutuhkan rasio antara tapioka dan total kacang optimum dalam pembuatan keripik tempe kedelai-kacang hijau tapioka. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi tapioka terbaik berdasarkan karakteristik fisikokimia dan sensori keripik tempe kedelai-kacang hijau. Perlakuan yang digunakan adalah rasio tapioka:total kacang, yaitu 1:4, 1:2, 3:4 dan 1:1. Perlakuan terbaik pada penelitian keripik tempe kedelai-kacang hijau dengan penambahan tapioka terdapat pada perlakuan rasio tapioka:total kacang 1:2. Karakteristik fisikokimia dan organoleptik perlakuan terbaik (rasio tapioka:total kacang 1:2) memiliki kadar air 2.81%, kadar protein 15.24%, kadar abu tidak larut asam 0.009%, asam lemak bebas 2.50%, kerenyahan 36.78. Keripik tempe kedelai-kacang hijau dengan penambahan tapioka terbaik memiliki karakteristik sensori secara deskriptif adalah warna kecoklatan, rasa ada khas tempe, aroma agak langu, tekstur renyah dan kesukaan keseluruhan lebih suka.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa keripik tempe kedelai-kacang hijau dengan tapioka perbandingan 2.1 memberikan karakteristik fisikokimia dan organoleptik terbaik.Karakteristik keripik tempe terbaik memiliki kadar air 2.24%, kadar abu tidak larut asam 0.Keripik tempe kedelai-kacang hijau dengan penambahan tapioka terbaik memiliki karakteristik sensori secara deskriptif adalah warna kecoklatan, rasa ada khas tempe, aroma agak langu, tekstur renyah dan kesukaan keseluruhan lebih suka.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan legum lain sebagai substitusi kedelai dalam keripik tempe, seperti kacang merah atau kacang tanah, untuk memperkaya variasi nutrisi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh waktu fermentasi terhadap karakteristik fisikokimia dan sensori keripik tempe, karena proses fermentasi bisa memengaruhi rasa dan aroma. Terakhir, penelitian juga dapat menggabungkan teknologi pengemasan inovatif untuk meningkatkan daya tahan produk dan menarik konsumen dengan kemasan ramah lingkungan.

  1. The Effect of Comparison of Red Beans and Tapioca Starch in Making Red Bean Tempeh Chips (Phaseolus Vulgaris... journal.unj.ac.id/unj/index.php/boga/article/view/31142The Effect of Comparison of Red Beans and Tapioca Starch in Making Red Bean Tempeh Chips Phaseolus Vulgaris journal unj ac unj index php boga article view 31142
  2. PENGARUH KONSENTRASI DAN KOMBINASI JENIS TEPUNG SEBAGAI BAHAN PENGISI TERHADAP MUTU PETIS DARI AIR REBUSAN... doi.org/10.14710/jitpi.2021.13147PENGARUH KONSENTRASI DAN KOMBINASI JENIS TEPUNG SEBAGAI BAHAN PENGISI TERHADAP MUTU PETIS DARI AIR REBUSAN doi 10 14710 jitpi 2021 13147
  3. Sifat Kimia, Fisik, Organoleptik Keripik Tempe Tapioka Pada Berbagai Konsentrasi Rhizopus sp Dan Lama... ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/agrotech/article/view/1409Sifat Kimia Fisik Organoleptik Keripik Tempe Tapioka Pada Berbagai Konsentrasi Rhizopus sp Dan Lama ejournal widyamataram ac index php agrotech article view 1409
  4. Penambahan Gula Pasir dengan Konsentrasi Berbeda pada Pembuatan Selai Nanas Addition of Sugar with Different... ojs.unm.ac.id/ptp/article/view/35593Penambahan Gula Pasir dengan Konsentrasi Berbeda pada Pembuatan Selai Nanas Addition of Sugar with Different ojs unm ac ptp article view 35593
  5. POTENSI PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS GULA TERHADAP SIFAT SENSORI DAN FISIKOKIMIA ROTI MANIS: REVIEW | Pasundan... doi.org/10.23969/pftj.v8i3.4106POTENSI PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS GULA TERHADAP SIFAT SENSORI DAN FISIKOKIMIA ROTI MANIS REVIEW Pasundan doi 10 23969 pftj v8i3 4106
Read online
File size430.49 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test