IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL
Pedagogy ReviewPedagogy ReviewPenelitian ini menyelidiki pengalaman guru calon guru selama praktik mengajar di sekolah dasar, khususnya bagaimana mereka merancang dan melaksanakan program English for Children (EFC). Fokusnya adalah bagaimana mereka merencanakan pelajaran, mengatur kelas, merefleksikan pengalaman mengajar, dan menyoroti tantangan dan peluang yang muncul. Dua puluh dua siswa berpartisipasi, tersebar di lima sekolah dasar yang berbeda. Data dikumpulkan melalui Diskusi Kelompok Terfokus dan dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Analisis didasarkan pada metode analisis tematik Braun dan Clarke (2006). Temuan menunjukkan bahwa banyak guru calon guru kekurangan kepercayaan diri, kesulitan dalam berurusan dengan siswa muda, dan memiliki masalah dengan komunikasi efektif. Namun, tantangan ini juga menawarkan peluang pertumbuhan. Selama praktik mengajar, mereka secara bertahap memperoleh keterampilan abad ke-21 seperti kolaborasi, kreativitas, adaptabilitas, dan komunikasi efektif. Pengalaman ini mendalam pemahaman mereka tentang mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak dan membuat mereka menyadari pentingnya merefleksikan apa yang mereka pelajari di kelas. Singkatnya, meskipun praktik mengajar dapat menantang, penelitian ini menunjukkan bahwa ini adalah kesempatan penting bagi guru masa depan untuk meningkatkan keterampilan mereka, menjadi fleksibel, dan berkembang menjadi pendidik reflektif.
Penelitian kualitatif deskriptif ini mengungkapkan bahwa praktik mengajar lebih dari sekadar kesempatan bagi guru calon guru untuk berlatih teknik pengajaran.ini adalah ruang transformatif di mana mereka menghadapi tantangan, memanfaatkan peluang, dan membangun kompetensi yang diperlukan untuk pendidikan abad ke-21.Melalui pengalaman partisipasi aktif dalam lingkungan pengajaran nyata, guru calon guru mengembangkan keterampilan profesional kunci, khususnya dalam kolaborasi, komunikasi, adaptabilitas, dan refleksi.Temuan ini menekankan sifat sosial dan kontekstual dari belajar mengajar, yang bukan proses linier dan soliter, tetapi pengalaman yang dibangun melalui interaksi, tanggung jawab bersama, dan refleksi atas pengalaman sukses dan menantang.Tantangan yang dihadapi peserta, seperti ragu-ragu untuk mendelegasikan, gangguan komunikasi, masalah manajemen waktu, dan keraguan diri, bukan hanya hambatan, tetapi juga situs pembelajaran kunci.Dengan menavigasi kesulitan ini, mereka mengembangkan ketahanan, keberanian, dan pemahaman yang lebih dalam tentang kolaborasi yang efektif.Pada saat yang sama, pengalaman mereka dalam memimpin, menciptakan, menyesuaikan, dan merefleksikan menjadi dasar untuk membangun keterampilan kompleks yang diperlukan dalam lingkungan pendidikan kontemporer.Perjalanan peserta dari perencanaan ke praktik mewakili trajektori non-linier yang dimodifikasi oleh interaksi, konteks, dan akun berkelanjutan, menunjukkan bahwa menjadi guru adalah proses dinamis dan berkembang yang melibatkan negosiasi tantangan, membangun hubungan, dan membangun makna melalui praktik.Studi ini menekankan bahwa praktik mengajar bukan hanya tempat untuk menerapkan informasi, tetapi ruang vital untuk menjadi, di mana identitas profesional dan kompetensi diciptakan bersama melalui pengalaman hidup.
Berdasarkan temuan dan kesimpulan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan kurikulum pendidikan guru yang mencakup praktik reflektif terstruktur dan bertahap, seperti jurnal bimbingan dan evaluasi sebaya, serta kolaborasi pemecahan masalah yang disengaja, seperti penempatan berpasangan atau penelitian tindakan.. . 2. Memberikan pelatihan khusus kepada guru kooperatif untuk membantu guru calon guru mengatasi kegagalan dan keraguan diri.. . 3. Menyusun rubrik penilaian yang mencakup indikator adaptabilitas, negosiasi, dan praktik yang dibangun bersama, yang dapat membantu mengukur perkembangan kompetensi profesional guru calon guru.. . 4. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi peran budaya dan komunikasi digital dalam membentuk pengalaman praktik mengajar, serta pengaruhnya terhadap pengembangan identitas profesional dan kompetensi guru calon guru.. . 5. Meneliti dampak kolaborasi dan komunikasi dalam praktik mengajar pada perkembangan keterampilan sosial dan emosional guru calon guru, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi interaksi mereka dengan siswa dan lingkungan belajar secara keseluruhan.. . 6. Menganalisis bagaimana tantangan dan peluang yang dihadapi guru calon guru selama praktik mengajar dapat mempengaruhi persepsi mereka tentang profesi mengajar dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi komitmen mereka terhadap profesi tersebut.. . 7. Meneliti bagaimana pengalaman praktik mengajar dapat mempengaruhi perkembangan identitas profesional guru calon guru, khususnya dalam konteks budaya dan sosial yang berbeda.. . 8. Menganalisis bagaimana pengalaman praktik mengajar dapat mempengaruhi perkembangan kompetensi abad ke-21, seperti kolaborasi, kreativitas, dan adaptabilitas, dan bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan kontemporer.. . 9. Meneliti strategi dan pendekatan yang dapat digunakan oleh guru kooperatif untuk membantu guru calon guru dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan kompetensi profesional mereka.. . 10. Melakukan penelitian kolaboratif antara institusi pendidikan dan praktisi lapangan untuk mengembangkan praktik terbaik dalam pendidikan guru, khususnya dalam konteks praktik mengajar.
