UNIGALUNIGAL

JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)JALL (Journal of Applied Linguistics and Literacy)

Penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan semakin penting, terutama dalam mendukung pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) dalam menulis. Meskipun banyak penelitian sebelumnya telah meneliti efektivitas ChatGPT terhadap kinerja menulis, kebanyakan menggunakan pendekatan kuantitatif, dan penelitian kualitatif terbatas telah mengeksplorasi penggunaan ChatGPT secara mandiri oleh mahasiswa di konteks EFL pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki persepsi mahasiswa tentang penggunaan ChatGPT untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris, dengan fokus pada manfaat, tantangan, dan strategi pengguna. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan enam mahasiswa sarjana dari Jurusan Bahasa Inggris Universitas Sam Ratulangi yang memiliki pengalaman menggunakan ChatGPT dalam penulisan akademik. Data dianalisis secara tematik mengikuti prosedur analisis data kualitatif Creswell. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap ChatGPT berguna untuk meningkatkan ketepatan tata bahasa dan ketegangan, menyusun kalimat akademik, menghasilkan ide, dan mendukung pembelajaran mandiri. Namun, mahasiswa juga melaporkan tantangan, termasuk keluaran kaku dan generik, peningkatan permintaan revisi, dan risiko ketergantungan psikologis yang dapat mengurangi kemampuan menulis mandiri. Untuk mengatasi tantangan ini, mahasiswa menggunakan strategi seperti merangkum teks yang dihasilkan AI, menyempurnakan prompt, memilih ide penting, dan mempertahankan kendali atas draf dan revisi. Kesimpulannya, ChatGPT dapat mendukung pengembangan penulisan EFL secara efektif ketika digunakan secara kritis dan strategis. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik membimbing mahasiswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat pendukung daripada pengganti penulisan mandiri untuk menjaga otonomi dan kompetensi pembelajaran.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya menganggap ChatGPT bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan tata bahasa dan ketegangan, menyusun kalimat akademik, dan menghasilkan ide.Pada saat yang sama, mahasiswa juga mengalami tantangan, termasuk keluaran AI yang kaku atau generik, peningkatan permintaan revisi, dan kekhawatiran tentang ketergantungan yang dapat mempengaruhi otonomi penulisan.Untuk mengelola tantangan ini, mahasiswa menggunakan strategi seperti merangkum, menyempurnakan prompt, memilih ide penting, dan membatasi peran ChatGPT selama pembuatan draf.Temuan ini menunjukkan bahwa ChatGPT paling berguna ketika digunakan secara kritis dan strategis sebagai alat pendukung daripada pengganti penulisan mandiri.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan kelompok peserta yang lebih besar dan beragam, menggunakan desain campuran atau longitudinal, dan menyelidiki dampak jangka panjang penulisan dengan bantuan AI terhadap otonomi pembelajaran, kreativitas, dan berpikir kritis. Studi lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi perspektif guru dan strategi pengajaran untuk mengintegrasikan alat AI seperti ChatGPT dalam instruksi penulisan EFL. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana ChatGPT dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses penulisan, terutama dalam hal perumusan ide dan struktur kalimat. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami persepsi dan pengalaman mahasiswa dalam menggunakan ChatGPT secara mandiri. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana ChatGPT dapat mendukung pengembangan keterampilan menulis mahasiswa dan bagaimana mahasiswa dapat menggunakan alat ini secara efektif dan strategis.

Read online
File size351.38 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test