UIN ANTASARIUIN ANTASARI
Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu KeislamanAl-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu KeislamanDegradasi sungai di wilayah perkotaan mayoritas Muslim telah menjadi tantangan serius bagi tata kelola lingkungan sekaligus tanggung jawab etika Islam terhadap pelestarian alam. Meskipun kebijakan konservasi dan ajaran agama mengenai penjagaan lingkungan telah tersedia, pencemaran sungai dan alih fungsi bantaran sungai terus meningkat di Kota Banjarmasin, Indonesia, yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kebijakan konservasi sungai pemerintah, partisipasi masyarakat, serta pemahaman keagamaan masyarakat Muslim mengenai fikih lingkungan Islam dalam praktik konservasi sungai. Penelitian menggunakan pendekatan sosio-legal kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap masyarakat bantaran sungai, pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Lingkungan Hidup, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konservasi sungai telah diintegrasikan dalam kerangka Rencana Tata Ruang Wilayah dan program revitalisasi sungai, implementasi kebijakan masih menghadapi hambatan berupa rendahnya partisipasi masyarakat, lemahnya kesadaran ekologis, serta terbatasnya pemahaman terhadap prinsip hukum Islam terkait tanggung jawab lingkungan. Sebagian besar masyarakat hanya memahami larangan umum membuang sampah ke sungai tanpa memahami konsep Islam seperti maslahah, maqāṣid al-sharīah, dan harim al-nahar sebagai dasar etis konservasi sungai. Penelitian ini menegaskan bahwa kesenjangan antara implementasi kebijakan formal dan perilaku ekologis masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan regulatif, tetapi memerlukan integrasi fikih lingkungan Islam dalam strategi konservasi berbasis komunitas. Artikel ini menawarkan “Paradigma Fikih Sungai sebagai kerangka integratif yang menjembatani etika hukum Islam, tata kelola lingkungan, dan kebijakan konservasi perkotaan di masyarakat Muslim. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis terhadap kajian tata kelola lingkungan Islam dengan menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dapat memperkuat praktik konservasi berkelanjutan dan tanggung jawab ekologis masyarakat Muslim perkotaan kontemporer.
Studi ini menunjukkan bahwa tata kelola konservasi sungai di Banjarmasin masih terkendala oleh kesenjangan antara implementasi kebijakan formal dan perilaku ekologis masyarakat.Meskipun pemerintah telah menginstitusionalisasikan konservasi sungai melalui regulasi perencanaan ruang dan program revitalisasi, serta mengembangkan infrastruktur lingkungan, inisiatif-inisiatif ini belum menghasilkan perbaikan proporsional dalam partisipasi publik, kesadaran lingkungan, dan praktik sungai yang berkelanjutan.Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tantangan konservasi di Banjarmasin tidak hanya dipengaruhi oleh urbanisasi dan tekanan sosial-ekonomi, tetapi juga oleh pemahaman terbatas masyarakat Muslim tentang etika lingkungan Islam.Sebagian besar komunitas masih memandang konservasi sungai sebagai isu teknis atau administratif, bukan sebagai tanggung jawab moral dan agama yang didasarkan pada ajaran Islam tentang pengelolaan lingkungan.Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini mengusulkan konsep fikih sungai (river fiqh) sebagai kerangka integratif yang menghubungkan yurisprudensi lingkungan Islam, implementasi kebijakan publik, dan tata kelola ekologi perkotaan.Dengan mengoperasionalkan prinsip-prinsip Islam seperti maslahah, maqasid al-shariah, dan harim al-nahar dalam praktik konservasi kontemporer, paradigma fikih sungai menawarkan model yang berakar pada budaya dan agama untuk tata kelola lingkungan yang berkelanjutan di masyarakat Muslim.Studi ini berkontribusi secara teoretis pada pengembangan studi lingkungan Islam dengan menghubungkan analisis sosio-hukum dengan etika ekologi Islam, serta menekankan pentingnya keterlibatan kolaboratif antara institusi pemerintah, otoritas agama, institusi pendidikan, dan komunitas lokal dalam memperkuat kesadaran konservasi dan tanggung jawab ekologis kolektif.
Berdasarkan temuan penelitian, saran-saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran dan kontribusi institusi keagamaan, ulama, masjid, dan institusi pendidikan Islam dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan perilaku konservasi di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat fokus pada strategi pendidikan lingkungan yang berbasis agama dan cara-cara untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam praktik konservasi berkelanjutan. Kedua, studi komparatif tentang implementasi kebijakan konservasi sungai di berbagai kota dengan mayoritas Muslim dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan-tantangan yang dihadapi. Penelitian ini dapat membantu dalam mengembangkan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk konservasi sungai di kota-kota Muslim. Ketiga, penelitian tentang peran gotong royong dan tradisi kolektivitas dalam konservasi lingkungan dapat dilakukan untuk memahami bagaimana tradisi ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat tanggung jawab ekologis kolektif di masyarakat Muslim. Studi ini dapat mengusulkan strategi-strategi yang memanfaatkan gotong royong sebagai mekanisme untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam konservasi sungai.
