UIN SGDUIN SGD

Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas BudayaReligious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya

Beberapa analis sosial menganggap perpanjangan agama sebagai fenomena sosial digantikan oleh teknologi. Ini adalah instrumen untuk melegitimasi kelas atau kelompok yang lebih rendah sehingga tidak memiliki kekuatan dengan cara proses alienasi. Tapi agama adalah salah satu aspek budaya yang membebani realitas sosial. Hal itu bisa mempengaruhi sistem sosial atau bisa dipengaruhi aspek lain yang menghasilkan nilai, moral atau etika. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai fenomena organisasi keagamaan, yang bangkit pada masa awam nasional di Indonesia, melakukan gerakan keagamaan melalui beberapa peran atau fungsi sosial. Pendirian NU dapat direalisasikan sebagai gerakan keagamaan melalui gerakan sosial theorori dari Sidney Tarrow dan Sartono Kartodirdjo. Hasil analisis menunjukkan bahwa bangkitnya Nahdlatul Ulama adalah gerakan keagamaan, karena oraganisasi ini tidak hanya memiliki tantangan colletive, tujuan bersama, solidaritas sosial dan interaksi yang berkelanjutan, namun memiliki perang messinaistik, berantakan, milenaristik, nativistik, suci, proteksi untuk dicintai. budaya, mistik-mistisisme dan menghargai nenek moyang.

Dari uraian di atas penulis dapat menyimpulkan bahwa Nahdlatul Ulama lahir pada masa sebagai organisasi yang kebangkitan Nasional merupakan suatu gerakan sosial keagamaan.Organisasi ini lahir seiring dengan masa kebangkitan Indonesia dan memiliki unsur-unsur gerakan sosial yaitu Tantangan Kolektif (collective challenge), adanya Tujuan Bersama (common purpose), solidaritas dan identitas kolektif, dan memelihara politik perlawanan.Nahdlatul Ulama pun bisa termasuk sebagai gerakan keagamaan di Indonesia karena di dalam peran memiliki nilai-nilai messinaistic, millenaristic, nativistic, perang suci, kebencian kepada kebudayaan yang bersifat asing, megico-mysticism dan pujaan kepada nenek moyang.Tentu saja, seiring dengan perjalanan waktu, perubahan situasi dan kondisi lingkungan sosial politik dan pergantian rezim baik di kalangan NU maupun pemerintahan Negara Indonesia,NU mengalami perubahan bentuk dalam peran dan fungsinya.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang peran Nahdlatul Ulama dalam gerakan sosial keagamaan di Indonesia, khususnya dalam konteks kebangkitan nasional. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak gerakan sosial keagamaan Nahdlatul Ulama terhadap dinamika sosial dan politik di Indonesia. Ketiga, studi komparatif tentang gerakan sosial keagamaan di Indonesia dan negara lain dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang peran agama dalam masyarakat.

Read online
File size569.25 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test