UIN ANTASARIUIN ANTASARI

Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu KeislamanAl-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman

Tulisan ini melakukan kajian terhadap praktek jual sanda dalam masyarakat Banjar di Hulu Sungai. Praktek ini marak dilakukan sebagai bagian dari mekanisme masyarakat petani, khususnya yang berdomisili di Hulu Sungai Tengah dalam mengatasi persoalan ekonomi yang mereka hadapi. Temuan peneliti menjelaskan bahwa, meski terdapat persoalan hukum, baik dilihat dari kacamata hukum positif dan hukum Islam, praktek jual sanda tetap menjadi pilihan masyarakat. Adanya ketidakmampuan bank dan koperasi dalam menjangkau kebutuhan masyarakat menjadi salah satu penyebab dari tetap langgengnya praktek ini. Pertimbangan agama, tidaklah berlaku dalam masyarakat adat, yang walaupun semua pihak yang bertransaksi memiliki pengetahuan yang cukup dalam agama Islam. Mengutip teori rasionalitas praktisnya Max Weber yang memandang bahwa segala aktivitas manusia yang ada di dunia ini selalu dikaitkan dengan pragmatis dan egoitis, maka praktek ini dapat dipahami, yaitu kedua pihak menginginkan kemudahan dan kepraktisan. Kemudian adanya pihak yang berkuasa (superior) menindak pihak yang lemah.

Praktek jual sanda tetap menjadi pilihan masyarakat petani di Hulu Sungai Tengah meskipun bertentangan dengan hukum positif dan hukum Islam.Ketidakmampuan lembaga keuangan formal seperti bank dan koperasi dalam menjangkau kebutuhan masyarakat menjadi faktor utama.Meskipun ada ketidakadilan, masyarakat lebih memilih jual sanda karena kemudahan dan kepraktisan.Pertimbangan agama tidak menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jual sanda terhadap stabilitas ekonomi masyarakat petani di Hulu Sungai Tengah. 2. Analisis perbandingan antara regulasi hukum positif dan hukum adat dalam mengatur praktek jual sanda untuk mengidentifikasi celah hukum yang berpotensi menyebabkan ketidakadilan. 3. Studi tentang peran jaringan sosial dan kepercayaan dalam mempertahankan praktek jual sanda, terutama di tengah perkembangan sistem keuangan modern yang semakin mengakses masyarakat pedesaan.

Read online
File size262.85 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test