UIN ANTASARIUIN ANTASARI

Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu KeislamanAl-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman

Tulisan ini melakukan telaah terhadap adat badamai yang terdapat dalam Undang-undang Sultan Adam beserta kemungkinan implementasinya di masa depan. Adat badamai merupakan salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang lazim dilakukan oleh masyarakat Banjar, yang menggambarkan budaya timur dengan nilai-nilai solidaritas mekanis. Meskipun posisi adat badamai masih relevan dalam aspek keperdataan, pendekatannya kurang efektif dalam aspek pidana kecuali di masyarakat pedesaan. Ke depan, adat badamai tetap prospektif jika didukung oleh masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilainya sebagai hukum yang hidup.

Adat badamai adalah bentuk penyelesaian sengketa yang berbasis nilai-nilai budaya Banjar.Meskipun masih relevan dalam aspek keperdataan, pendekatannya kurang efektif dalam aspek pidana.Ke depan, adat badamai tetap prospektif jika didukung oleh masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilainya sebagai hukum yang hidup.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengakuan hukum resmi terhadap adat badamai sebagai alternatif penyelesaian sengketa di tingkat nasional. Selain itu, penting untuk mengembangkan pendidikan masyarakat tentang nilai-nilai adat badamai agar tetap relevan di era modern. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi adat badamai dengan sistem hukum formal untuk menciptakan kerangka hukum yang inklusif dan sesuai dengan konteks budaya Banjar.

Read online
File size314.86 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test