- Coastal Ulama Ijtihād and Destructive Fishing Prevention in Indonesia | AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah.... doi.org/10.15408/ajis.v22i2.28077Coastal Ulama IjtihAd and Destructive Fishing Prevention in Indonesia AHKAM Jurnal Ilmu Syariah doi 10 15408 ajis v22i2 28077
- Reforming Fiqh Al-Bi’ah (Ecological Jurisprudence) based on Islam Hadhari: An Integration Conservation... najahaofficial.id/najahajournal/index.php/IJLS/article/view/99Reforming Fiqh Al BiAoah Ecological Jurisprudence based on Islam Hadhari An Integration Conservation najahaofficial najahajournal index php IJLS article view 99
- Evaluation of Public Policy Implementation in Natural Resource Management: A Case Study in Makassar City... doi.org/10.61132/digitalinnovation.v2i2.317Evaluation of Public Policy Implementation in Natural Resource Management A Case Study in Makassar City doi 10 61132 digitalinnovation v2i2 317
| File size | 396.14 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Mengutip teori rasionalitas praktisnya Max Weber yang memandang bahwa segala aktivitas manusia yang ada di dunia ini selalu dikaitkan dengan pragmatisMengutip teori rasionalitas praktisnya Max Weber yang memandang bahwa segala aktivitas manusia yang ada di dunia ini selalu dikaitkan dengan pragmatis
UNKRISUNKRIS Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkanAnalisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Penelitian ini mengkaji pengembangan model filantropi Islam berbasis sistem bank sampah dalam konteks pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren. MeskipunPenelitian ini mengkaji pengembangan model filantropi Islam berbasis sistem bank sampah dalam konteks pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren. Meskipun
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Penelitian ini mengkaji bagaimana MUI Sumatera Utara yang mayoritas Muslim dan MUI Sulawesi Utara yang minoritas Muslim merancang respons terhadap aliranPenelitian ini mengkaji bagaimana MUI Sumatera Utara yang mayoritas Muslim dan MUI Sulawesi Utara yang minoritas Muslim merancang respons terhadap aliran
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Konsep Arabisasi berfungsi sebagai kerangka mediasi yang mendamaikan kontradiksi yang nyata antara kemurnian linguistik dan pluralitas historis. StudiKonsep Arabisasi berfungsi sebagai kerangka mediasi yang mendamaikan kontradiksi yang nyata antara kemurnian linguistik dan pluralitas historis. Studi
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan transisi yang berlangsung dari tekstualisme kaku menuju paradigma interpretatif yang lebih seimbang di manaSecara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan transisi yang berlangsung dari tekstualisme kaku menuju paradigma interpretatif yang lebih seimbang di mana
UNJAUNJA Dalam proses pemilu, pelanggaran pemilu seperti pelanggaran politik uang, pelanggaran administratif, pelanggaran kode etik, dan kecurangan dalam perhitunganDalam proses pemilu, pelanggaran pemilu seperti pelanggaran politik uang, pelanggaran administratif, pelanggaran kode etik, dan kecurangan dalam perhitungan
UIN SGDUIN SGD Kepemimpinan dalam Islam tidak harus berasal dari Bani Quraisy. Pendekatan sosiologis terhadap Hadis menunjukkan bahwa keturunan Quraisy bukan syarat mutlakKepemimpinan dalam Islam tidak harus berasal dari Bani Quraisy. Pendekatan sosiologis terhadap Hadis menunjukkan bahwa keturunan Quraisy bukan syarat mutlak
Useful /
UIN ANTASARIUIN ANTASARI Tradisi ini tetap lestari meskipun bertentangan dengan mazhab Syafii yang mengharamkannya. Praktik ini dilestarikan berdasarkan mazhab Hanafi yang membolehkan,Tradisi ini tetap lestari meskipun bertentangan dengan mazhab Syafii yang mengharamkannya. Praktik ini dilestarikan berdasarkan mazhab Hanafi yang membolehkan,
UPGRISUPGRIS Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang sangat nyata pada masing-masing perlakuan. Pertambahan jumlah, panjang, lebar dan bobot tertinggi seladaHasil penelitian menunjukan adanya perbedaan yang sangat nyata pada masing-masing perlakuan. Pertambahan jumlah, panjang, lebar dan bobot tertinggi selada
UPGRISUPGRIS P2 juga menunjukkan pertambahan panjang dan bobot tertinggi secara deskriptif, sedangkan P1 memiliki nilai terendah. Namun, kualitas air pada P2 tidakP2 juga menunjukkan pertambahan panjang dan bobot tertinggi secara deskriptif, sedangkan P1 memiliki nilai terendah. Namun, kualitas air pada P2 tidak
IPM2KPEIPM2KPE Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengonsumsi gula aren memiliki rerata kadar gula darah puasa dan gula darah dua jam postprandial yangHasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang mengonsumsi gula aren memiliki rerata kadar gula darah puasa dan gula darah dua jam postprandial yang