UNUJAUNUJA

Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Program Literasi Gajahkeris terhadap empat variabel kunci: komunikasi, sumber daya, disposisi pemangku kepentingan, dan struktur birokrasi. Program ini dikembangkan sebagai respons strategis untuk memperkuat literasi siswa melalui rutinitas terstruktur dan kolaborasi pemangku kepentingan dalam kerangka Merdeka Belajar. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan sistematis dan literatif, termasuk pengkodean tematik, kerangka Edward III, dan variabel kunci (komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur) untuk menilai implementasi Program Gajahkeris. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi guru-siswa yang efektif, kepemimpinan yang kuat, dan penggunaan materi pembelajaran yang kreatif memberikan kontribusi positif terhadap keterlibatan literasi siswa. Namun, tantangan muncul dalam bentuk keterlibatan orang tua yang tidak konsisten, mekanisme umpan balik yang terbatas, dan kekakuan birokrasi yang menghambat pengambilan keputusan yang responsif.

Implementasi Program Literasi Gajahkeris menunjukkan potensinya untuk meningkatkan literasi siswa melalui strategi pedagogis terstruktur, kepemimpinan proaktif, dan partisipasi sebagian pemangku kepentingan.Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi membaca dan menulis didukung oleh interaksi konsisten antara guru dan siswa, alat motivasi seperti Appreciation Stamp, dan platform inovatif seperti majalah Galura.Komitmen pemangku kepentingan kunci, terutama kepala sekolah dan sejumlah guru, berperan vital dalam menjaga momentum program.Namun, penelitian juga menekankan pentingnya alur komunikasi yang jelas, alokasi sumber daya yang adil, dan budaya kolaboratif yang aktif mencakup orang tua dan seluruh personel sekolah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi orang tua dalam program literasi, seperti pengembangan platform interaktif untuk memperkuat komunikasi dua arah. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi model pelatihan guru yang lebih sistematis dalam mengembangkan kreativitas siswa melalui pendekatan berbasis proyek. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengoptimalan struktur birokrasi sekolah dengan memperkenalkan mekanisme evaluasi yang lebih fleksibel untuk meningkatkan responsivitas pengambilan keputusan terhadap kebutuhan dinamis program literasi.

  1. School literacy movement program in elementary school, Indonesia: Literature review | Kartikasari | Journal... edulearn.intelektual.org/index.php/EduLearn/article/view/20383School literacy movement program in elementary school Indonesia Literature review Kartikasari Journal edulearn intelektual index php EduLearn article view 20383
  2. Crucial problems in arranged the lesson plan of vocational teacher | Nurtanto | International Journal... doi.org/10.11591/ijere.v10i1.20604Crucial problems in arranged the lesson plan of vocational teacher Nurtanto International Journal doi 10 11591 ijere v10i1 20604
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10734-020-00603-5Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10734 020 00603 5
Read online
File size391.21 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test