TRILOGITRILOGI

JBio: Jurnal BioindustriJBio: Jurnal Bioindustri

Tomat merupakan produk horikultura yang bernilai tinggi namun mudah mengalami kerusakan dan cenderung memiliki umur simpan yang pendek. Pengolahan tomat menjadi manisan tomat salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan tomat. Namun pengolahan tomat seperti penambahan sukrosa dapat mempengaruhi mutu dan daya terima konsumen. Penelitian ini dirancang menggunakan rancang acak lengkap dengan 1 variabel yaitu konsentrasi sukrosa 20, 30 dan 40%. Tahapan dari penelitian ini terdiri atas preparasi sampel, pembuatan manisan tomat dan karakterisasi manisan tomat meliputi kadar air, vitamin C, sukrosa, dan warna serta uji organoleptik. Hasi analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan diantara masing-masing perlakuan dengan konsentrasi sukrosa 20, 30 dan 40% terhadap kadar air sebesar 25,53, 18,78 dan 15,40%, kadar sukrosa total senilai 28,95, 41,10 dan 50,56%, kandungan vitamin C sebesar 5,60, 4,59 dan 3,65%, berturut-turut. Karakteristik warna juga menunjukan perbedaan yang signifikan, meliputi Lightness sebesar 39,25, 31,30, dan 29,02, a* sebesar 4,14, 13,29, dan 8,75, b* sebesar 5,83, 7,57, dan 6,54, Chroma sebesar 7,47, 15,35, 11,27, hue sebesar 58,14, 29,70, dan 43,83, Whiteness Index sebesar 38,80, 29,62, 28,18 dan Browning Index sebesar 23,18, 56,45, dan 45,23 berturut-turut. Dan hasil uji organoleptik menujukan perlakuan kadar sukrosa 20% cenderung paling disukai dengan nilai kesukaan 3,45.

Penambahan sukrosa berpengaruh nyata terhadap kadar air, semakin banyak sukrosa yang ditambahkan, kadar air juga akan semakin sedikit.Penambahan sukrosa agak berpengaruh terhadap kadar vitamin C, semakin banyak sukrosa yang ditambahkan kadar vitamin C akan semakin menurun.Penambahan sukrosa berpengaruh nyata terhadap kadar gula total atau kadar total sukrosa, semakin banyak sukrosa ditambahkan maka kadar sukrosa juga semakin tinggi.Penambahan sukrosa tidak berpengaruh secara nyata terhadap parameter warna L*, a* b*, C*, h, Wi dan Bi.Hasil uji organoleptik menunjukan semua sampel mendapat skor 3,02-3,45 cenderung netral.Dengan skor tertinggi adalah kadar sukrosa 20% dengan nilai kesukaan 3,45 dan terendah kadar sukrosa 40% dengan skor 3,02.Dapat disimpulkan bahwa dalam perlakuan ini sampel yang banyak disukai adalah dengan penambahan kadar sukrosa 20%.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan sukrosa pada manisan tomat kering dengan variasi konsentrasi yang lebih luas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh penambahan sukrosa terhadap karakteristik fisik dan kimia lainnya, seperti tekstur, rasa, dan aroma. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengeringan tomat dengan menggunakan metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan matahari atau pengeringan dengan suhu yang lebih rendah, untuk mempertahankan kualitas dan daya terima konsumen. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan bahan pengawet alami, seperti ekstrak tanaman atau enzim, untuk meningkatkan umur simpan manisan tomat kering tanpa mengorbankan kualitas dan daya terima konsumen.

Read online
File size345.02 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test