UINSAIZUUINSAIZU

Tarling : Journal of Language EducationTarling : Journal of Language Education

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa idiom merupakan salah satu elemen paling kompleks dalam belajar bahasa Inggris, karena maknanya dipengaruhi oleh perbedaan budaya, konteks, dan keterbatasan bahasa yang dipelajari. Mengingat fakta ini, penelitian ini menginvestigasi penggunaan ekspresi idiomatik dalam film Bilal: A New Breed of Hero untuk mengidentifikasi jenis dan maknanya, sekaligus menekankan pentingnya studi idiom dalam konteks bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Studi ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana, berdasarkan klasifikasi Fernando yang membagi idiom menjadi tiga kategori: murni, semi-literal, dan literal. Data berupa dialog film yang mengandung idiom dianalisis menggunakan studi semantik dan konteks naratif. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar idiom termasuk kategori semi-literal, yang memiliki dua makna, dapat dipahami secara literal, tetapi juga mengandung makna figuratif. Selain berfungsi sebagai elemen gaya, idiom juga memperkuat karakter, mencerminkan konflik, dan nilai budaya Arab-Islam. Film Bilal: A New Breed of Hero dianggap sebagai topik yang layak untuk penelitian karena menunjukkan penerapan idiom dalam konteks nyata sambil mencerminkan nilai budaya. Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan studi semantik, memperluas metode pembelajaran bahasa, dan meningkatkan pemahaman lintas budaya.

Studi ini mengeksplorasi ekspresi idiomatik dalam film Bilal.A New Breed of Hero dengan penekanan pada kategori idiom berdasarkan klasifikasi serta makna semantiknya.Berdasarkan analisis, 14 idiom diidentifikasi, yang dikelompokkan ke dalam tiga kategori.5 idiom murni, 6 semi-idiom, dan 3 idiom literal.Istilah-istilah tersebut digunakan oleh berbagai karakter dalam konteks yang bermakna, mencerminkan nilai budaya, spiritual, dan sosial yang dalam.Makna idiom dievaluasi secara semantik berdasarkan konteks budaya, linguistik, dan visual.Film ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber otentik untuk mempelajari idiom, tetapi juga menyampaikan nilai moral terkait perjuangan, kebebasan, dan keadilan.Studi ini juga menunjukkan bahwa penggunaan film dalam pembelajaran idiom sangat bermanfaat karena memberikan makna dalam bentuk kontekstual dan visual, yang dapat digunakan sebagai alat pembelajaran idiom.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan idiom dalam film-film lain yang mencerminkan nilai budaya berbeda untuk membandingkan perbedaan makna dan fungsi idiom di berbagai konteks budaya. Selain itu, studi dapat menggabungkan analisis visual dan audiovisual untuk memahami bagaimana ekspresi idiom diperkuat melalui gambar dan nada suara dalam film. Penelitian juga bisa mengevaluasi efektivitas pendekatan pembelajaran idiom berbasis film dengan membandingkan hasilnya terhadap metode konvensional, seperti buku teks atau kelas diskusi. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang peran idiom dalam pembelajaran bahasa dan hubungannya dengan pemahaman budaya lintas negara.

  1. The Effect of PLEASE Strategy as Metacognitive Learning for Improving Vocational Students’ Writing... ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/tarling/article/view/15160The Effect of PLEASE Strategy as Metacognitive Learning for Improving Vocational StudentsAo Writing ejournal uinsaizu ac index php tarling article view 15160
  2. Strategies and Difficulties of Understanding English Idioms: A Case Study of Saudi University EFL Students... doi.org/10.5539/ijel.v7n3p70Strategies and Difficulties of Understanding English Idioms A Case Study of Saudi University EFL Students doi 10 5539 ijel v7n3p70
  3. 0. pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs xq p4 yy bj zx wk ay... doi.org/10.4396/201612010 pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs xq p4 yy bj zx wk ay doi 10 4396 20161201
Read online
File size462.79 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test