- DOI Name 10.31578 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 12z crossref email support... doi.org/10.31578DOI Name 10 31578 Values doi name values index type timestamp data hs serv 12z crossref email support doi 10 31578
- DOI Name 10.1002 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1002DOI Name 10 1002 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1002
- Pedagogy Review. pedagogy review issn open access journal peer reviewed scientific published cv institute... doi.org/10.61436/pedrevPedagogy Review pedagogy review issn open access journal peer reviewed scientific published cv institute doi 10 61436 pedrev
- DOI Name 10.20414 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc institut agama islam... doi.org/10.20414DOI Name 10 20414 Values name values index type timestamp data serv crossref desc institut agama islam doi 10 20414
| File size | 1.62 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kekurangan ini dengan mengeksplorasi hubungan antar variabelPenelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kekurangan ini dengan mengeksplorasi hubungan antar variabel
UMUM Dengan menempatkan bahasa Mandailing sebagai medium pedagogis yang sah, mengintegrasikan nilai-nilai etik lokal sebagai fondasi kurikulum, dan membangunDengan menempatkan bahasa Mandailing sebagai medium pedagogis yang sah, mengintegrasikan nilai-nilai etik lokal sebagai fondasi kurikulum, dan membangun
UMUM Historical literacy merupakan sebuah kemampuan dalam membaca, membandingkan, dan merekonstruksi narasi sejarah yang sudah ada berdasarkan sumber-sumberHistorical literacy merupakan sebuah kemampuan dalam membaca, membandingkan, dan merekonstruksi narasi sejarah yang sudah ada berdasarkan sumber-sumber
DELIHUSADADELIHUSADA Penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional dan cross-sectional menunjukkan hubungan signifikan antara usia (p=0,002), pengalaman kerja (p=0,005),Penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional dan cross-sectional menunjukkan hubungan signifikan antara usia (p=0,002), pengalaman kerja (p=0,005),
DELIHUSADADELIHUSADA Status gizi balita di Kabupaten Kerinci tergolong baik karena mayoritas berada pada kategori normal. Namun, masih terdapat balita dengan masalah gizi baikStatus gizi balita di Kabupaten Kerinci tergolong baik karena mayoritas berada pada kategori normal. Namun, masih terdapat balita dengan masalah gizi baik
DELIHUSADADELIHUSADA Total 122 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis menggunakan Chi-square dan regresi Poisson log-linear. Hasil penelitian menunjukkanTotal 122 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dianalisis menggunakan Chi-square dan regresi Poisson log-linear. Hasil penelitian menunjukkan
DELIHUSADADELIHUSADA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross-sectional. Total 48 responden, terdiri dari keluarga pasien TB,Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross-sectional. Total 48 responden, terdiri dari keluarga pasien TB,
DELIHUSADADELIHUSADA Pemeriksaan kesehatan pranikah merupakan prosedur yang disarankan untuk dilakukan oleh pasangan sebelum menikah. Data dari BKKBN tahun 2023 menunjukkanPemeriksaan kesehatan pranikah merupakan prosedur yang disarankan untuk dilakukan oleh pasangan sebelum menikah. Data dari BKKBN tahun 2023 menunjukkan
Useful /
UMUM Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mampu meningkatkan ketertarikan,Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mampu meningkatkan ketertarikan,
UMUM Temuan menunjukkan bahwa implementasi PjBL memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan keterampilan berpikir historis siswa, khususnya dalamTemuan menunjukkan bahwa implementasi PjBL memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan keterampilan berpikir historis siswa, khususnya dalam
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Sangat terasa sekali perkembangan di masjid setelah Gen Z turut serta dalam mengawal keberlangsungan kegiatan. Pendampingan yang dilakukan oleh Gen Z untukSangat terasa sekali perkembangan di masjid setelah Gen Z turut serta dalam mengawal keberlangsungan kegiatan. Pendampingan yang dilakukan oleh Gen Z untuk
ULUMUNAULUMUNA Kedua, meskipun tidak ada aturan definitif tentang legalitas K-Pop, konsensus di antara santri cenderung lebih memilih salawat (berkat) daripada musikKedua, meskipun tidak ada aturan definitif tentang legalitas K-Pop, konsensus di antara santri cenderung lebih memilih salawat (berkat) daripada musik