STISASABANGSTISASABANG
AL-ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu SosialAL-ILMU : Jurnal Keagamaan dan Ilmu SosialKreativitas siswa merupakan salah satu kompetensi yang perlu dikembangkan untuk mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Perkembangan kreativitas dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama lingkungan sosial serta peran pendidik dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elaborasi lingkungan sosial dan peran pendidik dalam menumbuhkan kreativitas siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya di MTsN 1 Aceh Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, serta siswa. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial yang positif, meliputi dukungan keluarga, interaksi yang baik dengan teman sebaya, serta keterlibatan masyarakat, berkontribusi terhadap perkembangan kreativitas siswa. Selain itu, pendidik berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing melalui penerapan pembelajaran yang aktif, inovatif, dan partisipatif. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana pembelajaran, rendahnya keterlibatan sebagian orang tua, serta pengaruh lingkungan yang kurang mendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kreativitas siswa memerlukan sinergi antara lingkungan sosial, pendidik, keluarga, dan sekolah melalui strategi pembelajaran yang inovatif serta kolaborasi yang berkelanjutan untuk menciptakan iklim pendidikan yang kondusif.
Penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial dan peran pendidik memiliki kontribusi yang sangat penting dalam menumbuhkan kreativitas siswa di MTsN 1 Aceh Barat.Lingkungan sosial yang kondusif, yang ditandai dengan hubungan harmonis antara siswa, guru, keluarga, dan teman sebaya, mampu menciptakan suasana belajar yang mendorong keberanian siswa untuk berpikir kritis, mengemukakan gagasan, serta menghasilkan karya yang inovatif.Di sisi lain, pendidik berperan sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan inspirator yang mampu menghadirkan pembelajaran aktif melalui diskusi, pembelajaran berbasis proyek, kerja kelompok, dan berbagai aktivitas yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi kreatifnya.Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor pendukung, antara lain budaya sekolah yang kolaboratif, dukungan keluarga, keterlibatan teman sebaya, program ekstrakurikuler, serta strategi pembelajaran yang inovatif.Namun demikian, masih ditemukan sejumlah faktor penghambat, seperti keterbatasan waktu pembelajaran akibat padatnya kurikulum, belum optimalnya sarana pendukung kreativitas, serta perbedaan tingkat dukungan dari lingkungan keluarga.Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas siswa memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan di MTsN 1 Aceh Barat untuk meningkatkan kreativitas siswa. Penelitian ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif, mendorong kolaborasi, dan memberikan ruang eksplorasi. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengkaji peran keluarga dalam mendukung kreativitas siswa. Bagaimana keluarga dapat terlibat secara optimal dalam proses pendidikan, terutama dalam menciptakan lingkungan rumah yang kondusif untuk pengembangan kreativitas. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran teman sebaya dalam menumbuhkan kreativitas siswa. Bagaimana interaksi sosial di antara siswa dapat dimanfaatkan untuk saling belajar dan mengembangkan ide-ide kreatif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan ekosistem pendidikan yang holistik, di mana lingkungan sosial, pendidik, keluarga, dan teman sebaya bekerja sama secara sinergis untuk menciptakan iklim belajar yang mendukung kreativitas siswa secara berkelanjutan.
| File size | 216.11 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
DEEJOURNALDEEJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi modul yang dibutuhkan oleh mahasiswa pada mata kuliah terjemahan dan interpretasi serta merancang e‑modulePenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi modul yang dibutuhkan oleh mahasiswa pada mata kuliah terjemahan dan interpretasi serta merancang e‑module
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Keluarga memegang peran fundamental dalam menjaga kesehatan mental individu, karena kurangnya perhatian atau dukungan dari keluarga dapat mendorong pencarianKeluarga memegang peran fundamental dalam menjaga kesehatan mental individu, karena kurangnya perhatian atau dukungan dari keluarga dapat mendorong pencarian
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Adapun harapan untuk para mahasiswa/i SMPN 16 Banjarmasin setelah mengikuti kegiatan ini adalah dapat menerapkan cara yang telah di praktekkan untuk menghindariAdapun harapan untuk para mahasiswa/i SMPN 16 Banjarmasin setelah mengikuti kegiatan ini adalah dapat menerapkan cara yang telah di praktekkan untuk menghindari
STIKESMITRAKELUARGASTIKESMITRAKELUARGA Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan dan dukungan keluarga terhadap cancer-related fatigue pada pasien yang menjalaniPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan dan dukungan keluarga terhadap cancer-related fatigue pada pasien yang menjalani
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Keberhasilan implementasi didukung oleh kerja sama pasien, dukungan keluarga, kolaborasi dengan perawat ruangan, ketersediaan terapi medis, serta edukasiKeberhasilan implementasi didukung oleh kerja sama pasien, dukungan keluarga, kolaborasi dengan perawat ruangan, ketersediaan terapi medis, serta edukasi
UPHUPH Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang dibatasi hinggaPenelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), yang dibatasi hingga
MAGELANG KOTAMAGELANG KOTA Kolaborasi multipihak menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk kolaborasiKolaborasi multipihak menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai bentuk kolaborasi
DEEJOURNALDEEJOURNAL Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner yang terdiri dari 13 pertanyaan dan wawancara dengan 8 pertanyaan. Temuan penelitianInstrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner yang terdiri dari 13 pertanyaan dan wawancara dengan 8 pertanyaan. Temuan penelitian
Useful /
UMWUMW Uji chi-square menunjukkan hubungan yang kuat antara beban kerja (p value 0,000, φ 0,776) dan pembagian tugas (p value 0,000, φ 0,718) dengan kepuasanUji chi-square menunjukkan hubungan yang kuat antara beban kerja (p value 0,000, φ 0,776) dan pembagian tugas (p value 0,000, φ 0,718) dengan kepuasan
STIKESMITRAKELUARGASTIKESMITRAKELUARGA Kesimpulan: Permainan engklek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kemampuan motorik kasar dan keterampilan motorik halus pada anakKesimpulan: Permainan engklek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kemampuan motorik kasar dan keterampilan motorik halus pada anak
MAGELANG KOTAMAGELANG KOTA Studi ini merekomendasikan peningkatan upaya pemerintah melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata. Penelitian menunjukkan bahwa optimisasi peran pemerintahStudi ini merekomendasikan peningkatan upaya pemerintah melalui kolaborasi dengan sektor pariwisata. Penelitian menunjukkan bahwa optimisasi peran pemerintah
DEEJOURNALDEEJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana guru bahasa Inggris menerapkan pembelajaran berpusat pada siswa guna memfasilitasi peningkatan pemahamanPenelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana guru bahasa Inggris menerapkan pembelajaran berpusat pada siswa guna memfasilitasi peningkatan pemahaman